Faktor yang Memengaruhi Keseimbangan Visual dalam Desain

Dalam desain grafis keseimbangan visual akan menciptakan tampilan yang menarik dan memiliki nilai estetika. Keseimbangan merupakan salah satu prinsip dasar dalam menciptakan desain, yang mana desain umumnya harus memiliki keseimbangan visual. Terdapat beberaapa faktor yang memengaruhi keseimbangan visual dalam desain grafis.

Faktor yang Memengaruhi Keseimbangan Visual dalam Desain

Keseimbangan visual dalam desain ini melibatkan pemilihan dan pengaturan tata letaknya. Penting menciptakan keseimbangan visual agar desain terlihat menarik perhatian audiens. Desain yang memiliki keseimbangan juga akan lebih mudah untuk dipahami pesan yang ingin disampaikan.

Dalam menciptakan keseimbangan visual dalam desain penting untuk memerhatikan pemilihan elemen yang menciptakan kesatuan. Pastikan elemen-elemen desain dapat membanttu menciptakan keseimbangn visual. Simak pembahasan artikel ini untuk mengetahui faktor apa saja yang memengaruhi keseimbangan visual dalam desain.

Read More

BEBERAPA FAKTOR YANG MEMENGARUHI KESEIMBANGAN VISUAL

Keseimbangan visual dalam desain grafis akan membuat desain terlihat menarik dan profesional. Berikut beberapa faktor yang memengaruhi keseimbangan visual dalam desain:

Distribusi Elemen Visual

Faktor yang Memengaruhi Keseimbangan Visual dalam Desain

Keseimbangan visual dalam desain biasanya dipengaruhi oleh distribusi elemen-elemen dalam sebuah desain. Penting untuk mengatur berat visual dengan seimbang agar tidak berat sebelah yang membuat desain tidak memiliki keseimbangan. Ini merujuk pada seberat elemen-elemen desain yang didistribusikan pada area-area dalam desain.

Penting untuk memastikan distribusi elemen visual dalam sebuah desain bisa terbagi dengan rata. Meskipun mungkin elemen-elemen desain memiliki ukuran yang berbeda-beda, penting untuk mendistribusikannya secara merata agar tetap seimbang. Tidak hanya ukuran, warna, tekstur dan bentuk harus diatur agar distribusinya menciptakan keseimbangan visual. 

Misalnya ketika elemen-elemen dalam desain berukuran besar perlu disandingkan dengan ukuran yang kecil agar menciptakan keseimbangan visual. Tata letak elemen yang didistribusikan dengan memerhatikan kseimbangan akan menghasilkan desain yang menarik. 

Baca juga: Elemen Desain untuk Menyoroti Informasi Penting

Simetri dan Asimetri

Desain yang memiliki keseimbangan visual dapat dicapai dengan mengatur tata letak yang simetris dan asimetris. Jika simetris berfokus menciptakan tata letak yang seimbang antara sisi dalam ruang desain. Elemen dalam desain simetris biasanya memiliki  ukuran, bentuk, dan warna yang sama, serta ditempatkan dengan seimbang pada kanan-kiri atau atas-bawah.

Maka tata letak asimetris ini mengatur elemen dengan bentuk yang berbeda, ukuran berbeda hingga warna berbeda, dalam ruang desain. Meskipun elemen berbeda-beda desain asimetris juga bisa menciptakan keseimbangan visual. Desain asimetris yang diatur dengan baik akan menciptakan keseimbangan 

Warna

Faktor yang Memengaruhi Keseimbangan Visual dalam Desain

Dalam sebuah desain warna yang dipilih dapat menciptakan keseimbangan jika warna dapat terdistribusi dengan baik. Untuk menciptakan keseimbangan dengan warna, penting untuk memilih warna yang bisa menciptakan harmoni dan tidak terlalu menggunakan warna dengan baik. Pastikan penempatan warna kedalam elemen bisa menciptakan keseimbangan visual. 

