Ketika membicarakan soal identitas merek, pasti yang langsung teringat adalah desain logo. Selain itu ada juga brand mark, yang untuk menciptakan brand mark ini perlu bnyak pertimabngan. Brand mark tidak sama dengan logo, ada perbedaan yang membuat brand mark dan logo berbeda meski sama-sama mencerminkan identitas merek.
Untuk membangun identitas merek yang kuat penting untuk memilih brand mark yang kuat. Brand mark akan digunakan pada berbagai konteks untuk mencerminkan merek dengan baik. Penting untuk memilih atau menciptakan brand mark yang unik dan mendefinisikan merek dengan baik.
APA ITU BRAND MARK?
Brand mark bukanlah desain logo melainkan elemen merek secara keseluruhan seperti simbol, mark atau gambar yang merepresentasikan merek dengan baik. Penggunaan brand mark akan memudahkan audiens untuk mengidentifikasi merek karena brand mark yang konsisten.

Biasanya band mark diciptakan berdasarkan identitas yang ingin dibangun oleh merek. Sehingga perlu ditentukan dengan bijak, agar elemennya mewakili merek dengan baik. Menurut Social Science Research network, sebanyak 65% orang lebih tertarik dengan visual, atau lebih mudah memahami sesuatu dalam bentuk visual1.
Untuk itu penting membangun kesadaran merek yang kuat melalui pemilihan visual yang menarik. Desain visual lebih efektif daripada teks untuk menarik minat audiens. Sehingga penting bagi suatu merek memiliki brand mark yang memiliki visual menarik.
Baca juga: Kombinasi Font dalam Desain Grafis sebagai Strategi Branding
PERBEDAAN BRAND MARK DENGAN LOGO
Meski sama desain visual yang mencerminkan identitas merek namun keduanya berbeda. Banyak orang sering salah paham jika brand mark adalah logo, tetapi tidak demikian. Keduanya adalah dua hall berbeda yang memiliki tujuan berbeda.
Desain logo umumnya memiliki visual yang terdiri dari teks dan gambar atau ikon yang mencerminkan nilai dan karakter merek. Sementara brand mark adalah salah satu jenis dari logo. Biasanya sebuah logo akan memiliki beberapa variasi logo yang akan digunakan untuk berbagai kebutuhan.
Logo yang diciptakan untuk mencerminkan karakter dan kesan yang ingin diciptakan oleh merek merupakan identitas visua yang kuat. Jika umumnya logo akan memiliki nama merek, ikon dan tagline, brand mark tidak sama. Brand mark ini hanya akan menggunakan imagery atau ikon gambar saja, tanpa teks.
CARA MENCIPTAKAN BRAND MARK
Untuk menciptakan brand mark yang akan digunakan sebagai elemen visual yang membantu untuk mengidentifikasi merek. Penciptaan brand mark mungkin akan sedikit rumit karena harus berdiri sendiri tanpa tambahan nama perusahaan atau merek. Untuk itu ikon gambar yang dipilih harus bisa mencerminkan identitas visual yang unik, timeless dan sesuai karakter merek.
Pastikan untuk mencerminkan Identitas Merek

Brand mark juga perlu untuk mencerminkan identitas merek dengan baik, pilih ikon gambar yang unik dan memiliki daya tarik visual. Namun tetap utamakan jika ikon gambar bisa mencerminkan identitas merek dengan baik. Pemilihan ikon gambar harus unik agar menjadi brand mark yang mudah diingat dan menarik perhatian.
Pilih gambar yang bisa mencerminkan identitas merek dengan baik, ikon untuk brand mark juga bisa menggunakan gambar yang mencerminkan produk. Misalnya bisnis produk makanan pizza menggunakan brand mark berupa ikon pizza sederhana. Brand mark ini akan efektif mencerminkan jenis produk dari bisnis, pastikan untuk memodifikasi bentuk ikon menjadi lebih unik.
Baca juga: Jenis Tipografi untuk Identitas Merek Berdasarkan Jenis Bisnis
Ciptakan Desain Brand Mark yang Konsisten
Brand mark juga bisa mengambil berbagai inspirasi terkait merek, karena dapat mempresentasikan merek dengan baik. PIlih ikon gambar yang bisa mencerminkan identitas merek dengan baik, sehingga akan konsisten. Jika ikon gambar tidak terkait dengan merek audiens akan bingung dengan makna dari brand mark tersebut.
Terkadang pemilihan ikon akan disesuaikan dengan nama merek untuk menciptakan konsistensi identitas merek. Misalnya jika nama merek seperti puma dengan brand mark ikon puma. Ikon gambar yang dijadikan brand mark cukup mewakili nama merek dengan baik, sehingga efektif untuk membangun konsistensi merek.
Pilih Brand Mark yang Mudah Dipahami dan Diingat
Ketika ingin membangun desain identitas visual penting untuk memilih brand mark yang unik tetapi juga mudah untuk diingat. Perhatikan brand mark logo terkenal seperti Twitter dan Apple yang memiliki brand mark sederhana. Bentuk brand mark yang sederhana cukup mudah diingat.
Audiens juga akan lebih mudah memahami pesan merek dengan penggunaan brand mark yang sederhana. Brand mark yang sederhana juga fleksibel untuk digunakan dalam berbagai skala dan ukuran. Berbagai brand mark dari merek terkenal memiliki bentuk unik dan sederhana karena akan lebih mudah untuk diingat.
Ciptakan Brand yang Timeless

