2 Tipe Desain Logo Bisnis Sepatu yang Stylish

Branding suatu bisnis akan dibuat tampil merepresentasikan jenis produk dan kesan seperti yang ingin diciptakan. Desain logo bisa tampak sederhana, mewah dan elegan sesuai citra dan kesan jenis bisnis atau produk. Untuk bisnis sepatu biasanya ada dua tipe style desain logo yaitu wordmark dan kombinasi. 

Desain logo bisnis sepatu seringkali Dika diperhatikan memiliki kemiripan dengan style brand fashion pakaian atau fashion sport. Tampilan brand fashion yang digunakan untuk aktivitas aktif luar ruangan seringkali memiliki logo sederhana dan tampak sportif. Beberapa brand sepatu dunia memiliki tampilan sederhana sehingga mudah membangun identitas merek yang kuat. 

CIRI DESAIN LOGO UNTUK BISNIS SEPATU

Selalu Perhatikan bagaimana tren dalam desain logo bisnis sepatu, sehingga dapat logo menarik dan relevan. Meski kebanyakan sederhana seperti logo fashion pada umumnya, tentunya ada perbedaan. Secara umum berikut ini beberapa ciri logo dari jenis bisnis tersebut:

Read More
jasa-desain-logo-satu-hari-jadi

Menggunakan Jenis Logo Kombinasi dan Wordmark

Diantara beberapa jenis logo, penggunaan gaya logo wordmark dan kombinasi cukup banyak ditemui dalam logo bisnis sepatu. Contohnya logo wordmark pada Converse dan Reebok yang menggunakan huruf sederhana dan mudah dibaca. Font sans serif yang dipilih pada logo converse cukup tebal sehingga mudah terbaca, sama halnya dengan font logo Reebok. 

Nama merek keduanya mudah diingat dan dibaca sehingga penggunaan logo wordmark akan memudahkan audiens mengingat nama merek. Meski terkadang keduanya memiliki ikon gambar yang bisa menggantikan nama merek, tapi teks nama lebih sering digunakan. Sama halnya Nike dan Adidas yang memiliki 

logo ikon abstrak tetapi juga masih sering menggunakan teks nama. Penggunaan ikon Nike cenderung sering digunakan, sementara logo Adidas dan Puma sering menggunakan versi kombinasi. Bentuk yang sederhana membuat versi manapun sudah teranam diingatan audiens. 

Memiliki Font Sederhana dan Mudah Dibaca

Seperti desain logo bisnis fashion pada umumnya, jika sepatu termasuk fashion maka style font yang dipilih akan sederhana. Penggunaan font sederhana seperti sans serif akan memudahkan teks nama merek mudah dibaca sehingga mudah diingat konsumen dan audiens. Font sans serif untuk brand sepatu kebanyakan menggunakan jenis font agak tebal dan bersih, terkadang memiliki sudut tajam. 

Font sederhana yang mudah dibaca akan membantu nama merek mudah dikenali dan diingat. Brand sepatu juga akan mudah membangun identitas yang kuat dan menciptakan kesan stylish. Gaya font untuk bisnis sepatu lebih sering tampil tegas dan tebal, tak jarang yang tampil italic sehingga berkesan lebih stylish dan trendy. 

Baca juga: 6 Rekomendasi Font untuk Logo Bisnis Makanan

Menggunakan Ikon Inisial Sederhana

Beberapa desain logo terkadang menggunakan ikon logo inisial sehingga menciptakan logo sederhana. Meskipun jarang penggunaan logo inisial seringkali efektif menggantikan logo kombinasi dan wordmark daripada jenis logo lainnya. Bentuk inisial sederhana juga memudahkan nama merek diingat dan dikenali, contohnya logo sepatu new balance. 

Huruf inisial N dan B memiliki gaya huruf tebal dan diberi efek garis-garis lancip sehingga tampil stylish. Kemudahan huruf inisial untuk dibaca akan membantu merepresentasikan nama merek dengan baik. Selain ikon gambar, penggunaan logo huruf inisial akan lebih mudah ditempel pada sepatu. 

