Semakin unik bentuk ikon, logo akan semakin mudah menarik perhatian audiens dan tampil beda. Misalnya pada penggunaan ikon abstrak dengan pola berulang yang bisa menciptakan desain logo unik. Desain logo dengan ikon abstrak berulang memiliki berbagai bentuk yang diulang berkali-kali untuk menciptakan pola atau ritme tertentu.
Bentuk-bentuk yang digunakan bisa menggunakan bentuk geometris seperti lingkaran atau hexagon, selain itu bisa memiliki bentuk abstrak seperti drop air. Desain shape berulang memiliki desain sederhana tidak mendetail sehingga akan mempertahankan desain logo yang sederhana. Penggunaan bentuk pola berulang yang disebut repeating abstract mark dalam logo akan mencerminkan kesan brand yang canggih dan unik.
Ciri dan Bentuk Repeating Abstract Mark
Gaya visual repeating abstract mark yang digunakan dalam logo akan menciptakan ritme visual yang menarik. Berikut beberapa ciri bentuknya:
Abstrak/non-literal: Bentuk bisa menggunakan bentuk abstrak yang tidak ada objek nyatanya, ini bisa diciptakan dari bentuk shape geometris.
Tersusun dari shape dasar: Bentuknya bisa mengambil bentuk dasar dari dua atau tiga bentuk berbeda yang dijadikan yang mirip sehingga menciptakan ritme berulang.
Shape itu diulang: Bentuk shape akan disusun berulang agar tampak bertumpuk, mengalir, hingga membentuk jaringan.
Ada variasi ukuran: Untuk menciptakan ritme makan menggunakan berbagai ukuran berbeda dari besar ke kecil atau sebaliknya, susunannya harus simetris dan memiliki alur baca yang jelas.
Komposisi terstruktur: Meski bentuknya abstrak tetapi pola-pola disusun simetris agar memiliki alur baca yang jelas dan tampak rapi.
Baca juga: Gaya Desain Siluet dan Outline Ikon Hewan dalam Desain Logo
Bentuk Shape Dasar yang Sering Dipakai
Desain logo modern yang menggunakan ikon pola berulang ini banyak menggunakan bentuk-bentuk abstrak agar unik dan beda. Meski begitu pola berulang juga banyak diciptakan dari bentuk dasar seperti lingkaran. Meski bebas menggunakan pola berulang, seringkali logo dengan repeating abstract mark menggunakan bentuk seperti:
Lingkaran/gelembung
Bentuk pola lingkaran berulang disebut circle based repeat, lingkaran yang solid akan menciptakan ritme yang halus dan jelas. Pola berulang dari lingkaran akan memberi kesan menyebar, inklusif, dan energi. Pola ini cocok untuk berbagai jenis brand dari perusahaan teknologi hingga brand makanan.
Lengkungan/gelombang
Bentuk pola dari garis melengkung akan terlihat seperti ombak atau gelombang. Pola garis melengkung akan menciptakan flow, dinamis, dan organik. Pola wave berulang cocok untuk merepresentasikan ombak, gelombang suara, hingga jaringan internet atau sinyal.
Hexagon atau modul sel
Bentuk geometris seperti hexagon atau segi enam yang simetris akan menciptakan pola berulang yang rapi dan terstruktur. Pola berulang dari bentuk hexagon akan memberi kesan sistem, jaringan, sains, dan kolaborasi. Cocok untuk logo teknologi, media, hingga kesehatan.
Droplet/splash
Bentuk pola dari droplet atau percikan air akan menciptakan pola berulang yang unik. Pola berulang dari droplet air akan memberi kesan segar, cepat, dan transformasi. Pola ini cocok untuk logo minuman segar, produk organik, hingga laundry.
Garis/stroke yang diulang melingkar atau memancar
Bentuk garis yang dibuat melingkar akan memberi kesan movement, radiasi, dan pertumbuhan. Pola garis melingkar atau memancar cocok untuk logo perusahaan besar yang terus maju.
Baca juga: Rumah dalam Logo: Dari Style Sketsa Ke Simbol Futuristik
Contoh Logo dengan Ikon Abstrak Berulang
Terkadang penggunaan ikon biasa akan membuat logo kurang unik, berbeda dengan pola abstrak yang akan tampil unik. Penggunaan pola berulang dengan bentuk abstrak banyak digunakan dalam logo modern yang sederhana. Ritme dari pola berulang akan menciptakan kesan pergerakan, perubahan, dan lebih menarik, seperti pada beberapa logo berikut:
Logo Sekawan Sejati Mandiri

