Tips Mengatur Warna Desain yang Terlihat Proporsional

0
(0)

Desain grafis harus memiliki tampilan harmonis dan efektif menarik perhatian dengan memilih elemen visual yang tepat. Elemen visual seperti warna utamanya harus memiliki kombinasi harmonis dan proporsional dengan memanfaatkan teori kombinasi warna yang benar. Tidak hanya teks atau gambar yang harus proporsional, palet warna yang digunakan dalam desain juga harus terlihat proporsional dan menarik.

Tips Mengatur Warna Desain yang Terlihat Proporsional

Terkadang ketika mencoba mengkombinasikan banyak warna dapat menghasilkan tampilan kurang harmonis. Kombinasi warna yang banyak bisa kurang harmonis karena harus mengatur banyak warna. Tata letak dan kombinasi warna yang buruk dapat mengurangi tampilan visual warna yang kurang proporsional. 

HAL YANG MEMBUAT WARNA TIDAK PROPORSIONAL

Warna dalam desain grafis tidak selalu tampak harmonis dan proporsional karena disebabkan pemilihan warna yang kurang harmonis. Ada beberapa hal yang bisa memengaruhi warna desain tampak kurang proporsional, seperti:

Read More
jasa-desain-logo-satu-hari-jadi

Palet Warna Tidak Harmonis

Alasan yang kerap membuat visual warna tidak proporsional adalah pemilihan warna yang tidak harmonis. Tidak semua warna akan terlihat cocok untuk dikombinasikan, beberapa kombinasi bisa terlihat kurang harmonis. Untuk menyusun palet warna yang harmonis penting untuk menggunakan teori warna atau skema warna agar warnanya harmonis.

Kombinasi warna yang harmonis umumnya akan memiliki warna netral, warna monokrom, atau warna analog. Perbedaan saturasi dan kecerahan warna juga bisa mempengaruhi harmonisasi warna dalam desain. Jika tidak menggunakan aturan dalam menyusun palet pilihan warna akan kurang harmonis sehingga desain akan tampak buruk. 

Terlalu Banyak kombinasi Warna Cerah yang Mencolok

Desain grafis yang memiliki terlalu banyak kombinasi warna cerah yang mencolok bisa memiliki tampilan kacau dan kurang nyaman. Terlalu banyak warna yang menonjol akan membuat desain terlihat tidak nyaman ketika dilihat dan bisa membuat mata lelah. Hindari memiliki susunan palet warna yang mengkombinasikan beberapa warna mencolok secara bersamaan seperti kuning, hijau neon dan merah muda.

Terlalu banyak warna cerah tidak hanya membuat desain kacau tetapi juga menyebabkan desain fokus utama. Satu dua warna cerah saja sudah cukup untuk menciptakan fokus pada informasi penting. Terlalu banyak warna cerah membuat desainnya kurang efektif dan kacau, sulit untuk melihat alur pembacaan yang jelas. 

Baca juga: 7 Kombinasi Dua Warna yang Berani dan Mencolok

Tidak Mengatur Tingkat Kecerahan

Desain grafis bisa terlihat kurang proporsional juga jika tidak mengatur kecerahan warna. Beberapa warna mungkin kurang seimbang dan kontras jika tingkat kecerahannya tidak diatur. Mengatur kecerahan akan membantu menciptakan kontras dan dimensi visual yang memikat.

Menggunakan warna cerah dalam palet warna desain grafis harus mengatur saturasi dan value agar visualnya menarik. Bedakan tingkat kecerahan warna, beberapa warna bisa dibuat gelap, ada yang pastel dan ada yang dibuat mencolok untuk warna aksen. Tidak adanya perbedaan kecerahan mungkin akan menyulitkan pembacaan informasi.

Kombinasi Warna yang Terlalu Kontras 

Warna-warna dalam palet warna bisa membuat desain kurang proporsional jika terlalu kontras warna. Palet warna tidak boleh menggunakan skema warna komplementer tanpa mengatur saturasi dan valuenya. Warna desain akan terlihat buruk jika warna komplementer dipadukan dalam desain. 

Desain dengan warna yang kontras atau berlawanan dalam roda warna bisa membuat visual terlihat kacau. Hindari penggunaan kombinasi warna yang terlalu kontras, karena akan sulit mengatur warna agar terlihat harmonis. 

Proporsi Pembagian Warna kurang Seimbang

Warna desain akan kurang menarik jika penggunaan warna tidak merata dan seimbang. Desain yang menarik, tidak sembarangan menggunakan warna, elemen-elemen desain harus memiliki pembagian warna yang menarik. 

Menggunakan rule perbandingan akan membantu membagi proporsi warna yang seimbang. Jika warna digunakan dengan jumlah yang tidak seimbang desain akan terlihat berantakan, proporsi warna berperan penting untuk menciptakan keseimbangan visual yang memikat. 

