Cara Memilih Tipografi Sesuai Jenis Brand dan Rekomendasi Font

0
(0)

Dalam membangun brand yang kuat, tipografi atau jenis font memiliki peran penting sebagai identitas merek (Natsumi, 2023)1. Gaya tipografi mencerminkan karakter merek, ada yang ramah, kaku, stylish, dan profesional. Untuk memilih tipografi sesuai jenis dan karakter brand, penting untuk memahami identitas merek dengan baik.

Font yang dipilih harus bisa merepresentsikan brand dengan baik sehingga brand terlihat profesional dan mudah dikenali oleh konsumen. Setiap brand akan memiliki ciri dan karakter yang cocok dengan jenis bisnis dan industri brand tersebut. Jika tipografi dapat menggambarkan karakter brand dengan baik, akan lebih efektif menarik perhatian audiens.

REKOMENDASI TIPOGRAFI SESUAI JENIS BRAND

Ada banya sekali brand dengan karakter dan bidang industri yang berbeda, biasnaya setiap brand akan memiliki ciri khas tersendiri. Berikut ini beberapa rekomendasi tipografi berdasarkan jenis brand:

Read More
jasa-desain-logo-satu-hari-jadi

Brand Fashion

Cara Memilih Tipografi Sesuai Jenis Brand dan Rekomendasi Font

Umumnya brand fashion akan menggunakan font yang tampak elegan, bersiih dan feminim, untuk brand laki-laki akan menggunkan font yang berkesan tajam dan kaku. Berbeda untuk brad anak-anak yang akan menggunakan font ramah:

  • Tipografi Elegan
  • Tipografi Stylish dan Bersih
  • Tipografi Ramah

Brand Makanan

Sementara untuk brand makanan mengutamakan tampilan tipografi yang mencolok tebal dan mudah terbaca. Font yang bisa menarik perhatian dengan warna cerah akan efektif menarik perrhatian audiens.

  • Tipografi Tebal
  • Tipografi Rounded

Brand Minuman

Brand minuman terkadang mirip denga brand makana yang menggunakan font ramah yang mudah dibaca, tetapi terkadnag juga menggunakan font bergaya estetik. Biasanya tipografi disesuaikan dengan jenis minuman agar mencerminkan karakter merek dengan baik.

  • Tipografi Bersih 
  • Tipografi Rounded

Brand Teknologi

Untuk brand teknologi, tipografi dipilih yang bisa memberikan tampilan modern dan mencerminkan kesan teknologi masa depan yang canggih. Font bergaya modern dan futuristik dengan ampilan geomteris akan cocok untuk brand terkait teknologi.

Cara Memilih Tipografi Sesuai Jenis Brand dan Rekomendasi Font
  • Tipografi Tajam
  • Tipografi Tebal dan Kaku

TIPS MEMILIH TIPOGRAFI SESUAI JENIS BRAND

Untuk memilih tipografi yang sesuai jenis brand pastikan untuk memehami terlebih dahulu karakter merek. Tipografi atau jenis font dapatt mencerminkan ksan yang berbeda-beda, ada yang tampak profesional, elegan dan feminim. 

Sesuai dengan Karakter

Jika karakter merek inin menciptakan tampilan profesional yang memberikan tampilan profesiional. Jenis font yang berkesan profesional biasanya berciri kaku, tebal, dan tajam. Beberapa jenis tipografinya mmeiliki huruf yang bersih dan mudah dibaca tanpa dekorasi berlebihan.

Hindari memilih jenis font yaag kurang sesuai dengan karkater brand, font yang kaku akan kurang cocok untuk memberikan kesan brand yang ramah. Pilih jenis font yang ramah untuk brand yang ingin menciptakan merek yang ramah. Hindari juga memilih gaya tipografi yang tidak mencerminkan karakater merek dengan baik seperti brand makanan dengan gaya elegan.

PIlih Dua Jenis Tipografi atau Lebih

Ketika memilih jenis font yang dijadikan tipografi brand, usahakan jangan hanya memilih satu jenis font saja. Minimal pilih dua jenis tipografi untuk menciptakan kontras dan hirarki. Penggunaan tipografi juga lebih fleksibel untuk berbagai kebutuhan jika memilih dua jenis font atau lebih, tiga sudah maksimal.

PIlih juga jenis font yang memiliki banyak variasi berat agar penggunaan tipografi bisa menyesuaikan kebutuhan brand. Jika font memiliki typeface terbatas, dalam kebutuhan tertetu jenis font bisa sulit beradapasi, sehingga kurang menyampikan informasi dengan baik. Kombinsi tipografi yang dipilih juga harus terliat harmonis gar ketika diunakan bersamaan menciptakan tampilan yang relevan dan menarik perhatian. 

