Ketika menciptakan desain grafis yang membutuhkan beberapa warna seperti untuk desain poster, ilustrasi atau kemasan, penting untuk memilih warna dengan bijak. Warna-warna yang digunakan dalam desain grafis disebut palet warna, susunan warna dalam palet warna disesuaikan kebutuhan. Untuk menyusun dan memilih warna dalam sebuah palet warna terdapat beberapa tips yang perlu diperhatikan. 
Palet warna bisa berisi beberapa warna sesuai kebutuhan mulai dari dua hingga jumlah sesuai kebutuhan. Warna-warna palet warna dipilih sesuai dengan kebutuhan desain dan gaya desain yang ingin diciptakan. Susunan palet warna yang dipilih untuk sebuah desain perlu mempertimbangkan apakah warna yang dipilih terlihat harmonis.
Banyak atau sedikitnya warna dalam palet warna disesuaikan dengan kebutuhan dan jenis desain. Terlalu banyak palet warna mungkin membuat desain terlalu detail dan berantakan, sementara warna yang tidak harmonis akan memperburuk tampilan visual desain. Dalam memilih dan menyusun palet warna yang harmonis, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan agar desain tampak semakin menarik.
TIPS MENYUSUN PALET WARNA YANG HARMONIS
Warna-warna yang digunakan dalam desain grafis harus menciptakan tampilan menarik dan harmonis. Untuk itu penting memilih komposisi palet warna yang tepat agar desain grafis menarik perhatian. berikut beberapa tips dalam menyusun warna dalam palet warna desain:
Tentukan Warna Utama

Dalam sebuah palet warna, diantara warna-warna tersebut harus ada satu warna yang menjadi palet warna utama. Warna utama akan digunakan dalam desain dengan lebih dominan daripada warna lain. Untuk itu biasanya warna ini akan menggunakan warna yang mencerminkan pesan atau nilai yang ingin disampaikan dalam desain.
Warna utama terkadang juga menyesuaikan dengan gaya desain yang dipilih, terkadang gaya desain tertentu memiliki warna khas. Misalnya gaya retro akan identik dengan warna utama krem atau oranye. Pilih satu atau dua warna utama untuk digunakan dalam desain grafis yang mana kan menjadi fokus utama palet.
Warna lain dalam palet warna akan menyesuaikan dengan warna utama agar menciptakan tampilan harmonis. Umumnya warna utama digunakan paling dominan sehingga warnanya harus yang paling jelas. Terkadang warna utama juga dipilih berdasarkan tema desain.
Baca juga: 7 Kombinasi Warna untuk Desain Memiliki Tampilan Mewah
Tambahkan Warna Pendukung
Selain warna utama tambahkan warna pendukung yang akan tampil harmonis ketika disandingkan dengan warna utama. Warna pendukung biasanya tidak lebih mencolok dari warna utama karena agar memberikan warna utama tampilan yang lebih dominan. Dalam palet warna analog misalnya warna utama merah akan memiliki warna pendukung oranye atau kuning.
Warna pendukung sering juga memiliki saturasi yang lebih rendah atau pucat dari warna utama untuk menciptakan kesan harmonis. Terkadang warna pendukung juga cukup kontras dari warna utama untuk menciptakan perbedaan, tetapi tetap terlihat harmonis. Hindari memilih warna pendukung yang terlalu mencolok dan kontras dengan warna utama, misalnya warna utama merah dengan warna pendukung biru.
Tambahkan Warna Netral sebagai Base

Dalam sebuah palet warna yang terdiri dari beberapa warna ini akan membutuhkan warna netral untuk menciptakan keseimbangan visual. Warna-warna netral yang tenang akan memberikan tampilan desain grafis lebih tenang dan seimbang. Beberapa warna netral yang bisa dijadikan warna dasar dalam desain grafis seperti warna hitam, putih, abu-abu, atau krem.
Pada palet warna, warna netral sebagai warna dasar ini bisa dijadikan warna latar belakang atau warna garis outline elemen. Warna netral akan memberikan tampilan sebagai latar belakang, sementara itu sebagai garis luar akan memperjelas elemen desain. Pilih warna netral yang paling sesuai kebutuhan merek untuk dijadikan sebagai warna dasar.
Baca juga: Beragam Penggunaan Warna Netral untuk Desain Grafis
Perhatikan Kontras
Ketika memilih warna dalam palet warna perhatikan kontras antara warna-warna yang dipilih sehingga memiliki daya tarik visual. Pastikan antara warna utama, pendukung dan warna dasar memiliki kontras yang jelas. Hal ini membantu elemen-elemen desain terlihat jelas dan terbaca dengan baik ketika warna yang digunakan memiliki kontras yang cukup.
Hindari menggunakan warna-warna yang tidak memiliki kontras yang jelas atau memiliki saturasi rendah sebagai warna utama. Pastikan warna-warna yang dipilih tidak mirip agar bisa menciptakan kontras yang jelas. Desain grafis yang memiliki warna yang terlalu mirip akan tidak efektif dalam menyampaikan pesan.
Gunakan Roda Warna

Ketika memilih palet warna gunakan roda warna untuk memasangkan warna-warna dalam palet warna. Dengan roda warna desainer akan dengan mudah memasangkan warna yang terlihat harmonis dan yang berlawanan. Gunakan teori warna seperti split komplementer, analog, triadik dan lainnya untuk memilih palet warna.
Roda warna akan membantu dalam menciptakan kombinasi palet warna yang harmonis dan seimbang pada desain grafis. Pilih kombinasi warna yang tepat untuk menciptakan desain grafis yang menarik perhatian. Beberapa teori warna tersebut akan membantu mengkombinasikan beberapa warna untuk sebuah desain grafis.
Baca juga: Rekomendasi Kombinasi Warna Harmonis untuk Desain Grafis
Jangan Terlalu Banyak Warna
Ketika memilih palet warna, hindari untuk menggunakkan terlalu banyak warna karena bisa membuat desain berantakan. Sesuaikan jumlah warna dengan kompleksitas elemen desain grafis, jika desain tidak memiliki banyak elemen, gunakan beberapa warna saja. Umumnya palet warna terdiri dari 2-5 warna saja dalam palet warna.
KESIMPULAN
Dalam memilih warna untuk palet warna desain grafis ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar palet warna menciptakan tampilan yang harmonis. Palet warna harus terdiri dari beberapa warna yang cocok satu sama lain dan sesuai dengan pesan dan tema desain. Penting untuk memerhatikan beberapa tips dalam menyusun palet warna yang tepat agar desain grafis memiliki warna yang menarik perhatian.
Bagi yang membutuhkan jasa desain logo, segera hubungi kami di jasalogo.id. Kunjungi juga laman instagram jasalogo.id disini.












