Ikon dalam Logo Makanan: Antara Lucu dan Menggugah Selera

Brand makanan seringkali menggunakan ikon makanan agar memudahkan brand untuk dikenali audiens. Bentuk makanan dapat dibuat berbentuk karakter yang lucu atau dibuat dengan sederhana. Ikon logo makanan yang lucu akan tampil menarik, namun terkadang juga dibuat memiliki menggugah selera.

Gaya desain logo yang unik akan membangun identitas yang kuat dan sulit dilupakan dadi pertama kali melihatnya. Bentuk yang lucu akan cocok untuk brand yang ingin membangun karakter ramah dan menyenangkan. Sementara gaya ikon yang menggugah selera akan lebih cocok menarik rasa lapar konsumen.

Ikon Makanan Sebagai Representasi Rasa dan Pengalaman

Ikon logo berupa makanan tidak sekedar digunakan sebagai simbol visual, melainkan juga representasi dari cita rasa. Bentuk makanan biasanya dibuat agar menggugah selera sehingga menarik perhatian konsumen dengan cepat. Ikon makanan dibuat untuk mengkomunikasikan rasa pada konsumen bahkan sebelum mereka mencicipinya. Ikon dalam logo memiliki fungsi untuk:

Read More
jasa-desain-logo-satu-hari-jadi

Memberi gambaran langsung tentang jenis makanan yang dijual

Membangkitkan rasa lapar atau rasa penasaran

Membangun ikatan emosional dengan konsumen

Cara ikon digambar akan menentukan emosi seperti apa yang ingin dikomunikasikan oleh brand lucu atau menggugah.

Baca juga: Style Logo Elegan: Kombinasi Minimalis, Anggun, dan Timeless

Logo dengan Ikon Makanan yang Lucu dan Menggugah Selera

Desain logo untuk brand makananDesain Logo Brand Makanan Tokyo Fire dapat dibuat sederhana atau detail untuk menciptakan bentuk yang lucu atau menggugah selera. Penting untuk memilih gaya desain yang tepat sehingga sesuai dengan karakter brand. Dari beberapa logo kita bisa tahu kesesuaian bentuk ikon dengan identitas brand.

Logo Dimzly – Ikon Lucu yang Positif

Logo Dimzly

Bisnis makanan dimsum ini memiliki bentuk ikon dimsum sederhana yang memiliki ilustrasi dimsum berbentuk wajah imut dengan ekspresi ceria. Bentuk makanan dimsum masih jelas meski memiliki ekspresi yang lucu, untuk itu mudah dikenali.

Bagaimana Menggugah Selera?

Bentuk ikon yang bulat dan terlihat lembut mengasosiasikan tekstur dimsum yang empuk.

Ekspresi wajah yang ramah membangun kesan comfort food.

Kombinasi warna hangat kuning, merah, dan coklat merangsang rasa lapar secara psikologis.

Daya tarik ikon dimsum pada brand makanan ini bukan pada detail desainnya tetapi emosi yang menyenangkan yang ditampilkan melalui ekspresi ikon dimsum.

Logo Pempek Wong Kito – Perpaduan Lucu dan Identitas Produk

Ikon dalam Logo Makanan: Antara Lucu dan Menggugah Selera

Desain logo untuk brand pempek ini memiliki ikon makanan berbentuk pempek dua pempek berwajah lucu. Bentuk ikon makanan digambarkan dengan sederhana, diberi detail tambahan yang memberi kesan menggugah selera. Dibelakang ikon pempek juga terdapat iko jembatan untuk melambangkan makanan pempek khas palembang.

Bagaimana Ikon Menggugah Selera?

Bentuk pempek sederhana sehingga mudah dikenali, terdapat juga bentuk pempek jenis lain sehingga lebih variatif.

Karakter lucu menurunkan kesan makanan berat menjadi lebih ramah.

Warna kuning dan coklat memperkuat kesan gurih dan hangat.

Disini ikon pempek akan menjembatani kesan lucu dan menggugah selera, hal ini karena pempek memiliki detail kuah pempek dan adanya bentuk pempek lainnya.

Logo Waroeng Kampoeng 99

Ikon dalam Logo Makanan: Antara Lucu dan Menggugah Selera

Ikon logo untuk warung makan ini menggunakan ilustrasi bakul nasi beserta nasinya. Detail visualnya lebih nyata dengan pola anyaman bambu yang jelas dan rapi. Tekstur nasi juga terlihat jelas sehingga bentuk nasi terlihat pulen dan menggugah selera.

Bagaimana Ikon Menggugah Selera?