Timeless dan Relevan

Tipografi yang digunakan brand sebagai identitas merek sebaiknya juga relevan dengan perubahan dan tren terkini. Pemilihan tipografi untuk brand harus timeless dan relevan sehingga merek akan tetap relevan dari waktu ke waktu. Font yang timeless, memiliki ciri mudah dibaca, feksibel dan sederhana. 

Jika ingin memiliki tipografi unik, tetap pastikan gaya font tersebut bisa tetap relevan dari waktu ke waktu. Untuk kebutuhan identitas brand hindari memilih tipografi berpatokan dengan tren desain dan tipografi. Penambahan efek visual berlebihan dapat menyebabkan tipografi tidak elevan setelah beberapa waktu.

Mudah terbaca

Salah satu hal mendasar dalam meilih tipografi untuk brand yaitu keterbacaan. Tipografi yang unik tapi sulit dibaca, tidak akan membantu dalam mengenalkan merek dengan efektif. Jenis font akan diguunakan dalam semua kebutuhan termasuk logo, kemasan dan pemasaran sehingga harus dipilih yang mencerminkan karakter merek sejlaigus mudah untuk dibaca.

Bagaimana merek akan diingat dan dikenali oleh audiens jika mmeiliki gaya font yang sulit untuk dibaca. Pilih jenis font yang mudah dibaca dalam berbagai ukuran, skala, media dan perangkat. Pertimbangkan brand akan menggunakan media tau platform apa aja dalam membangun branding agar memilih font mudah dibaca sesuai kebutuhan brand.

Fleksibel dan Versatil

Font untuk brand tertentu juga harus fleksibel dan versatil, yang mana tipografi akan digunakan dalam berbagai meia dan perangkat sehingga harus fleksibel. Tipografi yang versatil akan mudah berdapatasi dalam media cetak maupuun digital. 

Dalam berbagai media tipografi akan mudah dibaca dan menciptakan tampilan unik yang mencerminkan merek dengan bak. Agar font mudah beradaptasi dalam berbagai penggunaan, maka penting untuk memilih jenis font yang memiliki banyak variasi berat dan typeface sehingga mudah digunakan.

PERBEDAAN KARAKTER FONT

Untuk membangun identitas visual brand yang uukses penting untuk memilih tipografi yang tepat dengan memahami perbedaan karakater font2. Berikut beberapa perbedaan karkater font:

Serif dan Sans Serif

Salah satu karakter font yang perlu dipahami perbedaaya adalah sans serif dan serif. Kedua jenis tipografi yang paling sering digunakan untuk brand karena memiliki karakter yang mudah dibaca dan timeless. Perbedaaan kedua font ini cukup sederhana yaitu tanpa serif dan menggunakan serif.

Serif font: Jenis tipografi ini memiliki bettuk huruf dengan serif atau ekor pada ujung setiap hurufnya. Serif pada setiap huruf yang memiliki bentuk beragam adayang lancip, geometrik dan bulat, dapat menciptakan karakter yang berbeda. Umumnya font dapat menciptakan brand dengan karkater formal, ramah, timeless, dan klasik

Sans serif: Untuk tipografi ini tidak memilih serrif, sehingga huruf tampil bersih dan sederhana. Tipografi ini mudah dibaca sehingga cukup populer untuk digunakan dalam menciptakan brand yang timeless. Font sans serif ini dapat membantu membangun karakter brand yang profesional, modern dan stylish.

High contrast vs low contrast

Perbedaan karakter font juga terlihat dari kontras bentuk atau gaya yang diciptakan. Kontras font ini tercipta dari lebar garis ata guratan dalam huruf. Font dengan kontras yang tinggi akan menciptaakan tampilan mencolok, sementara font dengan kontras rendah akan tampil lebih seragam. 

Penggunaan font dengan kontras tinggi dapat memberikan tampilan elgan dan brand yang mencolok, cocok untuk brand fashion. Sering juga digunakan dalam brnd untuk merek mewah dan dan brand hotel. Yang mana font dengan kontras tinggi seeprti font Bodoni akan memberikan tampilan premium dan ekslusif untuk brand.

Sementara font dengan low contrast akan tampil lebih sederhana dan lebih cocok untuk merek yang ingin menciptakan karakter ramah. Font helvetica salah satu contoh font yang memiliki low contrast yang bisa menciptakan tampilan brand yang dapat dipercaya. Bianaya high contart akan cocok headline saja, berbeda dengan low contrast yang lebih fleksibel termasuk untuk paragraf.

