Desain branding untuk bisnis minuman memiliki elemen-elemen visual yang harus relevan dengan gaya desain. Gaya desain yang digunakan akan disesuaikan dengan pesan, karakter dan identitas merek. Pemilihan tipografi untuk brand minuman yang sesuai gaya desain akan menciptakan visual yang bervariasi dan lebih menarik.
Pada umumnya dalam desain grafis akan memiliki beberapa gaya desain seperti minimalis, trendy, retro hingga futuristik. Beberapa gaya desain ini dapat diterapkan pada desain logo, kemasan dan konten bisnis minuman dengan konsisten. Brand minuman harus memilih satu gaya desain yang paling relevan dengan identitas merek.
STYLE TIPOGRAFI BRAND MINUMAN YANG SESUAI GAYA DESAIN
Gaya desain brand minuman dapat memiliki style yang bisa mencerminkan jenis produk, karakter brand dan identitas merek. Style desain minuman ini juga memengaruhi pemilihan style elemen-elemen visual seperti warna dan tipografi. Gaya tipografi minuman yang sesuai gaya desain akan menarik.
Style Tipografi Premium dan Mewah

Tipografi brand minuman bisa memiliki style desain yang berkesan premium dan mewah. Gaya desain yang mewah harus menggunakan font yang juga tampil elegan dan mewah.
- Ciri Font: Menggunakan font dengan gaya serif yang klasik, font handwriting elegan, dan sans serif dengan detail modern yang bersih. Garis-garis huruf pada tipografi premium akan tampil halus dan memiliki guratan elegan.
- Tujuan: Penggunaan gaya tipografi minuman yang bergaya elegan ini akan menciptakan brand yang eksklusif dan berkualitas tinggi. Tipografi gaya mewah akan cocok mencerminkan brand yang berkualitas tinggi dan premium.
Contohnya dapat menggunakan font seperti Baskerville dan Veuve Clicquot yang memiliki gaya serif klasik. Untuk menciptakan gaya desain mewah, font bisa dikombinasikan dengan font sans serif yang bersih.
Style Tipografi Alami dan Organik

Brand minuman juga seringkali banyak yang memiliki style alami agar menciptakan kesan fresh dan organik. Tipografi yang sesuai dengan gaya desain brand minuman segar akan memiliki style alami dan organik.
- Ciri Font: Brand minuman yang ingin tampil menyegarkan akan cocok dengan gaya font yang memiliki ciri font lembut, bersih dan halus. Sering juga menggunakan font bergaya tulisan tangan seperti handwriting, script lembut dan tebal, dan sans serif yang bersih dan memiliki sudut halus.
- Tujuan: Penggunaan gaya huruf yang halus dan lembut dapat mencerminkan brand yang segar, asli, dan mencerminkan alam. Untuk mencerminkan minuman yang segar font halus dan ramah akan relevan.
Contoh font yang mencerminkan gaya desain yang segar dan menyenangkan seperti font Honest Tea. Terkadang gaya rounded sans serif akan mencerminkan desain minuman yang menyenangkan.
Baca juga: 7 Rekomendasi Font Untuk Brand Kecantikan
Trendy dan Modern

Tipografi brand minuman juga harus sesuai dengan gaya desain yang ingin tampil modern agar relevan dengan tren saat ini. Gaya desain modern akan memiliki font yang bersih, sederhana dan minimalis. Tipografi bergaya modern akan sesuai dengan gaya desain brand minuman yang trendy.
- Ciri font: Gaya font untuk brand minuman modern sering memiliki tipografi dengan ciri geometris, sans serif dan font aksen minimalis. Font geometris bisa menciptakan desain brand minuman bergaya sederhana dan minimalis. Gaya huruf geometris dan bersih akan relevan yang tren kontemporer.
- Tujuan: Penggunaan font geometris yang bersih dan sederhana dapat mencerminkan brand yang minimalis. Desain brand minuman akan relevan dengan tren terbaru dan relevan dengan konsumen urban.
Contoh font yang cocok dengan gaya desain trendy dan modern adalah font sans serif. Gaya font sans serif seperti Poppins dan Inter Sans.
Retro dan Vintage