Biasanya elemen yang memiliki bentuk yang sama akan menggunakan warna yang sama. Elemen yang berada pada kedua sisi yang saling bersebrangan biasanya juga menggunakan warna yang sama. Tidak hanya elemen yang diatur agar terlihat seimbang warna dalam desain juga harus digunakan untuk menciptakan tampilan visual yang seimbang. Jika menggunakan banyak variasi warna pastikan warna menciptakan harmoni visual yang seimbang.

Baca juga: Warna yang Efektif untuk Menarik Perhatian pada Media Sosial

Ukuran dan Skala

Faktor lain yang memengaruhi kesebangan visual dalam desain bisa dipengaruhi juga oleh ukuran elemen dan skala. Untuk menciptakan keseimbangan ukuran elemen bisa dibuat sama untuk memudahkan penataannya. Namun ukuran elemen yang berbeda dapat menciptakan keseimbangan jika dapat didistribusikan dengan baik. 

Untuk menciptakan keseimbangan atur ukuran elemen dengan bentuk yang sama dengan ukuran sama besar. Untuk menciptakan keseimbangan antar elemen yang memiliki ukuran yang berbeda, atur agar ukuran yang besar bisa seimbang dengan ukuran elemen yang kecil. Biasanya jumlah elemen yang kecil akan lebih banyak dari elemen yang besar, untuk menciptakan keseimbangan visual. 

Posisi

Faktor yang Memengaruhi Keseimbangan Visual dalam Desain

Keseimbangan visual juga dapat diciptakan dengan mengatur tata letak elemen atau posisinya. Posisi elemen dalam sebuah ruang desain merupakan salah satu faktor penting untuk menciptakan keseimbangan dalam desain grafis. Letak dan posisi elemen-elemen visual desain harus ditempatkan pada ruang desain dengan seimbang. Penggunaan garis bantu atau grid akan memudahkan dalam menciptakan keseimbangan desain. 

Pastika untuk meletakkan elemen desain pada posisi yang strategis, agar efektif untuk dilihat oleh audiens. Posisi yang strategis untuk menempatkan elemen desain dapat dengan mudah diatur pada titik temu garis bantu. Menempatkan elemen visual pada garis bantu akan membantu untuk mencapai keseimbangan visual. 

Keteraturan dan Ritme

Menciptakan keseimbangan dalam desain dapat dipengaruhi oleh keteraturan dan ritme dalam elemen desain. Penting untuk mengatur elemen agar terlihat memiliki keteraturan sehingga desain terlihat rapi. Menciptakan flow atau ritme dalam desain juga berperan penting dalam memastikan jika desain terlihat seimbang dan memudahkan navigasi pembacaan audiens.

Untuk menciptakan ritme elemen akan disusun untuk mengarah pada arah tertentu, ini akan membantu audiens mengikuti ritme dalam membaca desain. Biasanya elemen akan dengan ukuran sama atau berbeda akan disusun untuk mengarahkan pada arah yang sama. Elemen yang berbeda akan disusun dari yang terkecil ke terbesar untuk menciptakan ritme, ini akan memberikan kesan visual yang seimbang dan harmoni. 

Baca juga: Tips Mengatur Flow dalam Desain untuk Mengarahkan Audiens

Ruangan Negatif

Ruang desain juga salah satu faktor penting yang memengaruhi keseimbangan visual. Jika ruang desain penuh keseimbangan akan sulit terlihat, untuk itu penting menyisakan ruang negatif yang cukup sehingga desain memiliki keseimbangan. Dalam menyusun desain dengan seimbang penting untuk memanfaatkan ruang negatif, dimana antar elemen dalam desain harus memiliki jarak yang cukup. 

KESIMPULAN

Desain yang memiliki keseimbangan visual akan mampu untuk menarik perhatian audiens. Keseimbangan dalam desain juga memberikan kesan profesional, karena elemen terdistribusi dengan baik dan seimbang. Dalam menciptakan keseimbanagn visual dalam desain grafis biasanya melibatkan beragam elemen-elemen desain. Ini mencakup warna, bentuk, dan ukurannya, yang mana harus didistribusikan dengan seimbang. Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi keseimbangan visual dalam desain grafis.

Bagi yang membutuhkan jasa desain logo, segera hubungi kami di jasalogo.id. Kunjungi juga laman instagram jasalogo.id disini.

Related posts