Tipografi Modern Membangun Visual Desain Logo Wordmark

Tipografi modern identik dengan gaya huruf sederhana, bersih, dan sering memiliki bentuk geometris. Gaya tipografi modern akan memudahkan nama brand dibaca dalam berbagai ukuran dan media, serta tampil konsisten. Tipografi modern yang digunakan dalam desain logo wordmark akan menciptakan fokus utama pada nama brand, gaya hurufnya juga menciptakan karakter.

Logo wordmark yang identik dengan tipografi saja ini memiliki desain minimalis yang fokus menonjolkan nama brand. Karakter dan kesan logo dibangun dari penggunaan gaya tipografi yang menarik. Pada banyak logo wordmark modern, penggunaan font modern yang sederhana banyak digunakan dan memberi kesan bersih.

Visual yang Tercipta dari Gaya Tipografi Modern

Umumnya gaya font modern banyak dikombinasikan dengan gaya visual yang bersih dan minimalis. Logo wordmark yang menggunakan tipografi modern membangun kesan minimalis dan tegas. Gaya huruf geometris yang tajam, bersih, dan kaku, akan membangun kesan profesional seperti pada beberapa logo berikut.

Read More
jasa-desain-logo-satu-hari-jadi

IMMP Engineering MEP

Font Modern Membangun Visual Desain Logo Wordmark

Logo ini menggunakan font sans serif yang memiliki gaya huruf tebal, dan geometris dengan warna gradasi biru. Tipografi modern yang tebal ini menciptakan kesan teknologis, tegas, dan profesional.

Bentuk gaya huruf kapital memiliki sudut tegas yang menggambarkan stabilitas dan kekuatan. Karakter yang tegas ini sesuai untuk bidang rekayasa dan teknik.

Efek gradasi biru juga menambah kesan modern dan dinamis pada gaya huruf yang sederhana. Gaya tipografi modern dengan warna biru akan mempertegas perusahaan yang bergerak dalam bidang yang mengutamakan inovasi.

SouJou – A Soul Journey

logo SouJou - A Soul Journey

Gaya tipografi dalam desain logo ini menampilkan kombinasi gaya huruf bulat dan lembut. Logo menggunakan font modern dengan sudut melengkung ini tampil lebih santai dan bersahabat. Gaya huruf yang bersih ini memiliki kombinasi warna hitam dan abu-abu yang kontras.

Font modern yang membulat memberi kesan hangat dan lebih humanis, gaya hurufnya akan membangun brand modern yang ramah dalam pelayanannya.

Gaya huruf kecil dan bentuk membulat menciptakan citra ramah dan tenang, sesuai dengan tagline yang memiliki makna perjalanan batin dan ketenangan jiwa.

Tampilan logo yang minimalis dan bersih dengan gaya huruf bulat menciptakan kesan modern yang lembut, bukan kaku.

Fash Jastip

Font Modern Membangun Visual Desain Logo Wordmark

Desain logo minimalis ini mengkombinasikan dua jenis font dengan gaya huruf yang kontras. Kombinasi font serif modern dan font sans serif menciptakan hirarki visual. Font serif memiliki gaya huruf tebal dan terlihat elegan, sementara font sans serif memiliki huruf tipis dan ukuran lebih kecil.

Gaya huruf serif pada “Fash” menggunakan serif ramping dengan kontras tebal-tipis. Tipografi serif tebal ini menciptakan visual logo elegan dan berkelas.

Untuk font sans serif tipis memiliki gaya huruf sederhana dan gaya huruf yang berjarak menciptakan visual yang bersih. Gaya huruf tipis ini kontras dengan tipografi utama serif, memberi visual yang kontras tetapi juga seimbang, sehingga terlihat modis.

Lans Photo

Logo Lans Photoo

Gaya tipografi modern pada logo ini menggunakan style font geometris yang kaku dan tebal. Warna hitam mendukung font tebal berkesan kuat dan tegas. Logo tampil dengan gaya huruf futuristik dengan perpotongan geometris. Gaya huruf bersambung namun geometris kaku menciptakan kesan modern, berani, dan digital.

Gaya huruf bersambung namun berjarak ini tidak mengganggu keterbacaan tipografi dengan huruf kapital yang tebal ini.

Kombinasi warna hitam dan font geometris menunjukkan brand yang identik dengan teknologi, inovasi, dan estetika visual.

