Perbedaan Desain Visual dan Desain Grafis

Dalam dunia desain ada istilah desain grafis dan desain visual, ini sering dipikir sama padahal tetap memiliki perbedaan meski sama menciptakan desain dengan tampilan visual yang menarik. Sederhananya desain grafis adalah bagian dari desain visual.

Desain visual ini menyangkut banyak aspek seperti desain produk, interior hingga grafis. Meskipun begitu masih banyak yang mengira keduanya sama. Keduanya memiliki konsep yang sedikit berbeda dalam proses penciptaan desain.

Desain visual cakupannya lebih luas karena menghasilkan beragam bentuk desain namun masih dengan tujuan mirip. Sementara desain desain grafis lebih fokus pada menciptakan identitas dan menyampaikan pesan.

Read More
jasa-desain-logo-satu-hari-jadi

Untuk lebih memahami perbedaan antara desain grafis dan visual yang sebenarnya berbeda, artikel ini akan menjelaskan perbedaan keduanya. Agar tidak ada lagi yang salah sangka dan menganggap keduanya sama.

Perbedaan Antara Desain Grafis Dan Visual

Desain grafis dan visual sama-sama menciptakan desain, sementara perbedaannya terletak pada fokus dan tujuan yang sedikit berbeda. Berikut beberapa perbedaannya:

DEFINISI

Desain grafis:

Desain ini merupakan proses menciptakan komunikasi visual untuk berbagai kepentingan dengan memanfaatkan elemen grafis. Biasanya menggunakan elemen seperti gambar, simbol, ikon, teks dan warna, yang diatur dengan menarik.

Desain grafis ini digunakan menghasilkan desain seperti desain logo, poster, konten sosial media hingga infografik. Hasil desain grafis terkadang digunakan untuk mempromosikan sesuatu, menyampaikan informasi dan membentuk identitas.

Desain Visual:

Untuk desain visual ini merupakan konsep komunikasi visual yang cakupannya luas, tidak hanya terbatas pada desain grafis saja. Cakupannya termasuk pada ilustrasi, kemasan, produk, fotografi hingga interior.

Desain visual mencakup berbagai aspek yang berhubungan dengan desain yang menciptakan termasuk desain grafis. Cakupannya yang luas membuat desain visual mempertimbangkan banyak hal sesuai dengan jenisnya.

FOKUS UTAMA

Desain Grafis: Desain grafis lebih berfokus pada penciptaan desain untuk komunikasi visual yang bisa menyampaikan pesan dengan efektif dan membangun identitas merek yang kuat. Desainer untuk desain grafis biasanya fokus untuk menciptakan materi visual yang efektif sesuai tujuannya. Termasuk untuk logo, poster, hingga konten sosial media.

Desain Visual: Sementara desain visual tidak hanya sebatas untuk fokus komunikasi atau branding merek. Desain ini juga memperhatikan desain estetika tampilan desainnya. Serta mencakup bagaimana cara elemen-elemen bisa berinteraksi dan terikat.

Desainer visual ini mencakup pekerjaan yang luas dalam berbagai konteks seperti seni rupa, desain produk, desain interior dan lainnya. Biasanya setiap jenis desain visual akan memiliki desainer sendiri yang terfokus menciptakan desain sesuai tujuan.

RUANG LINGKUP PEKERJAAN

Desain Grafis: Untuk ruang lingkup pekerjaan ini biasanya desainer bisa fokus melakukan satu pekerjaan desain sesuai kebutuhannya. Desainer biasanya bertugas membuat materi promosi, pemasaran, dan branding seperti logo, poster dan situs web.

Agar desainer lebih fokus mengembangkan bakat desainnya sebaiknya fokus mengambil satu jasa saja. Misalnya memberikan layanan khusus jasa untuk desain logo.

Desain Visual: Desain visual inj para desainer nisa bekerja sesuai bidang yang dikuasai. Ini karena cakupannya luas termasuk dari berbagai bidang desain yang berbeda. Desainer bisa bekerja mendesain sesuai dengan keahlian dan kualifikasi mereka.

