Panduan Menentukan Latar Belakang dalam Desain Grafis

0
(0)

Desain grafis diciptakan dengan memerhatikan dengan baik pemilihan elemen-elemen desain agar menciptakan desain yang efektif. Pemilihan elemen desain tidak bisa sembarangan ada banyak yang perlu dipertimbangkan termasuk ketika memilih latar belakang desain. Latar belakang yang dibutuhkan untuk setiap jenis desain grafis akan berbeda sehingga perlu dipilih dengan bijak.

Pemilihan latar belakang ini ada kaitannya dengan pesan dan tujuan dari desain, terkadang juga dipengaruhi oleh gaya desain. Latar belakang desain dapat memengaruhi keterbacaan, suasana, hingga kesan tertentu. Ada beberapa faktor yang memengaruhi pemilihan latar belakang seperti:

Gaya Visual yang Ingin Diciptakan 

Jenis gaya visual yang digunakan dalam desain dapat memengaruhi pemilihan latar belakang. Pada desain bertema modern biasanya akan memiliki latar belakang dengan warna netral atau tampilan yang lembut. Desain modern akan mengutamakan tampilan minimalis sehingga seringkali memilih warna netral seperti hitam, putih dan abu-abu. Berikut beberapa rekomendasi pemilihan warna latar berdasarkan gaya desain:

Read More
jasa-desain-logo-satu-hari-jadi

Desain modern: Pada desain era modern pilihan latar mengutamakan penggunaan satu warna saja, biasanya warna netral. Pemilihan warna netral dapat membantu dalam menciptakan tampilan sederhana dan bersih. Warna hitam, putih dan abu-abu menjadi pilihan warna favorit untuk desain modern.

Panduan Menentukan Latar Belakang dalam Desain Grafis

Desain vintage: Untuk desain bertema vintage latar belakang biasanya juga menggunakan warna netral, terkadang juga warna yang terlihat kusam. Latar belakang pada desain vintage seringkali menggunakan warna seperti krem, coklat hingga putih kusam. Latar desain vintage juga kerap ditambahkan efek visual agar terlihat menarik seperti efek grunge atau grainy.

Desain futuristik: Pemilihan warna latar belakang untuk desain bertema futuristik tau teknologi sering dikaitkan dengan teknologi masa depan. Warna biru elektrik, biru gelap dan hitam akan cocok untuk tema futuristik. Warna latar belakang tersebut dapat memberikan dimensi kedalaman visual yang menarik.

Baca juga: Latar Belakang dalam Desain Grafis: Definisi dan Jenisnya

Jenis Pesan yang Disampaikan

Memilih warna untuk background juga bisa mempertimbangkan kesesuaiannya dengan pesan yang ingin disampaikan. Desain yang memiliki konten tentang lingkungan sebaiknya menggunakan warna latar belakang berwarna hijau atau warna alam lainnya seperti biru laut atau warna-warni bunga. Terkadang latar belakang desain juga bisa menggunakan foto alam atau lingkungan.

Latar belakang netral juga kerap menjadi pilihan jika bingung menyesuaikan warna latar dengan pesan. Jika isi konten ingin menyampaikan peringatan warna mencolok seperti merah dan kuning akan cocok. Penggunaan warna latar belakang bisa memengaruhi emosi atau pesan yang ingin disampaikan dalam desain tersebut.

Konteks Penggunaan Desain

Beberapa jenis desain perlu latar belakang yang transparan karena desain grafis akan ditempelkan pada desain lainnya. Pilih latar belakang yang paling cocok dengan kebutuhan penggunaan desain. Biasanya untuk desain logo penggunaan warna netral seperti hitam dan putih cukup umum karena membuat logo terlihat jelas.

Warna latar belakang untuk desain logo dan poster berbeda, background poster dapat dikreasikan dengan kreatif sesuai dengan pesan poster. Sementara desain logo harus membuat ikon logo terlihat jelas dan mudah terbaca. Latar belakang yang dipilih sesuai dengan konteks akan memudahkan desain grafis efektif menyampaikan pesan dan informasi dengan baik. 

Tujuan yang Ingin Dicapai

Setiap jenis desain akan memiliki tujuan yang ingin dicapai, baik itu untuk menonjolkan pesan utama atau menciptakan suasana tertentu. Ketika ingin menonjolkan setiap pesan dalam desain dengan baik, warna latar belakang harus memiliki kontras dengan warna teks dan ikon gambar. Sementara jika ingin menciptakan suasana tertentu sesuaikan warna latar dengan gaya desain.

Jika desain bertema sederhana atau minimalis, latar belakang dengan efek visual seperti grunge atau tekstur tidak akan cocok. Pemilihan latar belakang yang sesuai tujuan akan efektif membuat desain grafis terlihat menarik. Pertimbangkan dengan baik dengan melihat berbagai inspirasi latar belakang pada berbagai variasi jenis desain. 