Menggunakan Warna Hitam dan Putih

Sementara itu untuk warna yang kerap digunakan pada logo bisnis sepatu biasanya menggunakan warna netral seperti hitam dan putih. Warna hitam dan putih juga populer untuk brand sepatu dunia seperti Adidas, Nike dan Puma. Warna tersebut cocok dengan bentuk logo yang sederhana sehingga mudah terbaca dan fleksibel digunakan. 

Beberapa brand sepatu dunia juga ada yang berani tampil beda dengan menggunakan warna mencolok seperti logo Fila dengan kombinasi merah dan biru. Atau pada logo New Balance dengan warna merah terang. Namun penggunaan warna hitam dan putih nyatanya masih cukup populer karena menciptakan kesan brand yang stylish dan high-end. 

Logo Kombinasi Menggunakan Ikon Relevan dan Abstrak

2 Tipe Desain Logo Bisnis Sepatu yang Stylish

Untuk kebutuhan logo kombinasi ikon logo bisa mengambil berbagai inspirasi menarik. Beberapa yang menggunakan ikon relevan bisa menggunakan simbol gambar sepatu yang sederhana. Jenis gambar ini akan memudahkan jenis bisnis mudah dikenali dan membangun identitas yang kuat. 

Seringkali brand dunia menggunakan logo abstrak dari bentuk geometris maupun bentuk unik yang tidak memiliki makna. Bentuk ikon yang unik akan membuat merek mudah tampil beda dan unik. Sementara terkadang ada beberapa yang menggunakan gambar tertentu yang simbolis seperti logo hewan Puma, untuk mencerminkan kecepatan. 

Baca juga: 7 Desain Logo Menggunakan Ikon Hewan yang Unik

PERBEDAAN TIPE LOGO WORDMARK DAN  KOMBINASI UNTUK BISNIS SEPATU

Desain brand untuk bisnis sepatu terkenal dengan style desain sederhana agar efektif menciptakan efek stylish dan trendy. Gaya desain logo sederhana biasanya akan tercipta dari pemilihan style dan tipe logo yang sederhana. Kebanyakan logo bisnis sepatu akan menggunakan tipe logo wordmark dan kombinasi, dengan perbedaan berikut ini:

Untuk ikon logo yang digunakan pada keduanya akan menciptakan memiliki bentuk sederhana yang bisa merepresentasikan identitas merek. Ikon logo yang sederhana dan relevan akan menciptakan brand yang stylish. 

Kombinasi: Menggunakan Ikon Sepatu, Inisial dan Abstrak

Penggunaan ikon gambar untuk bisnis sepatu pada jenis logo kombinasi biasanya menggunakan ikon seperti ikon sepatu, inisial huruf dan ikon abstrak. Ikon gambar sepatu biasanya dikombinasikan dengan bentuk geometris sederhana sehingga lebih menarik. Sementara itu untuk ikon logo inisial huruf bisa dibentuk dengan unik atau juga dikombinasikan dengan geometris. 

Logo inisial dalam bisnis sepatu, biasanya akan menggunakan font tebal dengan tambahan tekstur atau efek tertentu, misalnya bentuk garis-garis. Banyak juga yang menggunakan bentuk abstrak berbentuk unik dan geometris kaku seperti logo Adidas. 

Ikon abstrak akan membuat logo kombinasi menjadi unik meski tidak langsung merepresentasikan makna tertentu. Tampilan bentuk abstrak lebih efektif merepresentasikan tampilan brand yang stylish. 

Wordmark: Fokus pada Huruf Nama merek, Terkadang diberi Ikon Sederhana. 

Jenis logo ini tidak memiliki bentuk ikon dan hanya menggunakan bentuk huruf yang dibuat lebih menarik. Misalnya pada logo Nike yang dibuat miring atau Vans yang huruf V dibuat lebih memanjang. Bentuk huruf yang diatur lebih menarik tetapi masih bisa dibaca akan efektif menciptakan kesan brand yang stylish. 