Bentuk ikon dalam logo ini berbentuk hexagon yang berulang dengan ukuran berbeda. Hexagon memiliki variasi ukuran yang disusun berulang dan terhubung membentuk pola dari besar ke kecil. Desain ikon juga memiliki pola ikon flat dan outline, membuat ikon berulang terlihat semakin unik.
Kesan:
Pola hexagon berulang memberi kesan koneksi, kolaborasi, dan sistem yang saling mendukung karena bentuknya seperti jaringan dan struktur ilmiah yang terikat satu sama lain.
Hexagon datar dan outline diulang dengan ukuran berbeda untuk menciptakan persepsi keteraturan dan fondasi yang kuat. Bentuk pola ini mirip struktur kimia dan biologi yang stabil.
Variasi ukuran pada hexagon memberi pesan bahwa brand fleksibel dan inklusif, dapat menampung elemen kecil maupun besar.
Secara umum, pola berulang hexagon ini akan mencerminkan brand yang terstruktur, profesional, stabil, dan memiliki sistem kerja yang rapi.
Baca juga: Variasi Gaya dan Bentuk Geometris dalam Logo Inisial
Logo Hd696 Doorsmeer

Desain logo ini memiliki ikon abstrak berulang dengan bentuk organik percikan air yang bervariasi ukurannya dan tetap sederhana. Bentuk droplet yang seperti gelembung air disusun dengan berbagai ukuran berbeda namun rapi. Pola droplet air ini disusun berulang, bertumpuk, dan memancar dengan berbagai variasi ukuran.
Kesan:
Percikan air yang berulang akan menciptakan kesan bersih, segar, cepat, dan powerful, sesuai dengan identitas usaha doorsmeer atau cuci kendaraan.
Pola memancar seperti spray akan memberi persepsi gerak cepat dan efisiensi layanan, seolah proses pembersihan terjadi dalam satu momentum.
Lingkaran atau gelembung air memiliki ukuran berbeda-beda menciptakan bersih dan presisi.
Ruang negatif antar percikan membuat logo tetap lega dan modern, pola berulang juga tersusun rapi.
Secara keseluruhan, pola berulang air mencerminkan identitas brand cuci kendaraan yang memiliki layanan cepat, menyeluruh, dan berorientasi pada kebersihan.
Logo Manggung di Medan

Desain logo ini juga memiliki ikon abstrak berulang dengan bentuk abstrak organik. Bentuk abstrak seperti gelombang ekspresi dan percikan energi panggung. Pola berulang ini memiliki variasi ukuran, bentuk, dan warna, sehingga terlihat ramai.
Kesan:
Pola abstrak yang diulang ini mewakili euforia, ekspresi kreatif, ritme, dan ledakan energi. Bentuk pola dibuat seperti ledakan energi ini cocok untuk merepresentasikan logo festival musik yang meriah.
Bentuk pola droplet melengkung akan menciptakan kesan flow, gerak, musik, performa, dan dinamika, representasi dari suasana panggung musik.
Variasi ukuran dan bentuk akan mencerminkan audiens yang bervariasi, dampak pertunjukan yang menyebar, dan keberagaman pertunjukan.
Kombinasi warna yang bervariasi pada bentuk splash menciptakan mood yang kreatif, berani, dan meriah, selain itu pola berulangnya juga memiliki ritme visual yang konsisten.
Identitas dari bentuk pola bervariasi dan penuh warna ini akan mencerminkan event yang menjadi wadah seni, kebanggan lokal, dan kreativitas.
Alasan Pola Berulang digunakan dalam Logo
Bentuk pola berulang dari bentuk abstrak maupun geometris akan menciptakan visual logo yang lebih menarik dari satu ikon sederhana saja. Ada beberapa kelebihan dan alasan mengapa bentuk abstrak berulang membuat logo lebih menarik sehingga dipilih, seperti:
- Mewakili konsep yang tidak bisa dijelaskan dalam satu ikon literal
- Mencerminkan kesan pergerakan, proses, dan kontinuitas
- Membangun ritme visual yang kuat
- Menciptakan kesan modern dan kreatif
- Menunjukkan keberagaman dalam satu kesatuan
Mudah dikenali dan diingat.
Kesimpulan
Desain logo yang menggunakan bentuk abstrak dengan pola berulang tidak hanya sekedar estetika tetapi membangun karakter yang kuat. Bentuk pola berulang dengan variasi ukuran akan menciptakan ritme visual yang menarik dan terstruktur. Penggunaan pola berulang ini banyak ditemui dalam logo modern untuk membangun kesan efisien, dinamis, dan mudah diingat.
Cek portofolio kami di Instagram @jasalogoid, atau langsung hubungi kami via WhatsApp di 087784907560. Kamu juga bisa cek konten kreatif kami di TikTok @jasalogo.id.












