Desain logo modern seringkali memilih gaya warna hitam putih agar menciptakan desain logo yang fleksibel dan profesional. Warna hitam putih membuat logo minimalis serat mudah beradaptasi dalam berbagai media dan ukuran. Logo dengan gaya warna hitam-putih akan sangat fleksibel dan kuat untuk berbagai gaya dari formal, futuristik, hingga tradisional.
Warna monokrom hitam putih membuat logo memiliki visual bersih, sederhana, dan minimalis terutama dengan menggunakan elemen yang minimalis. Gaya hitam-putih dapat digunakan dalam berbagai style logo seperti wordmark, inisial, line art, hingga logo emblem yang sederhana. Kekuatan logo monokrom ini akan menonjolkan bentuk huruf, ketebalan garis, teks, dan menciptakan kontras ruang negatif.
5 Logo Warna Hitam-putih dalam Style Berbeda
Desain logo dengan warna hitam-putih sebaiknya dipilih jika ingin membuat logo tampil sederhana dan bersih. Warna hitam-putih akan mempertahankan kesederhanaan logo, keterbacaan nama brand, dan kejelasan bentuk ikon. Berikut beberapa gaya warna hitam-putih dalam style logo berbeda:
Logo FModels International

Desain logo ini memiliki style logo wordmark sehingga hanya memiliki tipografi sehingga tampil sederhana. Gaya font dalam logo ini memiliki style font sans serif dengan gaya huruf geometris yang tajam dan tebal. Style font yang tajam membuat logo models ini memiliki kesan futuristik dan modern.
Gaya huruf yang tajam dan futuristik memiliki modifikasi terpotong pada beberapa bagian sehingga menciptakan ruang negatif.
Warna hitam putih membuat ruang antar huruf yang terpotong tampil bersih dan jelas. Font futuristik dengan warna hitam-putih menciptakan kesan minimalis, profesional, dan high fashion.
Warna hitam menonjolkan bentuk huruf yang tajam, unik, dan simetris.
Kesan brand ini secara keseluruhan tampil elegan, eksklusif, serta cocok untuk industri modeling atau fashion internasional.
Logo Proxima

Desain logo untuk brand fashion sport ini memiliki style logo inisial dengan gaya desain minimalis. Logo memiliki ikon monogram dan gaya font modern yang sederhana, dengan warna hitam putih yang membuat visual logonya bersih. Bentuk ikon huruf yang bersih dan font modern menciptakan kesan brand yang sporty, stylish, dan handal.
Ikon huruf inisial memiliki huruf P yang berbentuk geometris, tegas, tajam, dan memiliki garis tebal.
Warna hitam putih dalam logo inisial ini menegaskan kekuatan dan keberanian, harmonis dengan huruf yang tajam. Kontras warna yang jelas menciptakan brand yang stabil dan tegas.
Kesan brand sport ini keseluruhannya tampil teknologis, modern, maskulin, serta cocok untuk brand olahraga, teknologi, atau otomotif.
Baca juga: 5 Logo Kombinasi Oranye dan Hitam yang Kontras
Logo “Produce by Shingyo”

Desain logo yang memiliki style kaligrafi tradisional ini tampil unik untuk merepresentasikan logo restoran jepang. Gaya kaligrafi akan menciptakan kesan brand restoran yang memiliki rasa otentik khas jepang. Style kaligrafi membuat logo restoran akan tampil beda dan unik, serta membangun identitas yang kuat.
Gaya kaligrafi dalam logo restoran ini memiliki style tulisan brush sehingga menciptakan kesan otentik dan tradisional.
Efek warna hitam dan putih dalam logo kaligrafi tampil jelas dan bersih, warna hitam berguna memperkuat kesan tradisional, berkharisma, dan artistik. Tidak adanya warna lain membantu menciptakan fokus utama pada kaligrafi.
Kesan logo restoran dengan style kaligrafi ini menciptakan brand yang otentik, klasik, dan penuh karakter, cocok untuk brand makanan khas jepang.
Logo Sankyu

Desain logo dengan style logo emblem dengan bentuk tameng sebagai latar dengan dekorasi pita, peta, bintang, dan bunga. Semua elemen ikon memiliki bentuk flat design dengan warna hitam sehingga tampil sederhana. Meski logo emblem ini memiliki banyak kombinasi simbol-simbol tetapi tetap sederhana karena menggunakan gaya warna hitam-putih.
Kombinasi elemen lencana dengan simbol pita, bunga, dan peta tersusun rapi dalam bentuk logo emblem sehingga berkesan formal.
Warna hitam-putih dalam logo emblem tersebut menciptakan kesan formal dan kredibel. Tanpa adanya warna tambahan, desain logo terlihat seperti lambang resmi atau institusi.
Logo emblem ini menciptakan kesan brand yang berwibawa dan kuat, style logo emblem hitam-putih cocok untuk institusi atau organisasi yang berkelas dan terpercaya.
Logo Ngopi Santai Antikorupsi