Untuk membangun kesadaran yang kuat penting memilih brand mark yang unik dan timeless. Brand mark umumnya akan digunakan dalam waktu yang lama sehingga bisa membangun ingatan yang kuat pada audiens. Umumnya brand mark yang timeless akan memiliki bentuk sederhana sehingga tetap relevan meski waktu terus berjalan.
Untuk memastikan brand mark timeless, hindari memilih gaya visual yang sedang tren, pertahankan kesederhanaan bentuknya. Gunakan satu atau dua warna saja untuk brand mark agar tetap sederhana. Elemen-elemen yang timeless biasanya akan memiliki bentuk sederhana dan tidak memiliki elemen tren.
Baca juga: Tren Desain Grafis yang Timeless untuk Desain Tahan Lama
Pilih Brand Mark yang Membangun Ikatan Emosional dengan Audiens
Ikon brand mark yang digunakan memang harus mencerminkan identitas merek, tetapi penting juga memilih brand mark yang bisa membangun ikatan emosional dengan audiens. Hal ini bisa dilakukan dengan memilih brand mark yang mencerminkan identitas merek serta memiliki makna yang mendalam. Brand mark yang menggunakan simbol dengan makna mendalam bisa membangun ikatan emosional yang kuat.
Pemilihan brand mark tidak sekedar mengambil dari variasi desain logo, tetapi perlu mempertimbangkan penggunaannya. Jika ingin membangun ikatan yang kuat dengan audiens, menciptakan brand mark dalam desain logo perlu diperhatikan dengan baik. Memahami audiens dan melakukan riset tentang preferensi akan membantu dalam menciptakan brand mark yang unik.
Pastikan Ikon Fleksibel
Brand mark akan dijadikan penanda merek dalam semua media termasuk kemasan, media sosial, website, dan lainnya yang terkait dengan merek. Karena brand mark akan digunakan dalam berbagai media cetak dan digital, desainnya harus fleksibel. Media cetak tertentu bisa membuat brand mark terlihat kurang jelas seperti pada pakaian.
Pada ukuran kecil brand mark juga perlu fleksibel sehingga bisa terlihat jelas, jika bentuknya rumit dan ukuran kecil brand mark akan sulit untuk dikenali. Penting untuk membuat brand mark yang unik dan bisa fleksibel dalam berbagai penggunaan. Brand mark yang bertujuan membangun identitas merek yang kuat ini harus memiliki bentuk sederhana sehingga fleksibel untuk beragam penggunaan.
KESIMPULAN
Ketika menciptakan desain logo, brand mark akan dipilih dari salah satu variasi logo, umumnya berupa ikon atau pictorial logo. Pemilihan bentuk ikon gambar sebagai brand mark perlu memepertimbangkan beberapa hal. Penting untuk menyesuaikan pemilihan brand mark dengan identitas merek sehingga dapat mencerminkan merek dengan yang menarik.
Bagi yang membutuhkan jasa desain logo, segera hubungi kami di jasalogo.id. Kunjungi juga laman instagram jasalogo.id disini.
- Miller, Carla. (2024). What is a Brand Mark?. Tailor brands. https://www.tailorbrands.com/blog/brand-mark#:~:text=The%20Difference%20Between%20a%20Brand%20Mark%20and%20Logo&text=A%20logo%20is%20a%20symbol,shapes%20to%20incite%20certain%20feelings. ↩︎
