Brand minuman memiliki banyak gaya desain yang bervariasi bergantung citra merek dan jenis minumannya. Desain untuk brand minuman akan memiliki tampilan segar untuk minuman energi dan tampilan mewah untuk brand premium. Untuk mengatur desain brand minuman sesuai kebutuhan, ada beberapa cara yang bisa diterapkan dengan menyesuaikan jenis minuman.
Desain untuk brand minuman ini termasuk dalam desain kemasan, desain website, dan desain pemasaran. Gaya visual untuk brand minuman harus konsisten dan memiliki visual yang merepresentasikan merek dengan baik. Elemen identitas visual brand minuman harus diatur dengan bijak agar merepresentasikan brand minuman, karena setiap brand memiliki ciri khas tersendiri.
CARA MENGATUR DESAIN BRAND MINUMAN
Ketika ingin merancang desain brand minuman selalu perhatikan gaya visualnya agar merepresentasikan brand minuman dengan baik1. Pemilihan elemen harus mencerminkan jenis produk atau citra yang ingin dimiliki. Perhatikan beberapa cara mengatur desain untuk brand minuman ini:
Pilih Warna Cerah dan Segar

Sebagian besar merek minuman seringkali menggunakan warna cerah dan mencolok karena efektif memikat perhatian dan meningkatkan keputusan pembelian. Desain brand minuman untuk kemasan dan logonya sering memilih warna segar dan cerah agar menggugah minat audiens. Warna cerah dan segar seperti hijau dan biru dapat memberikan sugesti yang menyegarkan bagi yang melihat.
Kombinasi warna kuning dan hijau juga sering dipilih untuk menciptakan kesegaran yang terinspirasi dari warna lemon atau jeruk. Warna-warna yang dipilih desain brand minuman baik untuk kemasan maupun pemasaran sering mengambil inspirasi warna buah segar. Dengan warna buah segar seperti semangka, melon, jeruk dan lainnya, brand minuman akan efektif meningkatkan daya tarik yang menyegarkan.
Sesuaikan Jenis Minuman
Desain brand minuman tidak hanya perlu menyesuaikan citra merek tetapi juga harus merepresentasikan jenis minuman. Logo atau desain kemasan dari brand minuman yang memiliki desain sesuai jenis minuman akan lebih dikenali oleh audiens. Desain untuk bisnis minuman hangat dan segar biasanya memiliki gaya visual yang berbeda.
Minuman tradisional atau klasik juga bisa memiliki gaya visual berbeda, sesuaikan desainnya agar mudah dikenali. Misalnya desain brand untuk wine atau kopi premium akan memiliki tampilan elegan, mewah dan klasik. Berbeda dengan jenis minuman segar akan memiliki gaya visual dengan tampilan yang segar.
Baca juga: Desain Logo minuman kekinian
Gaya Desain Sesuai Citra Merek yang Ingin Dibangun

Brand minuman dikenal dengan citra merek yang ramah, segar dan menyenangkan, namun ini disesuaikan dengan jenis bisnis dan jenis produknya. Minuman energi atau yang menyegarkan akan cocok dengan branding ramah dan menyenangkan. Namun akan berbeda dengan brand minuman premium akan menggunakan gaya desain yang berkesan mewah dan klasik.
Brand minuman yang ingin membangun citra ramah akan menggunakan gaya visual yang cerah dan menyenangkan. Ini biasanya identik dengan warna cerah, tipografi bulat dan tebal dan ilustrasi yang ceria. Berbeda dengan brand minuman kopi premium misalnya seringkali menggunakan warna gelap, font serif dan dekorasi ornamen klasik.
Pastikan Warna dan Gaya Visual Konsisten
Ketika menciptakan desain untuk brand minuman penting menggunakan warna dengan konsisten agar band minuman mudah dikenali. Jika warna tidak konsisten untuk semua jenis desain seperti kemasan, website dan pemasaran, brand minuman akan sulit untuk membangun kehadiran yang kuat. Misalnya ketika warna logo menggunakan warna hijau, warna ini akan menjadi warna tema untuk semua desain merek.
Jika desain memiliki gaya visual seperti retro atau ramah, pastikan desain kemasan, website dan pemasarannya juga sama sehingga membangun brand minuman profesional. Desain brand minuman juga perlu memastikan warna dan gaya visual merepresentasikan brand dengan baik, entah dari segi ikon logo atau warna yang segar.
Pilih Ilustrasi dan Ikon yang Merepresentasikan Brand Minuman
Desain kemasan atau logo minuman harus memiliki ilustrasi atau ikon yang mencerminkan identitas merek. Pilih warna desain grafis yang efektif untuk dikenali audiens sebagai brand minuman. Seringkali brand minuman akan memiliki ikon seperti cup, cangkir, sedotan dan buah-buahan.
Pada desain kemasan, biasanya menggunakan ilustrasi buah atau gambar alam untuk menciptakan tampilan yang segar. Desain ilustrasi yang ramah dan berwarna-warni akan efektif merepresentasikan brand minuman yang segar.
Baca juga: Ciri-ciri Umum untuk Desain Ilustrasi Khas Era Modern
BEBERAPA GAYA DESAIN BRAND MINUMAN
Desain untuk brand minuman seringkali memiliki gaya visual yang berbeda bergantung jenis produk minuman dan citra yang dibangun oleh merek. Berikut beberapa gaya desain yang sering ditemui dalam brand minuman:
Gaya Visual Segar

