Peran Ikon Kecil dalam Logo Wordmark untuk Membangun Identitas 

Style logo yang fokus menonjolkan nama brand seperti logo wordmark biasanya memudahkan nama brand diingat. Desain logo akan tampil sederhana tanpa ikon yang berlebihan. Logo wordmark bisa dibuat lebih menarik dan relevan dengan menambahkan detail ikon yang mencerminkan identitas brand.

Tambahan ikon akan mempermudah identitas bisnis dikenali oleh audiens, serta meningkatkan daya tarik visual. Dekorasi ikon biasanya berukuran kecil dan menyatu dengan huruf sehingga tidak mengganggu. Penambahan ikon kecil akan menciptakan identitas visual yang khas sehingga membuat brand mudah diingat.

Contoh Peran Ikon dalam Logo Wordmark

Meski logo biasanya menekankan kekuatan pada tipografi, namun adanya ikon kecil yang menyatu dan menempel pada huruf akan membuat identitas lebih mudah dikenali. Penempatan ikon kecil biasanya menyatu atau menempel pada huruf, terkadang bentuk huruf dimodifikasi agar seperti ikon. Berikut beberapa contoh logo wordmark yang memiliki ikon kecil:

Read More
jasa-desain-logo-satu-hari-jadi

Logo Bofago Mart

Peran Ikon Kecil dalam Logo Wordmark untuk Membangun Identitas 

Desain logo untuk minimarket ini memiliki logo wordmark dengan gaya tipografi yang tebal dan bulat. Bentuk ikon kecil menyatu dengan huruf O tersebut berbentuk troli belanja. Terdapat dekorasi garis bawah yang menyatu dengan huruf G mewakili alur belanja yang mengalir dan cepat.

Makna dan Identitas:

Ikon troli belanja menjadi representasi langsung dari aktivitas retail atau minimarket yaitu berbelanja. Meski logo sederhana, ikon troli yang menyatu dengan huruf akan mencerminkan bisnis yang fokus jual-beli produk kebutuhan sehari-hari.

Bentuk troli menyatu dengan huruf O, gaya huruf bulat ini membantu brand memiliki identitas yang ramah, dinamis, dan praktis.

Warna merah dalam logo minimarket akan mencerminkan karakter yang aktif, energik, dan mudah menarik perhatian konsumen.

Logo Nootax

Logo Nootax

Desain logo memiliki simbol otak dan simbol percakapan sebagai representasi konsultasi dan edukasi pajak. Pada huruf O terdapat ikon otak yang secara alami akan mewakili pola pikir, analisis, dan kecerdasan. Simbol otak pada huruf juga memiliki detail yang membentuk simbol percakapan.

Makna dan Identitas: 

Penggunaan ikon otak dalam gaya tipografi bulat terlihat harmonis yang berguna memperkuat pesan bisnis konsultasi akuntan dan pajak. Bahwa brand ini membutuhkan logika, perhitungan, dan kecerdasan finansial.

Simbol percakapan menunjukkan bahwa layanan yang diberikan bukan hanya informasi satu arah, melainkan interaksi, konsultasi, dan diskusi profesional.

Logo memiliki warna biru gelap yang dominan untuk melambangkan kepercayaan, profesionalisme, dan kestabilan, sementara aksen warna kuning memberi kesan optimis dan ramah.

Baca juga: Bagaimana Kombinasi Warna Merah dalam Berbagai Desain Logo?

Logo Shahinpt

Peran Ikon Kecil dalam Logo Wordmark untuk Membangun Identitas 

Desainnya memiliki ikon mahkota kecil yang berguna sebagai simbol otoritas, kelas, dan profesional. Ikon mahkota ditempelkan di atas huruf S, bentuk mahkota terlihat menyatu dan jelas ini mencerminkan kesan prestisius dan berwibawa.

Makna dan Identitas: 

Ikon mahkota akan mempertegas citra perusahaan yang ingin dikenal sebagai pemimpin dalam bidangnya.

Bentuk huruf S yang dimodifikasi berbeda tampil lebih elegan sehingga harmonis dengan ikon mahkota. Ini akan menekankan perusahaan tidak hanya penyedia layanan tetapi juga memiliki nilai kualitas tinggi, premium, dan berkelas.

Warna hijau emerald ini mendukung ikon mahkota dan tipografi membangun kesan stabil, elegan dan matang. Logo perusahaan ini akan mencerminkan kesan perusahaan yang percaya diri dan kuat secara terstruktur.

Logo Pena.Capture

Peran Ikon Kecil dalam Logo Wordmark untuk Membangun Identitas 

Desain logo untuk brand fotografi ini memiliki ikon pena yang mencerminkan identitas bisnis studio fotografi atau fotografer. Bentuk ikon pena menyatu dengan huruf P, ikon pena digunakan karena sesuai nama brand.

