Skala Warna: Definisi dan Jenis Skala Warna

Dalam dunia desain warna berperan penting dalam menciptakan visual yang memikat. Warna dalam dunia desain memiliki beberapa skala, yang mana setiap skala warna ini digunakan sesuai kebutuhannya. Penggunaan skala warna disesuaikan dengan konteks desainnya, agar pemilihan skalanya tepat dan menghasilkan visual yang menarik.

Definisi

Skala warna ini mengacu pada rentang warna dapat digunakan dan diamati dalam suatu konteks seperti desain. Dalam dunia desain skala warna ini merujuk pada konteks penggunaan gambar seni, desain grafis, fotografi dan ilustrasi. Ada beberapa skala warna yang umum digunakan untuk berbagai kebutuhan dalam desain.

Skala Warna Definisi dan Jenis Skala Warna

Penggunaan skala warna tertentu biasanya dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti media cetak, kebutuhan, estetika, lukisan, dan lain-lain. Pemilihan skala warna peru mempertimbangkan seperti konteks penggunaan, tingkat kontras, tujuan komunikasi dan konsistensi. Misalnya untuk desain cetak disarankan penggunaan skala warna CMYK, sementara digital dengan RGB.

Read More

Hal tersebut menunjukkan bahwa pemilihan skala warna biasanya dipengaruhi kebutuhan dan hasil desain yang diharapkan. Untuk bisa mengetahui skala warna yang tepat untuk desain, penting mengetahui beberapa skala warna yang umum digunakan untuk desain. Artikel ini akan membahas beberapa skala warna yang umum digunakan yang bisa dijadikan pertimbangan dalam pemilihannya.

Baca juga: Warna yang Efektif untuk Menarik Perhatian pada Media Sosial

Beberapa Skala Warna yang Umum dalam Desain

Dalam merancang desain penting untuk memilih skala warna yang tepat agar desain memiliki tampilan visual warna yang menarik. Skala warna yang umum digunakan terkadang merupakan kombinasi warna primer dari sekunder atau warna tertentu. Berikut beberapa skala warna yang umum dalam desain:

Skala Warna RGB (Red, Green, Blue)

Skala warna ini adalah skala warna primer yang terdiri dari warna merah, hijau dan biru. Dalam gambar digital skala warna yang paling sesuai untuk menampilkan gambar pada layar digital. Gambar digital yang dihasilkan dari skala warna RGB akan menghasilkan tampilan visual yang menarik.

Skala Warna: Definisi dan Jenis Skala Warna

Tiga warna dalam skala ini akan menghasilkan warna dengan spektrum yang luas sehingga tampilan akan cocok dengan layar digital. Ketika ketiga warna dicampurkan dengan maksimal maka akan menghasilkan warna putih. Sementara nol intensitas dalam ketiga warna akan menghasilkan warna putih.

Pada skala warna ini banyak digunakan untuk berbagai konteks seperti pengeditan foto atau pembuatan desain grafis. Skala warna RGB ini juga digunakan untuk tampilan layar komputer, televisi dan perangkat digital lainnya.

Skala Warna CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Black)

JIka skala warna RGB digunakan untuk keperluan digital, sementara skala warna CMYK ini digunakan untuk penggunaan desain cetak. Biasanya desain grafis akan disimpan dalam skala warna CMYK untuk menghasilkan warna desain yang sama dengan versi digitalnya. Warna yang terdiri dari Cyan, Magenta, Yellow dan Black menghasilkan berbagai warna dalam pencetakan warna.

Skala Warna: Definisi dan Jenis Skala Warna

Campuran intensitas warna dari keempat warna ini dapat digunakan untuk mencetak gambar dan teks pada berbagai media. Ini termasuk media kertas, kanvas, kain hingga plastik. Kombinasi dari empat warna dasar ini berguna untuk menciptakan warna yang menarik dalam desain fisik.

Warna Cyan sendiri sebenarnya mewakili warna biru dan hijau, warna magenta untuk mewakili warna merah dan ungu, untuk yellow mewakili warna rentang kuning dan oranye. Sementara warna hitam dalam skala ini digunakan untuk memberikan kejelasan dan mendefinisikan bayangan dalam desain.

Skala Warna HSL/HSV (Hue, Saturation, Lightness/Value)

Dalam skala warna ini memisahkan tiga komponen yaitu hue atau nuansa, saturation atau kejenuhan, dan Lightness/value yaitu terang/nilai. Model warna ini dikembangkan untuk memudahkan desainer melakukan kontrol dan perubahan warna dengan menarik. Penggunaan skala warna ini pada konteks seperti desain grafis, pengeditan gambar dan pengaturan warna dalam berbagai konteks lainnya.