Desainer bisa menciptakan desain produk, desain interior, desain web dan lain-lain. Termasuk juga berbagai proyek visual lainnya yang dalam penciptaannya menggunakan elemen grafis.

TUJUAN KOMUNIKASI

Desain Grafis: Sementara untuk tujuan dalam komunikasi, desain grafis memiliki tujuan untuk berkomunikasi dengan audiens yang sudah ditargetkan. Biasanya tujuan dari desain grafis lebih spesifik dan terkait dengan pemasaran produk atau layanan. Selain itu, biasanya tujuan desain grafis juga untuk membangun branding dan kesadaran merek.

Desain Visual: Dalam desain visual biasanya juga memiliki tujuan untuk berkomunikasi, tetapi yang utama adalah tujuan tampilan visual yang artistik. Ini berfokus pada penciptaan pengalaman visual dan ekspresi artistik yang bisa menyampaikan pesan melalui tampilan visual.

INTERAKSI DENGAN PENGGUNA

Desain Grafis: Desain ini kerap berfokus menciptakan hubungan dengan pengguna. Ini dilakukan dengan melibatkan interaksi langsung untuk melihat tanggapan penggunaan ketika melakukan promosi atau pemasaran. Melibatkan interaksi untuk pengguna ini berguna untuk menyesuaikan desain sesuai dengan preferensi mereka.

Desain Visual: Sementara untuk desain visual biasanya tidak selalu bisa berinteraksi langsung dengan para pengguna. Ini karena desain visual berfokus pada tampilan visual secara umum.

Setiap desain visual memiliki cara tersendiri untuk berkomunikasi dengan audiens, tetapi fokus utama desain visual adalah pada interaksi melalui tampilan visual.

CONTOH: Desain Poster Untuk Acara Musik

Desain Grafis:

Pada desain grafis ini biasanya berisi informasi terkait acara, seperti tanggal, lokasi, bintang utama dan lainnya. Selain itu desain grafis untuk brosur acara berfokus menciptakan tampilan desain yang menarik.

Perhatikan penggunaan elemen desain yang sesuai tema acara agar tercipta keterkaitan, penggunaan elemen identitas festival seperti logo festival, warna tema, dan gaya tulisan ini haruslah konsisten.

Desain grafis berfokus untuk menciptakan desain yang menyampaikan informasi secara efisien. Selain itu juga berfokus dalam penggunaan elemen yang mendukung branding acara seperti logo dan tema visual.

Desain Visual:

Ketika bekerja pada proyek yang sama desain visual memiliki fungsi dan tujuan yang kompleks, namun bertujuan untuk menciptakan suasana visual poster sesuai dengan tema acara. Desain visual memastikan penggunaan warna, ilustrasi, dan komposisi terlihat presisi dan menarik.

Lebih mudahnya desain visual pada poster berfokus pada tata letak elemen agar terlihat artistik dan unik. Untuk menciptakan visual yang menarik perhatian biasanya menggunakan foto artis pengisi acara. Sementara fokus desain ini untuk memastikan brosur memiliki daya tarik yang memikat.

KESIMPULAN

Memahami perbedaan keduanya akan membantu menyadari jika keduanya berbeda meski batasnya cukup tipis. Perbedaan keduanya dapat dilihat pada fokus yang sedikit berbeda, sementara tujuannya juga memiliki keterkaitan.

Bisa ditarik kesimpulan terkait perbedaan desain grafis dan visual, desain grafis berfokus pada penyampaian informasi dan membangun branding. Sementara visual lebih berfokus pada penciptaan desain yang menarik perhatian. Meskipun begitu keduanya memiliki keterkaitan yang berguna untuk penyampaian pesan dan memberikan

Bagi yang membutuhkan jasa desain logo, segera hubungi kami di jasalogo.id. Kunjungi laman instagram jasalogo.id disini.

Related posts