Terkadang dalam hurufnya ada yang diberi dekorasi gambar sederhana agar lebih unik seperti pada logo Converse yang menggunakan ikon bintang pada huruf O. Bentuk gambar bintang sederhana membuat logo wordmark terlihat lebih unik dan beda dari yang lain. Gaya huruf tebal sering digunakan untuk jenis logo wordmark sehingga mudah dibaca. 

FONT

Gaya desain logo sederhana juga didukung oleh penggunaan jenis font sederhana dan stylish. Font sederhana akan menciptakan logo bersih, stylish dan mudah dibaca, sehingga brand sepatu memiliki teks nama yang mudah diidentifikasi. Biasanya font sans serif yang paling sering digunakan karena tampil sederhana dan bersih. 

Kombinasi: Font Bersih dan Sederhana

Font logo kombinasi juga akan efektif menciptakan kesan brand yang sederhana dan menarik dengan font sederhana. Gaya huruf pada font kombinasi bisa menggunakan font bold maupun regular karena memiliki ikon. Kebanyakan gaya huruf font bisnis sepatu sering menggunakan bentuk huruf yang tajam dan tegas. 

Font sans serif yang tebal, sudut tajam dan tegas akan mereorganisasi brand sepatu stylish dan modern. Terkadang beberapa font ada yang menggunakan font sans serif bersih dengan sudut melengkung atau style bulat seperti font logo Puma dan Fila. Kedua font logo tersebut tampil lebih ramah dan beda, namun bisa menciptakan tampilan logo yang unik. 

Wordmark : Font Lebih Tebal dan Unik

Font logo wordmark yang hanya menggunakan teks nama merek saja ini juga fokus memilih font sederhana dan unik. Terkadang font akan sedikit dimodifikasi sehingga lebih unik dan menciptakan logo menarik. Gaya huruf yang tebal sering dipilih untuk jenis desain logo bisnis sepatu yang berkesan stylish dan trendy. 

Gaya font tebal akan menciptakan kesan tegas seperti pada logo Fila dan Vans, font dibuat memiliki satu huruf yang dimodifikasi. Jenis font tebal akan efektif untuk logo wordmark mudah dibaca dan diidentifikasi. Umumnya font wordmark akan tampil bersih sehingga mudah untuk dibaca meski pada ukuran kecil sebagai merek sepatu. 

Baca juga: Rekomendasi Penggunaan Font Bold untuk Desain Grafis

WARNA

2 Tipe Desain Logo Bisnis Sepatu yang Stylish

Untuk penggunaan warna yang paling banyak ditemui dalam logo sepatu biasanya terbagi kedalam dua jenis seperti:

Wordmark: Warna Hitam dan Putih Populer

Untuk jenis logo wordmark termasuk banyak menggunakan font warna sederhana seperti hitam dan putih sehingga mudah dibaca dan digunakan. Namun ada juga logo Fila yang menggunakan kombinasi warna cerah dan kontras sehingga tampil beda. 

Kombinasi: Berani Mengkombinasikan Warna Terang seperti Merah, Biru dan Emas

Sebenarnya warna hitam dan putih juga populer untuk logo kombinasi seperti logo Nike, Adidas dan Puma. Karena warna hitam dan putih akan menciptakan tampilan sederhana. Namun ada juga yang unik seperti logo New Balance yang menggunakan warna merah, terkadang ada yang menggunakan warna emas agar berkesan mewah. 

KESIMPULAN

Gaya desain logo untuk bisnis sepatu umumnya tampil sederhana, elegan dan stylish sehingga merepresentasikan brand dengan baik. Jenis logo bisnis sepatu identik dengan penggunaan jenis logo wordmark dan kombinasi yang sederhana. Teks nama merek menjadi fokus untuk desain brand sepatu sehingga efektif mencerminkan nama merek. 

Bagi yang membutuhkan jasa desain logo, segera hubungi kami di jasalogo.id. Kunjungi juga laman instagram jasalogo.id disini.