Baca juga: 4 Kombinasi Warna Putih untuk Desain Grafis

TIPS MEMILIH LATAR BELAKANG DESAIN GRAFIS

Memilih latar belakang untuk desain grafis tidak sekedar untuk menentukan warna desain tetapi juga memodifikasikannya dengan kreatif agar tidak monoton. Untuk memilih latar belakang yang tepat, perhatikan beberapa jenis latar belakang desain1 ini:

Warna Solid yang Kontras

Panduan Menentukan Latar Belakang dalam Desain Grafis

Memilih warna solid yang kontras antara latar belakang dan elemen visual akan menciptakan penekanan yang kuat untuk desain grafis. Warna yang kontras satu sama lain akan efektif menarik perhatian. Gunakan jenis warna yang bisa membuat elemen menclok dari latar belakang.

Warna solid dengan kontras yang tinggi contohnya adalah warna neon yang dikombinasikan dengan warna gelap. Kombinasi latar dan elemen dengan warna komplementer dan split komplementer akan terlihat kontras dengan menarik. Penggunaan warna kontras yang tinggi ini seringkali ditemui dalam desain website atau desain bertema futuristik.

Texture Background

Desain grafis juga banyak yang memiliki variasi latar belakang dengan dekorasi tekstur. Penggunaan tekstur dapat memberikan efek nyata dan kedalaman visual yang unik, tekstur yang digunakan juga beragam. Pada latar warna netral tambahkan efek tekstur seperti grunge, blur, kuas gradien dan lainnya. 

Tekstur bia memanfaatkan berbagai jenis tekstur digital maupun alami yang ada. Penggunaan latar belakang dengan efek tekstur dapat menciptakan dimensi yang unik. Efek tekstur harus digunakan sesuai kebutuhan desain agar tidak berlebihan dan membuat desain terlihat berantakan.

Latar Belakang Gradasi

Panduan Menentukan Latar Belakang dalam Desain Grafis

Selain memberikan tekstur dan menggunakan latar dengan warna solid, terkadang background bisa menggunakan warna gradasi. Kombinasi warna gradasi akan menciptakan ilusi yang menarik dalam desain. Daripada warna solid, warna gradasi akan menciptakan ilusi menarik dan tampil beda.

Penggunaan warna gradasi dengan latar belakang sering ditemui dalam desain poster, kemasan hingga desain konten media sosial. Jarang warna gradasi digunakan untuk desain logo, karena bisa mengurangi fokus pada ikon logo. BIasanya jika elemen-elemen desain sudah memiliki banyak warna, maka latar belakang gradien harus dihindari.

Baca juga: Jenis-Jenis Gradasi Warna yang Umum Digunakan

Gambar atau Foto Sesuai Tema Desain

Beberapa jenis desain grafis ada yang menggunakan latar belakang berupa foto atau gambar. Biasanya jenis desain yang menggunakan latar belakang foto berupa poster atau konten media sosial. Foto yang digunakan harus mencerminkan isi pesan dengan baik.

Agar elemen dan teks dalam desain terbaca dengan mudah, foto akan diberi efek filter tertentu. Biasanya foto akan dibuat untuk memiliki saturasi yang gelap sehingga teks mudah terbaca. Foto terkadang juga diberi lapisan latar belakang transparan agar menciptakan tampilan yang menarik.

Ilustrasi Sederhana

Pastikan untuk memilih latar belakang yang sesuai dengan kebutuhan pesan yang ingin disampaikan. Latar belakang desain yang unik akan membantu desain menarik perhatian audiens. Penggunaan latar belakang berupa gambar ilustrasi sederhana akan efektif untuk menarik perhatian audiens.

Latar belakang yang memiliki ilustrasi akan membuat desain lebih menarik, gambar ilustrasi harus sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan. Sebagai latar belakang gambar ilustrasi tidak boleh terlalu kompleks karena bisa membuat teks desain akan sulit untuk dibaca. Ilustrasi yang sederhana dan sesuai dengan isi konten akan efektif membantu menyampaikan pesan dengan baik.

KESIMPULAN

Ketika memilih warna latar belakang untuk desain grafis penting meemepertimbangkan jenis desain, gaya visual, isi konten hingga konteks penggunaannya. Latar belakang dapat memengaruhi tampilan visual desain, penting untuk memilih warnanya dengan bijak termasuk jika diberi tambahan dekorasi dan efek visual. Ragam variasi latar belakang juga ada banyak sehingga perlu dipilih dengan bijak.

Bagi yang membutuhkan jasa desain logo, segera hubungi kami di jasalogo.id. Kunjungi juga laman instagram jasalogo.id disini.

  1. Your ultimate guide to background design. (2024). Canva. https://www.canva.com/learn/background-design/ ↩︎

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.