Makna dan Identitas: 

Detail bentuknya mengarahkan persepsi ke proses kreatif, menulis momen, atau menangkap kenangan dengan sentuhan artistik. Logo fotografi dengan ikon pena akan tampil unik tidak seperti logo fotografi biasanya yang menggunakan ikon lensa.

Penggunaan ikon pena juga menekankan brand tidak hanya sekedar memotret, tetapi juga mengarsipkan momen dengan rasa dan narasi visual.

Ikon pena pada huruf P memberi kesan personal, crafted, dan storytelling, cocok untuk jasa photobooth atau dokumentasi yang menonjolkan gaya sentimental dan artistik.

Baca juga: Gaya Desain Logo Ideal untuk Brand Fashion Muslim

Strategi Membuat Logo Wordmark Menarik Tanpa Kehilangan Kesederhanaan

Pada dasarnya desain logo wordmark memang memiliki desain yang sederhana agar nama brand lebih mudah terbaca dan diingat. Namun jika logo wordmark hanya memiliki tipografi flat logo akan terlihat membosankan. Untuk itu berikut beberapa pendekatan dalam membuat logo wordmark tampil lebih menarik:

Modifikasi Bentuk Huruf

Pada desain logo yang hanya menggunakan tipografi saja ini maka cara paling mudah untuk menciptakan logo yang menarik adalah memodifikasi hurufnya. Ubah sedikit bentuk huruf tertentu agar memiliki ciri khas, misalnya pada huruf pertama atau huruf terakhir.

Namun modifikasi tidak boleh berlebihan yang bisa mengganggu keterbacaan. Gaya huruf dalam logo wordmark dapat dipotong sebagian hurufnya, diberi lekukan unik, atau dibuat lebih tebal pada bagian tertentu.

Sisipkan Ikon Kecil pada Huruf

Tambahkan dekorasi ikon kecil pada gaya tipografi sederhana agar menciptakan visual unik. Ikon kecil dapat dibuat menyatu dengan bentuk huruf atau sekedar ditempel diatas huruf. Contohnya seperti bentuk huruf O yang bisa dimodifikasi kedalam bentuk bola, globe, dan lainnya.

Bermain dengan Ketebalan Kontras

Logo wordmark sering menggunakan gaya tipografi sederhana agar mudah dibaca. Untuk itu dapat menggunakan kombinasi gaya huruf tipis dan tebal, dalam satu kata untuk menciptakan ritme visual.

Huruf tertentu dapat dibuat lebih tebal agar menonjol, sementara huruf lainnya menggunakan gaya huruf tipis. Gaya visual ini cocok untuk logo modern agar tetap sederhana namun unik.

Baca juga: Gaya Tipografi Desain Konten Postingan Media Sosial

Permainan Jarak dan Komposisi

Modifikasi logo wordmark juga bisa memanfaatkan spasi antar hurufnya, misalnya kontras tipografi utama dengan spasi rapat dengan tagline yang memiliki spasi lebar. Ada juga kombinasi penempatan gaya huruf horizontal dan vertikal agar lebih berkarakter.

Tambahkan Garis Arah dan Alur Halus

Selain menambahkan ikon atau memodifikasi huruf, logo wordmark bisa ditambahkan garis tipis seperti underline, garis melengkung, dan lainnya. Bentuk garis tidak boleh terlalu dominan cukup sebagai dekorasi sederhana yang menarik. Penggunaan garis lurus atau melengkung akan mewakili kesan gerak atau proses bisnis.

Mainkan Warna Aksen pada Bagian Kecil

Meski seringkali logo wordmark menggunakan satu warna saja, tetapi menggunakan kombinasi dua atau tiga warna untuk menciptakan aksen akan menarik. Misalnya salah satu huruf memiliki warna aksen yang mencolok untuk menonjolkan nama brand. Bisa juga warna aksen digunakan pada dekorasi ikon kecil agar lebih menarik perhatian dan mudah dikenali.

Kesimpulan

Style logo wordmark umumnya hanya menggunakan tipografi saja, namun bisa menambahkan dekorasi ikon kecil yang mewakili identitas brand. Bentuk ikon dengan desain sederhana akan menempel dan menyatu dengan huruf sehingga tidak mengganggu keterbacaan. Ikon-ikon yang digunakan akan mencerminkan bidang usaha, produk, hingga layanan brand.

Cek portofolio kami di Instagram @jasalogoid, atau langsung hubungi kami via WhatsApp di 087784907560. Kamu juga bisa cek konten kreatif kami di TikTok @jasalogo.id.

Related posts