Kekurangan Logo yang Mengandalkan Tipografi

Style logo wordmark memudahkan audiens untuk membaca dan mengingat nama brand, karena tidak memiliki distraksi visual. Audiens akan lebih mudah mengingat nama brand dan mengenalnya bahkan dalam ukuran kecil. Namun desain logo wordmark yang kebanyakan minimalis ini juga memiliki beberapa kekurangan seperti:

Kurang Ikonik

Dilihat dari segi visualnya logo wordmark akan tampil kurang menarik dan kurang ikonik dibandingkan logo yang memiliki ikon unik. Otak manusia lebih mudah mengingat gambar dibanding teks, sehingga logo wordmark akan sulit meninggalkan visual yang kuat.

Brand dengan ikon unik seperti apple dan nike bisa dikenal bahkan tanpa nama karena bentuknya yang ikonik. Logo yang hanya memiliki tipografi akan butuh waktu lama untuk diingat audiens.

Ketergantungan Tinggi pada Pemilihan Font

Gaya huruf tidak unik, logo bisa terlihat generik atau mirip brand lainnya, terutama jika memilih font umum tanpa modifikasi yang unik. Penggunaan style logo wordmark bisa gagal karena menggunakan font standar atau terlalu umum tanpa adanya sentuhan khas. Ada sedikit kesalahan dalam pengaturan jarak antar huruf, ketebalan, dan bentuk dapat membuat logo terlihat kurang profesional.

Terbatas dengan Komunikasi Emosional

Memang setiap font dan gaya hurufnya dapat membangun karakter yang berbeda, tetapi jika hanya menggunakan tipografis sederhana, maka karakter akan kurang terlihat. Gaya tipografi sederhana pada logo minimalis tidak sekuat simbol dalam menyampaikan pesan atau nilai. Tanpa ikon loo mungkin terasa datar atau minim ekspresi, apalagi jika digunakan untuk konteks promosi yang mengandalkan story telling.

Kurang Fleksibel untuk Branding Turunan

Untuk strategi branding jangka panjang, biasanya membutuhkan versi turunan untuk sub-brand, produk baru, dan kampanye khusus. Logo tipografi sulit dikembangkan menjadi berbagai bentuk visual yang bervariasi karena hanya memiliki tipografi. Brand yang punya ikon bisa lebih mudah membuat adaptasi visual seperti ikon aplikasi, maskot, atau monogram.

Baca juga: Variasi Gaya Tipografi dalam Desain Logo Brand Olahraga

Brand yang Lebih Cocok dengan Wordmark Sederhana

Gaya visual logo wordmark yang sederhana akan lebih relevan digunakan pada brand modern yang premium. Untuk mrmbangun identitas yang kuat, wordmark akan cocok untuk brand seperti:

Brand dengan Nama yang Unik dan Kuat

Style logo wordmark yang minimalis dan fokus pada tipografi akan lebih relevan jika brand memiliki nama yang unik. Brand dengan nama yang unik dan meninggalkan kesan kuat, tidak butuh banyak dekorasi atau elemen berlebihan. Jika namanya pendek, khas, dan mudah diucapkan, logo teks sederhana akan tampil elegan dan mudah dikenal.

Brand Modern dan Minimalis

Tentu logo wordmark akan lebih relevan digunakan jika mengusung tema modern, minimalis, dan bersih. Tipografi modern dalam logo wordmark akan memberi kesan elegan, efisien, dan canggih.

Brand yang Berfokus pada Mode

Dalam dunia fashion dan lifestyle yang menonjolkan gaya dan kesan eksklusif, cocok menggunakan logo wordmark dengan tipografi modern yang minimalis. Gaya huruf serif atau sans serif akan menciptakan nuansa berkelas dan berkarakter.

Brand dengan Fokus Personal

Gaya logo wordmark cocok untuk membangun personal branding seperti pada logo fotografi, desainer, atau musisi. Brand yang memiliki nama seseorang sebagai pusat identitasnya cocok dengan tipografi modern pada logo wordmark dengan gaya visual minimalis.

Kesimpulan

Penggunaan tipografi modern dalam desain logo wordmark tersebut mampu membentuk identitas visual yang kuat. Bentuk huruf, jarak antar huruf, dan warna akan menjadi elemen visual yang mencerminkan nilai dan karakter logo wordmark sederhana. Berbagai gaya tipografi yang klasik, organik, elegan, hingga futuristik akan mrmbangun persepsi dan karkater berbeda pada setiap logo sederhana.

Cek portofolio kami di Instagram @jasalogoid, atau langsung hubungi kami via WhatsApp di 087784907560. Kamu juga bisa cek konten kreatif kami di TikTok @jasalogo.id.

Related posts