Desain brand minuman yang memiliki tampilan segar akan menggunakan warna hijau, biru oranye dan kuning. Kombinasi warna biru dan kuning, atau hijau dan oranye akan terlihat segar dan menyenangkan. Gaya visual akan terlihat segar juga jika memiliki gambar ilustrasi buah segar seperti jeruk, lemon atau semangka.
Seringkali pada desain kemasan kan terdapat efek visual agar terlihat lebih segar seperti tekstur air atau efek cahaya musim panas. Desain kemasan juga akan tampak segar dengan tipografi bergelombang dan bulat. Font kaku dan warna gelap perlu dihindari jika ingin menciptakan tampilan segar.
Gaya Visual Manis
Beberapa brand minuman terkadang memiliki citra yang manis, terutama minuman cepat saji yang banyak digemari saat ini seperti boba. Untuk menciptakan visual yang manis biasanya logo minuman akan memiliki kombinasi warna pastel dan coklat. Kombinasi warna netral dan pastel untuk menciptakan sugesti yang manis.
Selain warna coklat dan pastel, desain logo brand minuman manis akan memiliki ikon yang seperti coklat atau ice cream. Font elegan seperti script sering dipilih untuk brand minuman yang memiliki visual yang manis.
Baca juga: Inovasi Desain Logo Minuman Anti Mainstream
Gaya Retro

Desain brand minuman terkadang ada yang memiliki gaya retro, biasanya ini karena brand sudah ada sejak lama. Pemilihan gaya visual retro juga bisa dikarenakan untuk menciptakan perbedaan dari kebanyakan brand minuman lainnya. Desain retro untuk brand minuman bisa memanfaatkan kombinasi warna retro yang hangat dan cerah.
Font untuk logo minuman akan dibuat tebal dan memiliki outline agar terlihat retro. Sementara ikon brad minuman juga bisa memiliki dekorasi ornamen seperti pada desain brand wine.
Gaya Premium dan Klasik
Tidak hanya retro brand minuman juga bisa memiliki gaya klasik dan premium terutama untuk brand minuman wine, whiskey atau kopi premium. Minuman mahal atau dari brand luxury seringkali memiliki tampilan elegan yang kontras dengan brand minuman energi.
Gaya visual yang elegan dan luxury ini sering menggunakan elemen visual berwarna gelap, emas, ornamen klasik dan tipografi elegan. Font serif dan script cocok untuk merepresentasikan brand minuman mewah dan premium.
Gaya Modern dan Sederhana
Desain grafis untuk brand minuman juga bisa memiliki tampilan yang sederhana dan modern, biasanya ini untuk logo minuman kopi. Gaya desain yang sederhana membuat brand kopi terlihat lebih estetik, dan elegan. Beberapa brand minuman juga ingin mencitrakan kesan profesional dengan tampilan sederhana. Desain kemasan minuman yang sederhana juga menjadi pilihan menarik untuk menciptakan estetika.
KESIMPULAN
Desain untuk brand minuman tidak hanya untuk logo tetapi juga termasuk desain kemasan, website, hingga desain iklannya. Gaya visual brand minuman bisa memiliki gaya desain segar, retro, dan sederhana. Penting menerapkan cara yang efektif untuk mengatur brand minuman yang bisa merepresentasikan jenis bisnis, jenis minuman dan citra merek.
Bagi yang membutuhkan jasa desain logo, segera hubungi kami di jasalogo.id. Kunjungi juga laman instagram jasalogo.id disini.
- 5 easy steps to create the most inspired drink logo. (2024). tandobeverage. https://tandobeverage.com/drink-beverage-logos/ ↩︎