Baca juga: Faktor yang Memengaruhi Keseimbangan Visual dalam Desain

TIPS MENGATUR PALET WARNA YANG PROPORSIONAL

Untuk membuat visual desain grafis terlihat menarik, susun palet warna yang harmonis dengan memerhatikan proporsi penggunaan warna, makna asosiasi, dan pesan yang ingin disampaikan oleh brand. Perhatikan beberapa tips mengatur palet warna agar terlihat proporsional dan menarik: 

Gunakan Rule 60:30:10

Tips Mengatur Warna Desain yang Terlihat Proporsional

Untuk mengatur tampilan warna yang proporsional dan menarik, pastikan proporsi warna yang digunakan seimbang. Jika warna digunakan tanpa memperhatikan proporsinya, tampilan visual bisa terlihat kurang menarik. Terkadang jika menggunakan semua warna digunakan dengan jumlah yang sama, desain isa terlihat membosankan. 

Proporsi warna dengan rule 60:30:10 ini warna akan dibagi dalam 60% warna primer, 30% warna sekunder dan 10% warna aksen. Gunakan warna primer sebagai warna dominan yang mewakili pesan keseluruhan desain. Warna sekunder akan dijadikan warna penyeimbang dari warna primer. 

Sementara warna aksen akan berguna menyoroti satu dua informasi utama agar menjadi fokus utama dalam desain. Dengan mengatur penggunaan warna dengan proporsional berdasarkan rule ini tampilan warna akan terlihat proporsional dan menarik.

Atur Tingkat Kecerahan Warna

Ketika warna memiliki kombinasi beberapa warna cerah ini bisa membuat desain kurang proporsional. Kombinasi warna cerah yang sama menonjol akan kurang harmonis, atur kecerahannya agar cocok disandingkan. Salah satu warna cerah harus memiliki shade yang lebih gelap agar terlihat harmonis dengan warna cerah lainnya. 

Kecerahan warna perlu disesuaikan agar menciptakan visual yang proporsional terutama jika menggunakan warna berlawanan pada roda warna. Warna yang berlawanan biasanya kurang harmonis sehingga harus diatur saturasinya. Terkadang warna cerah akan dibuat lebih lembut atau lebih gelap agar menciptakan visual yang harmonis. 

Baca juga: 7 Kombinasi Warna Cerah Untuk Desain Grafis

Gunakan Warna Netral untuk Menciptakan Balance

Tips Mengatur Warna Desain yang Terlihat Proporsional

Tidak hanya mengatur kecerahan warna, jika desain memiliki palet warna cerah tambahkan warna netral untuk menciptakan keseimbanagn visual. Warna netral seperti putih dan hitam akan membantu palet warna terlihat lebih proporsional dan menarik. Warna netral dapat digunakan sebagai warna latar, warna teks dan outline gambar agar terlihat lebih harmonis

Kombinasi warna putih dengan palet warna biasanya kerap dipilih karena efektif terlihat seimbang. Misalnya dalam sebuah palet yang terdiri dari warna primer biru tua, warna sekunder biru muda dan warna aksen kuning, dapat ditambahkan warna putih sebagai warna teksnya. Latar belakang warna biru tua yang gelap akan menciptakan kontras teks yang jelas jika memilih warna putih.

Gunakan 70% Warna Primer untuk Kombinasi Dua Warna

Jika kombinasi warna hanya memiliki dua warna saja, maka salah satunya akan digunakan sebagai warna primer dengan proporsi sekitar 70%. Hal ini akan membantu menciptakan penggunaan warna yang proporsional, warna primer akan tampak dominan dan kuat. Namun jika menggunakan semakin banyak jumlah warna maka mengatur proporsi warnanya akan semakin sulit. 

Jika desain menggunakan dua warna saja terkadang warna menggunakan aturan 50:50, tetapi kombinasi ini mungkin bisa membosankan. Gunakan 70:30 untuk membuat kombinasi dua warna terlihat lebih proporsional dan menarik. Pastikan dua warna yang dipilih terlihat cocok untuk digunakan satu sama lain.

KESIMPULAN

Kombinasi warna yang proporsional akan menciptakan visual yang memikat, serta dapat mengkomunikasikan brand dengan baik. Pilih warna desain yang efektif untuk meningkatkan daya tarik desain dengan menyusun palet warna yang proporsional. Beberapa tips mengatur palet warna proporsional dalam desain, dilakukan dengan menggunakan proporsi seimbang, warna netral serta membatasi jumlah warna. Dengan menerapkan beberapa tips tersebut akan membantu menciptakan visual desain grafis yang proporsional berkat warna yang tepat. 

Bagi yang membutuhkan jasa desain logo, segera hubungi kami di jasalogo.id. Kunjungi juga laman instagram jasalogo.id disini.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.