Vertical Vs Diagonal

Cara Memilih Tipografi Sesuai Jenis Brand dan Rekomendasi Font

Tipografi yang digguakan dalam desian juga memiliki dua jenis tampilan yang terlihat digonal dan vertical. Jika diperhatikan setiap font memiliki gaya berbeda-beda, ada yang huruffnya vertikal lurus ada juga yang sedikit miring. Keduanya menciptakan karkater berbeda untuk suatu brand, sehingga pelrru diperhatikan perbedaan karkater ini. 

Salah satu contooh font ddnegan diagonal stress adalah font klasik seperti Garamond. Jenis font ini tampil sedikit miring dari garis vertikal dan menciptakan kesan klasik. Penggunaan font ini akan cocok untuk brand yang ingin memiliki karkater old fashioned atau klasik. 

Jenis tipografi dengan vertkal stress memiliki tampilan font yang terlihat modern dan sering digunakan brand modern atau teknologi. Pemilihan gaya vertical atau diagonal akan menciptakan tampilan karakter yang berbeda. 

Low x-height vs High x-height

Pahami juga perbedaan karakter font berdasarkan ketinggian dari huruf lowercase ini karena ini bisa memengaruhi keterbacaan teks dalam desain. Jika ingin memilih tipografi brand yang akan digunakan untuk kebutuhan tubuh teks atau pargaraf, pertimbangan ketinggian lowercase. Font yang memiliki ketinggian lowercase rendah bisa sulit untuk dibaca pada ukuran yang kecil. 

Sementara font dengan lowercase atau x-height yang tinggi, mata audiens bisa kesulitan dalam membaca huruf yang memiliiki lowercase tinggi karena kaan terlihat padat. Ketika memilih kombinasi font pastikan untuk memilih jenis font yang memiliki ketinggian lowercase yang mirrip agar harmonis. 

Condensed vs extended

Karakter setiap font juga terbagi kedalam jenis font rapat dan renggang, perbedaan kerenggangan ini menciptakan tampilan yang berbeda. Font condensed yang rapat ini memiliki tampilan huruf yang sempit, spasi rapat, dan padat. Biasanya digunakan untuk teks yang memiliki ruanganyang tidak bergitu luas seperti koran.

Font condensed terlihat andal dan profesional, sehingga cocok digunakan untuk logo perusahaan. Tampilan font rapat juga terlihat energik yang mana akan cocok pula uuntuk brand sport.

Semetara font Extended, memiliki jarak yang renggang antar hurufnya, lebih lebar. Tipografi yaang tampak longgar ini akan memberikan karkater positif, cerah dan terbuka untuk suatu brand. Contohnya font Frankklin Gothic Wide. 

Rounded letterforms vs angular letterforms

Bentuk huruf juga terrbagi kedalam bentuk huruf yang memiliki sudut tajam dan sudt yang bulat. Font dengan sudut-sudut yang tajam akan menciptakan karakter brand yang kuat, stabil dan otoritas. Jenis font dengan sudut huruf tajam akan cocok untuk band sport dan logo perusahaan

Font rounded dengan sudut melengkung atau bulat akan mencptakan karkater brand yang ramah, positiff, dan menyenangkan. Jenis tipografi ini akan cocok untuk brand anak-anak, makanan atau minuman. Jenis font yang bulat ini akkan menciptakan kesan brand yang menyenangkan dan ramah.

KESIMPULAN

Dalam memilih jenis font yang tepat untuk suatu brand pertimbangkan tips memilih tipografi yang tepat serta perbedaan karakter betuk huruf setiap font. Tipografi dapat menciptaan karakter yang berbeda dnegan karkateristik huruf yang berbeda pula. Beberapa fon dnegan bentuk tajam bisa mmeberikan kesna profesional dan kak, sementara font bulat dapat memberikan kesan ramah dan menyenangkan. Pertimbangan setiap aspek perbedaan untuk memilih tipografi yang tepat sesuai brand efektif membangun karakter dengan efektif. 

Bagi yang membutuhkan jasa desain logo, segera hubungi kami di jasalogo.id. Kunjungi juga laman instagram jasalogo.id disini.

  1. Natsumi. (2023, July 4). How to Choose the Perfect Brand Fonts for Your Business. https://www.natsuminishizumi.com/blog/perfect-fonts-for-your-brand  ↩︎
  2. Blaess, Nine. (2023, Sept, 11). Everything You Need to Know About Choosing Brand Fonts. Medium. https://medium.com/@NineBlaess/everything-you-need-to-know-about-choosing-brand-fonts-56cc6cf33585  ↩︎

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.