Beberapa jenis desain grafis terkadang menggunakan banyak elemen karena menyampaikan informasi yang cukup kompleks. Desain grafis untuk materi pemasaran, dan infografis misalnya, desain ini melibatkan banyak elemen teks, gambar, grafis hingga warna. Desain grafis yang terlalu banyak elemen akan sulit dibaca, untuk itu penting untuk menyunting desain yang memiliki terlalu banyak elemen dan terlalu padat.
Penggunaan elemen-elemen desain yang berlebihan bisa membuat desain sulit dibaca dan dipahami oleh audiens. Audiens juga bisa kurang nyaman untuk membaca informasinya, karena kurangnya jarak yang cukup antar elemen. Alur atau urutan pembacaan informasi bisa tidak jelas.
Tampilan desain yang sesak, padat dan banyak elemen akan membuat audiens malas untuk membaca desain. Hal ini bisa memengaruhi efektivitas pesan dan informasi yang ingin disampaikan. Untuk desain yang terlalu padat harus disunting agar tidak terlalu padat dan bisa efektif menyampaikan pesan.
TIPS MENYUNTING DESAIN YANG TERLALU PADAT ELEMEN
Dalam menciptakan desain grafis yang memiliki informasi dan elemen yang kompleks, terkadang bisa membuat desain terlalu padat. Maka desain yang padat harus disunting agar terlihat rapi dan mudah untuk dipahami, perhatikan beberapa tips berikut ini:
Evaluasi Kebutuhan Informasi
Pertama lakukan evaluasi terlebih dahulu, untuk melihat kebutuhan informasi yang akan disampaikan dalam desain grafis. Pahami informasi apa saja yang harus disampaikan dalam desain tersebut, ini untuk melihat informasi yang kurang penting. Mungkin akan ada beberapa informasi kurang penting bisa dihilangkan agar informasi tidak terlalu padat.
Perhatikan dari semua elemen tersebut apakah semua elemen yang ada benar-benar penting dan dibutuhkan. Sekiranya ada beberapa yang bisa dihilangkan namun informasi tetap jelas. Hal ini agar desain tidak terlalu padat dan penuh dengan elemen.
Hilangkan beberapa elemen yang kurang penting, untuk memberikan ruang negatif dalam desain. Hilangkan juga informasi yang kurang penting dan mengganggu estetika dan komunikasi visualnya.
Prioritaskan Pesan Utama

Dalam desain yang terlalu padat, prioritaskan elemen yang membawa pesan utama dari elemen dekorasi. Pastika pesan utama memiliki ruang negatif yang cukup agar menjadi fokus utama audiens. Identifikasikan pesan dan tujuan utama desain, pastikan elemen-elemen yang mewakili pesan utama sudah tepat dan tidak berlebihan.
Elemen pada pesan utama harus memiliki penekanan atau kontras agar terlihat jelas dan menarik perhatian. Pastikan disekitar pesan utama tidak terdapat dekorasi yang kurang penting yang bisa mengganggu fokus utama. Utamakan elemen utama sebelum memilih elemen dekorasi yang kurang penting.
Hilangkan dekorasi kurang penting sehingga fokus utama langsung tertuju pada pesan utama. Pada desain yang padat elemen juga perlu memiliki hirarki visual yang jelas, untuk membedakan informasi yang paling penting.
Baca juga: Prinsip-prinsip dalam Menciptakan Hirarki Visual yang Efektif
Gunakan Ruang Kosong
Untuk menyunting desain yang padat agar efektif menyampaikan pesan, ciptakan ruang kosong yang cukup. Hilangkan elemen-elemen yang kurang penting untuk menciptakan jarak dan ruang kosong yang cukup. Desain yang terlalu padat dan kurang jarak, biasanya disebabkan oleh elemen yang terlalu banyak.
Prioritaskan elemen penting dan hilangkan yang kurang penting agar desain memiliki ruang negatif yang cukup. Jangan menempatkan elemen-elemen terlalu dekat atur jaraknya yang cukup, agar bisa memudahkan untuk membaca elemen. Atur jarak yang cukup dan hilangkan elemen yang kurang penting untuk meningkatkan keterbacaan dan tata letak yang bersih.
Atur Tata Letak Secara Strategis

