Perbedaan Desain Logo Wordmark dan Lettermarks

0
(0)

Jika membicarakan perbedaan ikon logo yang digunakan setiap desain logo ini menunjukkan adanya perbedaan jenis logo dan tujuan brand. Ikon logo yang dipilih merupakan representasi identitas merek dan karakter brand, sehingga dipilih yang paling cocok termasuk apakah jenis logotype atau logo mark. Logo yang menggunakan nama bisnis dibagi kedalam dua jenis yaitu logo wordmark dan lettermarks, keduanya memiliki perbedaaan meski sama-sama merepresentasikan nama bisnis. 

Desain logo terkadang terlihat sederhana, namun sebenarnya bisa terdiri dari warna, bentuk, dan teks. Kombinasi elemen yang ada dalam desain logo dapat bervariasi, terkadang kombinasinya bergantung pada jenis logo. Logo yang kompleks umumnya termasuk dalam jenis logo maskot dan logo kombinasi, sementara yang sederhana biasanya logo wordmark, lettermark dan pictorial logo.

Ketika ingin memilih jenis logo yang paling tepat untuk mencerminkan identitas merek, pilih yang cocok dengan citra dan karakter merek. Biasanya untuk desain logo yang menggunakan nama bisnis atau perusahaan ini akan mudah untuk dikenali dan diingat oleh audiens. Tampilan logonya pun lebih sederhana sehingga mudah untuk digunakan (Tenekedjieva, 2024)1.

Read More
jasa-desain-logo-satu-hari-jadi

ALASAN MEMILIH DESAIN LOGO NAMA MEREK

JIka dibandingkan dengan logo pictorial atau kombinasi yang memiliki simbol ikon yang unik, logo ini tampil lebih sederhana. Pemilihan logo yang hanya menggunakan nama merek dan bisnis ini dikarenakan beberapa alasan seperti:

Mudah Dibaca

Banyak desain logo yang menggunakan logo berupa tulisan nama merek karena efektif untuk dibaca. Audiens bisa lebih mudah tahu nama bisnis jika menggunakan logo wordmark. Sementara jika ingin mempresentasikan nama merek dengan lebih sederhana dan unik bisa menggunakan lettermarks. 

Dengan menggunakan jenis font yang mudah dibaca dan sederhana, jenis logo ini akan efektif untuk dikenali oleh audiens. Desain logo akan lebih efektif jika menggunakan lettermark dan wordmark jika ingin diingat nama bisnisnya karena nama merek mudah dibaca. Sebagian besar jenis logo ini akan memilih jenis font sederhana yang mudah dibaca serif, sans serif hingga display font yang sederhana.

Lebih Fleksibel dan Mudah Beradaptasi

Desain logo yang menggunakan nama merek berupa inisial atau nama lengkap ini biasanya memiliki tampilan sederhana dan bersih. Logo ini akan mudah untuk digunakan dalam berbagai ukuran dan jenis media karena bentuknya sederhana. Font yang mudah dibaca akan fleksibel untuk dibaca pada berbagai ukuran. 

Logo kombinasi yang rumit mungkin akan sulit beradaptasi jika logo akan ditempatkan pada desain grafis yang sibuk. Ikon logo inisial yang dibuat dari kombinasi huruf membentuk simbol sederhana juga fleksibel dalam penggunaannya. Bentuknya yang sederhana membantu logo yang berupa nama merek ini akan efektif untuk berbagai kebutuhan media sosial, desain iklan hingga desain kemasan. 

Merepresentasikan Nama Merek atau Perusahaan

Desain logo dapat merepresentasikan nama merek dan perusahaan dengan baik ketika menggunakan nama merek. Berbeda dengan logo pictorial yang hanya memiliki ikon gambar sehingga nama merek tidak tercermin dalam desain logo. Nama merek yang direpresentasikan dalam desain logo akan membantu membangun brand recognition dengan baik. 

Audiens akan lebih mudah mengenali nama bini atau perusahaan dari desain logonya. Meski logo wordmark atau logotype ini hanya menggunakan inisial, namun bisa membantu menjadi identitas nama merek yang kuat. Lihat bagaimana brand H&M dan YSL tetap populer dengan nama inisial tersebut meski orang banyak yang tidak tahu kepanjangan dari nama merek.

PERBEDAAAN LOGO WORDMARK DAN LETTERMARKS

Perbedaan keduanya cukup sederhana meski sama-sama menggunakan teks, terkadan bentuk logo wordmark terlihat lebih unik dan menarik dari lettermarks. Tampilan logo wordmarks terkadang terlihat seperti logo pictorial karena memiliki ikon logo yang berbentuk inisial huruf nama merek. 

Nama Merek

Logo Wordmark Menggunakan Inisial: Teks dalam logo wordmark hanya mengambil inisial nama merek untuk dijadikan logo. Biasanya karena nama merek memiliki nama yang panjang sehingga perlu disingkat. Inisial bisa berupa satu, dua atau lebih huruf yang dibuat untuk terlihat unik. 

Logo Lettermarks Menggunakan Nama Lengkap Brand: Sementara jenis logo ini menggunakan nama lengkap brand sehingga mudah diingat oleh audiens. Desain logo yang menggunakan nama lengkap akan lebih mudah untuk diingat oleh audiens. Nama merek akan mudah pula untuk dibaca.

Jenis Font

Wordmark: Desain logo yang menggunakan nama lengkap ini biasanya memiliki variasi font yang lebih beragam dan bervariasi. Tidak hanya menggunakan font bersih yang mudah dibaca seperti pada logo google atau samsung. Font untuk logo coca-cola misalnya yang menggunakan font script bersambung namun tetap mudah dibaca. Terkadang jenis font akan dibuat lebih menarik dengan dimodifikasi agar  tidak sama dengan font aslinya seperti untuk logo netflix. 