Detail butiran nasi langsung memicu asosiasi lapar pada konsumen.

Bentuk anyaman bambu yang rapi memberi kesan tradisional dan autentik.

Warna hijau dan coklat menegaskan kesan alami dan rumahan.

Ikon bakul nasi dengan detail tekstur nasi dapat menggugah selera tidak sekedar visual yang menarik perhatian.

Baca juga: Desain Logo Kombinasi Warna Emas dengan Warna Lain

Mana yang Lebih Efektif Ikon Lucu atau Menggugah Selera?

Gaya ikon makanan tidak harus dibuat mendetail, dengan bentuk sederhana saja bisa menciptakan emosi yang menarik. Baik yang lucu dan menggugah selera bisa diciptakan dengan gaya sederhana. Dari bentuk ikon yang lucu atau menggugah selera, mana yang lebih efektif untuk desain logo makanan.

Ikon Makanan Lucu

Biasanya bentuk lucu diciptakan dari bentuk ikon sederhana dan diberi detail ekspresi ceria atau lucu.

Kelebihan:

Mudah diingat
Cepat viral di media sosial
Membangun kedekatan emosional

Kekurangan:

Kurang untuk menstimulasi rasa lapar
Bisa dianggap kurang serius untuk makanan berat

Ikon Makanan yang Terlihat Menggugah Selera

Desain logo yang memiliki ikon menggugah selera berfokus pada gambar makanan yang diberi detail dan tekstur. Kombinasi warnanya juga penting meningkatkan kesan menggugah selera makan.

Kelebihan:

Bentuk ikon makanannya dapat langsung memicu keinginan makan

Cocok untuk menu utama dan makanan berat

Ikon makanan yang menggugah selera akan memberi ekspektasi rasa dan porsi.

Kekurangan:

Gaya ini kurang fleksibel untuk target anak muda, karena terkadang terlalu mendetail dan kurang fleksibel digunakan.

Memiliki risiko ikon makanan terlihat biasa jika tidak dieksekusi dengan baik

Baca juga: Palet Warna Untuk Menciptakan Brand Fun & Playful

Brand Makanan yang Cocok untuk Ikon Lucu

Bentuk ikon makanan lucu biasanya dibuat sederhana sehingga bisa membangun emosi yang positif. Ikon gambar lucu paling efektif untuk brand makanan yang menonjolkan emosi, kedekatan, dan kesan fun.

Brand Makanan Kekinian dan Kasual

Ikon lucu akan cocok menyasar gaya hidup yang santai dan trendi, karena bentuk ikon lucu yang sederhana akan fleksibel.

Contohnya:

Brand dimsum modern
Korean snack
Street food versi modern
Dessert box dan jajanan viral

Alasan:

Konsumen tidak hanya membeli rasa, tapi juga pengalaman dan visual

Mudah diterima di media sosial

Memberi kesan ringan dan menyenangkan

Brand dengan Target Anak Muda dan Gen Z

Biasanya anak muda lebih tertarik dengan gaya desain sederhana dan unik, seperti logo makanan yang lucu. Anak muda cenderung tertarik pada visual yang menggemaskan, unik, dan bisa dijadikan konten seperti sticker dan merch.

Desain ikon lucu akan membuat brand terasa lebih dekat dan tidak kaku. Bentuk ikon lucu yang sederhana juga mudah diingat dan dibagikan.

Brand Snack dan Makanan Ringan

Biasanya untuk logo makanan ringan atau snack, gaya desain ikon makanan yang lucu akan relevan. Brand makanan ringan tidak selalu butuh visual yang realistis, cocok untuk dimsum, takoyaki, donat, dan kue basah.

Alasan:

Ikon lucu tidak menuntut ekspektasi rasa yang kompleks

Ikon lucu memperkuat kesan fun food dan comfort food.

Kesimpulan

Antara ikon makanan lucu dan menggugah selera tidak ada pendekatan yang paling benar, setiap ikon memiliki kelebihan dan kekuatan masing-masing. Efektivitas desain ikon makanan bergantung pada target pasar dan positioning brand. Untuk brand kekinian seperti snack atau dimsum, ikon lucu yang lebih efektif. Untuk logo makanan berat dan warung makan, gunakan ikon realistis yang lebih menggugah selera. Pendekatan gaya ikon lucu akan lebih fleksibel untuk brand UMKM kekinian dengan target pasar anak muda.

Cek portofolio kami di Instagram @jasalogoid, atau langsung hubungi kami via WhatsApp di 087784907560. Kamu juga bisa cek konten kreatif kami di TikTok @jasalogo.id.

 

Related posts