Hue atau nuansa ini merupakan warna yang terlihat yang dinyatakan dalam derajat pada roda warna. Misalnya 0 dan 360 mewakili warna merah, setiap warna dalam derajat tertentu akan mewakili warna tertentu.

Untuk saturation atau kejenuhan ini mengukur intensitas warna, jika nilai kejenuhan tinggi maka warna akan menciptakan warna yang lebih kaya atau tajam. Sementara jika intensitas warna atau kejenuhan rendah maka hasilnya warna akan pucat atau abu-abu. Sementara untuk Lightness/Value: Ini untuk melihat seberapa terang atau gelap suatu warna, untuk lightness/value ini memiliki kisaran dari 0% hitam hingga 100% putih.

Skala Warna Pantone

Untuk skala warna pantone ini digunakan untuk berbagai kebutuhan desain baik digital maupun percetakan. Skala warna ini menyediakan sistem yang mengidentifikasi warna standar yang bisa konsisten dalam penggunaan diseluruh industri. Skala warna pantone ini dbuat oleh perusahaan pantone.inc yang mana setiap warna memiliki nama atau kode numerik, hal inilah yang membuat warna pantone bisa konsisten pada seluruh industri.

Skala Warna: Definisi dan Jenis Skala Warna

Penggunaan warna pantone ini memungkinkan untuk menggunakan warna yang seragam pada semua industri, media dan desain. Beberapa ciri dari warna pantone seperti kode numerik, standar global, penggunaan yang konsisten, pilihan warna luas, dan banyak digunakan dalam desain produk dan merek.

Skala Warna RYB (Red, Yellow, Blue)

Penggunaan skala warna ini banyak digunakan untuk seni tradisional, terutama dalam melukis dan pencampuran cat. Sementara untuk kebutuhan digital skala warna RGB dan CMYK lebih umum digunakan.

Skala Warna RYB

Dalam konteks seni warna tiga warna utama dalam skala warna ini dianggap sebagai warna dasar. Pencampuran dua warna dasar dalam skala ini akan menghasilkan warna sekunder, sementara ketika ketiga warna dicampurkan akan menciptakan warna abu-abu tua atau coklat.

Skala Warna Grayscale

Skala warna Grayscale

Skala warna ini berfokus dalam tingkat warna keabuan dari hitam ke putih tanpa adanya warna lain. Penggunaan grayscale ini untuk memberikan efek artistik pada desain dan menciptakan kontras yang unik. Setiap warna abu-abu pada skala ini direpresentasikan dengan berbagai tingkat keabuan dan kehitaman. Dalam konteks pemrosesan warna atau fotografi, perubahan skala warna ke grayscale digunakan untuk mengurangi kompleksitas data.

Skala Warna Web-Safe

Untuk skala warna ini merupakan kumpulan warna yang dapat ditampilkan secara konsisten pada berbagai perangkat dan browser web. Skala warna web-safe terdiri dari beberapa kombinasi warna RGB, warna ini memastikan agar tampilan website memiliki warna yang seragam pada berbagai perangkat. Namun berkat kemajuan teknologi yang canggih sekarang sudah tidak perlu memerhatikan skala web-safe karena tampilan desain digital bisa seragam dan konsisten berkat teknologi.

Skala Warna Monokromatik, Analog, dan Komplementer

Untuk skala warna ini mengacu pada kombinasi warna dalam roda warna. Skala warna monokromatik hanya menggunakan satu warna, sementara warna komplementer adalah kombinasi dari warna yang berdekatan. Penggunaan skala warna in untuk menciptakan skema warna yang menarik. Untuk skala warna analog sendiri untuk menggunakan warna-warna yang saling berdekatan dalam roda warna.

Baca juga: Mengenal Skema Warna Dalam Desain

KESIMPULAN

Dalam merancang desain grafis, penting untuk desainer memahami skala warna, termasuk berbagai skala warna yang umum digunakan. Skala warna dapat memengaruhi hasil desain, karena setiap skala warna menggunakan warna berbeda. Ada skala warna yang cocok digunakan untuk kebutuhan digital dan juga untuk kebutuhan cetak.

Bagi yang membutuhkan jasa desain logo, segera hubungi kami di jasalogo.id. Kunjungi juga laman instagram jasalogo.id disini.

Related posts