Desain logo hingga kemasan brand minuman akan juga dapat menggunakan gaya desain retro dan vintage. Brand minuman dengan gaya visual vintage akan menciptakan kesan tradisional, premium dan terpercaya. Biasanya gaya ini digunakan untuk jenis minuman tradisional, beer hingga wine.
- Ciri font: Tipografi yang sesuai dengan gaya desain vintage juga harus tampil klasik, retro dan vintage. Gaya font serif klasik akan mencerminkan desain bergaya retro dan tradisional. Font sans serif juga bisa digunakan selama memiliki style huruf retro. Selain itu font script yang panjang dan agak tebal juga mencerminkan gaya vintage.
- Tujuan: Penggunaan tipografi serif dan script yang memiliki gaya retro akan mencerminkan brand minuman yang premium dan berkualitas. Biasanya digunakan juga mencerminkan brand minuman yang sudah ada sejak lama. Tipografi retro pada desain minuman juga berguna menciptakan nostalgia.
Contoh font pada desain logo minuman Coca-Cola yang menggunakan gaya font script yang vintage. Pada banyak brand wine, font bergaya vintage dan retro banyak juga digunakan.
Baca juga: 6 Rekomendasi Font untuk Logo Bisnis Makanan
TIPS MEMILIH GAYA DESAIN BRAND MINUMAN
Untuk memastikan desain grafis tampil harmonis, pilih gaya tipografi yang sesuai dengan tema desain. Brand minuman minuman umumnya ingin tampil ramah, menyenangkan dan mudah untuk dibaca. Berikut tips untuk memilih gaya desain brand minuman yang menarik:
Sesuaikan Jenis Produk Minuman
Untuk menciptakan desain yang relevan dan menarik, pilih juga tipografi minuman yang sesuai dengan jenis produk. Produk minuman hangat, segar, sehat dan bir akan memiliki gaya desain yang berbeda. Jenis produk minuman yang berbeda dapat direpresentasikan dengan gaya font berbeda.
Minuman sehat biasanya akan memiliki tipografi modern yang bersih dan elegan, agar berkesan terpercaya. Sementara minuman premium seperti wine akan lebih cocok direpresentasikan dengan tipografi serif klasik dan script klasik.
Pilih Font untuk Mencerminkan Karakter Brand
Tipografi untuk desain minuman juga bisa dipilih berdasarkan karakter brand agar mencerminkan identitas merek. Setiap gaya font dapat mewakili brand minuman yang sehat, ramah, eksklusif, dan menyenangkan. Karakter brand akan terlihat dari penggunaan gaya tipografi pada logo, kemasan hingga konten media sosial.
Penting untuk membangun branding dan citra merek melalui gaya desain visual termasuk dalam memilih warna dan tipografi. Brand minuman tak hanya memiliki font sesuai jenis minuman tetapi juga menyesuaikan pesan dan karakter yang ingin dibangun. Font serif bisa menciptakan karakter brand serius dan formal, sementara itu font rounded sans serif bisa mencerminkan karakter menyenangkan.
Baca juga: Rekomendasi Gaya Font Serif Modern untuk Desain Grafis
Pastikan Memiliki Keterbacaan
Desain grafis untuk branding minuman perlu untuk memastikan memilih tipografi yang mudah dibaca. Ini akan membantu nama brand minuman mudah diingat dan dibaca oleh konsumen. Hindari memilih font yang rumit karena bisa membuat brand kesulitan membangun identitas merek yang kuat.
Banyak tipografi pada desain brand minuman yang memiliki font tebal sehingga mudah terbaca. Gunakan font tipis jika brand minuman memiliki gaya desain minimalis. Sehingga font tipis akan mudah terbaca selama warnanya kontras.
Sesuaikan Gaya Tipografi Sesuai Gaya Desain dan Tema
Penting untuk memilih tipografi brand minuman yang sesuai dengan gaya desain sehingga menciptakan tampilan yang menarik. Jika brand ingin membangun branding dengan gaya desain modern maka font yang dipilih juga harus modern. Berbeda gaya desain akan memiliki style tipografi yang berbeda.
Tipografi harus sesuai dengan gaya desain brand minuman sehingga menciptakan desain visual menarik dan harmonis. Terkadang font untuk kemasan minuman akan memiliki gaya desain yang disesuaikan tema yang berbeda lagi. Gaya tipografi yang tidak boleh terlalu rumit atau tidak sesuai dengan style desain karena akan kurang menarik.
KESIMPULAN
Dalam membangun desain brand minuman yang relevan dan menarik, pertimbangkan memilih tipografi yang sesuai gaya desain. Setiap jenis brand minuman bisa memiliki gaya desain berbeda menyesuaikan jenis produk, karakter merek dan pesan branding. Pilih tipografi yang bisa mencerminkan identitas brand minuman dengan baik dan relevan dengan style desain yang digunakan.
Bagi yang membutuhkan jasa desain logo, segera hubungi kami di jasalogo.id. Kunjungi juga laman instagram jasalogo.id disini.