Gaya desain line art dengan garis tipis, halus, dan elegan, menciptakan logo kopi yang elegan. Simbol orang yang sedang meminum kopi memiliki style line art dengan garis tipis dan halus. Line art dengan simbol yang halus harmonis dengan gaya font script tipis yang juga tampil halus dan mengalir.
Logo kopi memiliki visual yang santai dengan simbol orang minum kopi dengan gaya line art yang tipis dan bersih.
Warna hitam-putih dalam desain logo kopi line art memberi kesan ramah, ringan, dan santai. Simbol orang minum yang memiliki garis tipis dan tulisan tangan tampil bersih dan menciptakan nuansa santai.
Brand kopi dengan style line art tipis ini akan berkesan humanis, bersahabat, serta bisa membangun komunitas atau gerakan yang kuat.
Baca juga: 6 Logo Kombinasi Warna Mewah pada Berbagai Brand
Kapan Sebaiknya Memilih Logo Monokrom?
Warna hitam putih memang akan efektif menciptakan desain logo yang bersih, sederhana, dan minimalis. Ini juga memungkinkan logo untuk mudah beradaptasi sesuai standar logo modern dalam berbagai media dan ukuran. Namun penting memerhatikan kapan sebaiknya memilih gaya warna hitam-putih untuk desain logo, seperti:
Ketika Butuh Visual yang Elegan dan Minimalis
Kombinasi warna hitam dan putih dalam berbagai style logo akan menciptakan visual yang bersih, profesional, dan tidak ribet, bahkan dengan kombinasi banyak elemen. Biasanya logo untuk brand fashion, desain, arsitektur, interior, atau fotografi akan membutuhkan warna hitam putih agar tampil elegan dan minimalis.
Ingin Memiliki Branding Serius dan Formal
Pada desain logo minimalis dan bergaya formal seperti logo emblem, warna hitam-putih akan menciptakan gaya brand yang serius dan formal. Warna hitam-putih akan membangun kesan berwibawa dan terpercaya. Banyak logo lembaga hukum, institusi pendidikan, atau gerakan sosial menggunakan warna hitam putih.
Ingin Menciptakan Logo Serbaguna
Dibandingkan logo berwarna, gaya warna hitam-putih akan membuat desain logo tampil lebih serbaguna. Dengan warna monokrom, logo akan lebih fleksibel saat dicetak dalam media yang berbeda. Gaya ini tidak bergantung pada gradasi atau warna khusus sehingga tetap terbaca dan kuat bahkan dalam ukuran kecil.
Untuk Memberi Fokus pada Bentuk dan Tipografi
Logo warna hitam putih yang tanpa warna ini akan membuat perhatiannya tertuju pada bentuk ikon. Warna hitam putih juga membuat desain logo akan memiliki garis tegas dan menonjolkan struktur huruf. Style ini cocok digunakan brand yang ingin menonjolkan kejelasan identitas visual.
Baca juga: 5 Palet Warna untuk Desain Brand Interior
Kapan Sebaiknya Menggunakan Logo Berwarna?
Sementara itu tidak semua brand atau karakter bisnis akan cocok menggunakan warna hitam putih. Hindari menggunakan warna hitam putih dan gunakan logo berwarna cerah jika ingin membangun brand seperti:
Untuk Membangun Identitas dan Karakter yang Kuat
Setiap warna memiliki makna psikologisnya, dibanding warna hitam yang memberi kesan tegas dan modern, warna merah, kuning, hijau, hingga biru memiliki karakter yang lebih emosional. Warna dapat memengaruhi emosi dan psikologi konsumen, seperti warna biru untuk kesan terpercaya, merah untuk berkesan enerjik, dan warna kuning untuk karakter brand yang ceria.
Memiliki Target Audiens Anak Muda
Jika brand memiliki target audiens anak muda, maka gunakan logo berwarna agar memberi kesan masa muda dan menyenangkan. Brand untuk anak muda, startup, dan aplikasi digital biasanya memakai warna lebih menarik dan berenergi.
Untuk Membedakan Diri dari Kompetitor
Meski gaya warna yang populer untuk logo modern, style warna ini bisa digunakan membedakan brand dari kompetitor. Misalnya pada brand fashion yang penuh dengan logo warna hitam-putih, gunakan warna cerah atau warna pastel untuk membedakan diri. Sehingga brand akan menonjol dan mudah menarik perhatian.
Ketika Brand ingin Mengusung Cerita Tertentu
Daripada menggunakan warna hitam-putih, logo berwarna lebih efektif menyampaikan cerita tertentu misalnya dengan warna merah-putih untuk tema kemerdekaan. Kombinasi warna cerah kuning, hijau, dan oranye untuk cerita yang ceria dan bahagia akan lebih relevan.
Kesimpulan
Gaya warna hitam putih memang banyak digunakan dalam desain logo modern pada berbagai style desain seperti inisial, wordmark, dan logo emblem. Warna hitam putih dalam logo minimalis akan menciptakan fokus pada bentuk huruf, garis, keterbacaan nama brand, dan bentuk ikon. Dengan warna logo hitam putih, brand memungkinkan untuk fleksibel dan serbaguna serta tampil timeless.
Cek portofolio kami di Instagram @jasalogoid, atau langsung hubungi kami via WhatsApp di 087784907560. Kamu juga bisa cek konten kreatif kami di TikTok @jasalogo.id.