Lettermarks: Logo yang hanya mengambil inisial untuk dibentuk ikon yang sederhana dan menarik, biasanya menggunakan font sederhana. Inisial mungkin akan sulit dikenali jika menggunakan huruf yang terlalu rumit, sehingga seringkali menggunakan jenis font serif dan sans serif. Terkadang bentuk inisial dibuat seperti ikon logo yang unik dari bentuk geometris. 

Wordmark: Desain logo ini tidak memiliki ikon logo dan hanya menggunakan nama lengkap sebagai desain logo. Terkadang untuk membuat logo menarik, nama merek akan diberi bentuk geometris atau box seperti logo coca-cola dan logo marvel.

Lettermarks: Untuk jenis logo ini menggunakan ikon logo inisial nama merek, agar terlihat lebih menarik terkadang desain logo akan memodifikasi dengan unik. Desain logo ini terkadang memiliki ikon seperti simbol yang unik berkat kombinasi huruf dan bentuk geometris. 

5 DESAIN LOGO WORDMARK DAN LETTERMARKS

Perbedaan dari logo wordmark dan logo lettermarks ini terlihat jelas dari penggunaan nama merek sebagai nama lengkap dan nama inisial. Meski sama-sama merepresentasikan nama merek tetapi memiliki logo yang berbeda. Berikut beberapa contoh logonya:

Desain Logo Ferito dan Logo O-Moshi

Perbedaan Desain Logo Wordmark dan Lettermarks

Pada desain logo Ferito untuk bisnis fotografi tersebut menggunakan ikon logo lettermarks yang merupakan inisial nama merek. Inisial nama merek tersebut terlihat unik karena huruf F dan T terlihat menyatu tetapi masih terbaca dengan baik. Kombinasi huruf inisial dari font serif mudah dibaca dan bisa mencerminkan nama merek dengan baik.

Sementara untuk logo O-Moshi untuk brand fashion tersebut juga tampak sederhana dan mudah dibaca. Jenis font sans serif yang dipilih memiliki tampilan sederhana dan mudah untuk dibaca. Kombinasi huruf O dengan telapak kaki hewan tersebut membuat logo wordmark terlihat unik, meski hurufnya sederhana.  

Desain Logo Finatel dan Gemilang

Perbedaan Desain Logo Wordmark dan Lettermarks

Logo untuk perusahaan tersebut terlihat profesional dengan menggunakan warna biru yang cerah. Desain logo untuk Finatel merupakan jenis logo wordmark yang menggunakan nama lengkap sebagai logo. Font sans serif yang digunakan dalam logo Finatel membuat logo mudah dibaca, huruf F yang unik membuatnya logo tampil menarik meski hanya menggunakan nama merek. 

Sementara untuk logo inisial pada logo Gemilang memiliki ikon logo kombinasi dua huruf G yang dibentuk seperti bangunan gedung. Ikon logo berbentuk huruf yang seperti gambar gedung terlihat unik. 

Desain Logo Happy Moment Story dan Logo Flauroge

Logo nama merek yang menggunakan nama lengkap akan fokus memodifikasi huruf agar lebih menarik seperti pada logo tersebut. Desain logo flauroge yang menggunakan nama merek tersebut memiliki tampilan unik karena huruf G dimodifikasi dengan ikon bunga. Bentuk logo terlihat elegan, mudah dibaca dan unik meski hanya menggunakan teks nama lengkap merek. 

Sementara logo inisial untuk Happy Moment Story menggunakan ikon logo berupa inisial nama merek dari huruf H, M dan S. Inisial nama bisnis dibentuk kedalam bentuk geometri lingkaran sehingga terlihat unik. Ikon terlihat unik dan masih mudah terbaca karena bentuknya sederhana dan bersih. 

Desain Logo dr. Abea dan Logo Phi. Pho

Perbedaan Desain Logo Wordmark dan Lettermarks

Logo untuk brand skincare biasanya kerap menggunakan logo berupa nama lengkap merek sehingga mudah diidentifikasi oleh konsumen. Desain logo dr.Abea menggunakan font serif yang bersih dan unik. Dekorasi daun dan tetesan air cocok untuk merepresentasikan logo skincare dan membuat logo lebih menarik. 

Sementara untuk logo lettermarks untuk desain logo Phi. Pho menggabungkan dua huruf P menjadi ikon yang unik. Meski bentuk ikon unik berkat modifikasi menarik, tetapi huruf P masih terbaca dengan baik. 

KESIMPULAN 

Saat menciptakan desain identitas merek yang kuat, penting untuk memilih jenis logo yang tepat agar desain logo bisa merepresentasikan merek dengan baik. Pemilihan desain logo jenis yang menggunakan nama merek dan inisialnya karena efektif untuk mencerminkan nama merek dengan baik. Sebelum memilih jenis logo ini pastikan untuk memahami perbedaan dan kelebihan dari desain logo wordmark dan lettermarks. 

Bagi yang membutuhkan jasa desain logo, segera hubungi kami di jasalogo.id. Kunjungi juga laman instagram jasalogo.id disini.

  1. Tenekedjieva, Stefanija. (2024, May 22). The Different Types of Logos Explained. Manypixels. https://www.manypixels.co/blog/brand-design/types-of-logos#:~:text=Whereas%20in%20wordmarks%20you%20see,CNN%2C%20HP%2C%20and%20others. ↩︎

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.