Terkadang desain yang memiliki banyak elemen kurang memiliki tata letak strategis dan menarik. Atur kembali tata letak elemen setelah elemen-elemen yang kurang penting dihilangkan. Tempatkan elemen penting pada area strategis atas, tengah dan sebelah kanan, gunakan grid untuk mengetahui titik fokus yang strategis.
Tata letak elemen desain harus rapi dan terstruktur agar desain memiliki estetika. Susunan elemen yang rapi juga akan mudah dibaca dan dipahami informasinya. Tempatkan elemen-elemen yang terkait berdekatan namun pastikan memiliki jarak yang cukup.
Baca juga: Variasi Cara Mengatur Tata Letak Elemen Desain Grafis
Sederhanakan Tipografi
Desain yang terlalu padat dengan banyak elemen teks seringkali menggunakan banyak gaya tipografi. Jika desain menggunakan terlalu banyak jenis font berbeda, tampilan visualnya jadi kurang menarik. Terlalu banyak gaya tipografi berbeda akan membuat desain terlihat berantakan, ini dapat membingungkan audiens dalam memahami pesan.
Tidak hanya jenis font yang banyak variasi, terlalu banyak variasi ukuran dan gaya huruf juga bisa membuat teks dalam desain menjadi berantakan. Sederhanakan teks kedalam dua atau tiga jenis font dengan variasi ukuran yang bijak. Pastikan jenis font mudah dibaca dan memiliki jarak antar huruf, kata dan baris yang cukup.
Gunakan Warna dengan Bijak

Desain grafis juga bisa terlihat berantakan dan padat jika memiliki terlalu banyak variasi elemen warna. Meskipun desain yang kompleks membutuhkan beberapa variasi warna bukan berarti menggunakan warna yang terlalu banyak dan kontras yang tidak menaik. Pada desain yang kompleks dengan elemen visual, hindari menggunakan lebih dari lima warna.
Pilih palet warna yang menciptakan harmonis dan atur komposisi warnanya dengan seimbang. Fokuskan warna mencolok dan cerah pada elemen penting untuk menarik perhatian audiens. Hindari menggunakan warna gradient pada elemen dengan latar belakang yang penuh warna. Penggunaan warna netral dan minimalis akan membantu menyederhanakan tampilan visual serta memberikan tampilan yang bersih.
Baca juga: Tips Memilih Palet Warna yang Fleksibel untuk Desain Grafis
Perhatikan Detail
Untuk menyunting desain grafis yang terlalu padat elemen, jangan hanya menghilangkan elemen kurang penting tetapi juga perhatikan detail-detail kecil. Atur elemen desain yang sejajar, pastikan tipografi konsisten, dan elemen memiliki tampilan yang seragam. Perhatikan jarak antar elemen, untuk mendukung kesan yang estetis.
Terakhir, tetap perhatikan detail-detail kecil seperti ketepatan garis, konsistensi tipografi, dan keseragaman elemen desain lainnya. Detail-detail ini dapat membuat perbedaan dalam kesan keseluruhan desain.
Sederhanakan Pesan dengan Ilustrasi
Penggunaan elemen teks yang terlalu kompleks dalam desain bisa membuat desain menjadi kurang menarik dan terlalu padat. Audiens cenderung malas membaca desain yang hanya berisi teks yang panjang. Sederhanakan informasi teks yang panjang dan kompleks dalam bentuk gambar ilustrasi sederhana. Ilustrasi yang memiliki gerakan atau pose dan ekspresi tertentu akan efektif untuk menyampaikan pesan dengan menarik pada audiens.
KESIMPULAN
Desain grafis yang disusun dari berbagai elemen visual yang menarik, terkadang bisa terlalu padat jika informasinya terlalu kompleks. Desain yang terlalu padat dapat membuat audiens sulit untuk membaca dan memahami pesan yang ingin disampaikan. Untuk menyunting desain grafis yang terlalu padat, fokuskan untuk memprioritaskan pesan utama, keterbacaan dan estetika visualnya.
Bagi yang membutuhkan jasa desain logo, segera hubungi kami di jasalogo.id. Kunjungi juga laman instagram jasalogo.id disini.












