Warna-warna dalam desain grafis dapat menciptakan kesan dan mood tertentu, yang mana pemilihan warnanya harus bijak. Untuk bisa menciptakan suasana sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan harus memilih kombinasi warna yang tepat. Penggunaan warna untuk desain grafis harus sesuai tujuan agar efektif menyampaikan pesan sesuai yang diinginkan.
Penting untuk desainer memahami dengan baik cara menggunakan warna yang sesuai dengan tujuan desain. Sehingga warna bisa tampil lebih menarik dan efektif menyampaikan pesan. Terdapat banyak untuk menggunakan warna dalam desain termasuk dengan memanfaatkan teori warna.
Unsur psikologi warna tidak boleh diabaikan jika akan memilih kombinasi warna yang tepat1. Warna dapat memengaruhi pandangan audiens terhadap desain, untuk makna yang dipilih harus sesuai dengan pesan. Sementara kombinasi beberapa warna juga bisa menciptakan suasana tertentu, sehingga perlu dipadukan dengan harmonis.
PENTINGNYA MEMILIH WARNA SESUAI TUJUAN DESAIN
Untuk memilih warna yang sesuai tujuan desain ada beberapa hal yang dapat memengaruhi pemilihan warna. Ada beberapa hal yang dipertiimbangkan agar warna sesuai dengan tujuan pesan yang ingin disampaikan. Berikut beberapa alasan mengapa memilih warna sesuai tujuan sangatlah penting;
Pesan yang Ingin Disampaikan Efektif
Setiap desain grafis memiliki pesan yang ingin disampaikan pada audiens. Tidak hanya menggunakan gambar grafis dan teks tetapi juga pemilihan warnanya. Memilih warna yang tidak tepat bisa membuat desain kurang efektif menyampaikan pesan.
Terkadang jika warna yang digunakan tidak sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan dalam desain, ini bisa menyebabkan kesalahpahaman. Misalnya desain memiliki tujuan untuk menggambarkan keceriaan tetapi warnanya malah warna gelap. Maka pesan yang disampaikan menjadi kurang efektif, karena pemilihan tidak disesuaikan dengan tujuan.
Jenis Industri – Membangun Identitas yang Kuat
Untuk desain identitas merek pemilihan warna juga perlu disesuaikan dengan jenis industri agar menciptakan mudah dikenali. Seringkali pemilihan ini akan membantu audiens mengenali desain grafis lebih cepat. Ketika melihat desain pemasaran berwarna pastel secara otomatis beberapa audiens pasti berfikir itu pemasaran untuk produk kecantikan atau fashion.
Berbeda lagi jika desain grafis yang terkait teknologi digital seperti smartphone, seringkali ditemui menggunakan warna gelap seperti hitam, abu-abu dan biru. Meskipun pemilihan warna bebas, menyesuaikan industri akan mempercepat pengenalan audiens. Termasuk dalam merek fashion era modern yang identik dengan penggunaan warna hitam karena menciptakan kesan berkelas.
Jelas pada Semua Media dan Platform
Warna dalam desain grafis juga perlu menyesuaikan dengan semua media dan platform yang digunakan. Jika desain akan digunakan untuk berbagai hal, pastikan untuk memilih warna yang bisa terlihat jelas dalam semua media. Terkadang warna desain grafis akan membutuhkan penyesuaian ketika akan digunakan pada media cetak.
Media cetak dan digital akan membutuhkan skala warna yang berbeda agar desain bisa terlihat jelas. Penting untuk memilih warna yang responsif dan fleksibel agar tampilannya konsisten dalam berbagai konteks. Selain itu warna terkadang juga bisa terlihat berbeda ketika dilihat dari perangkat mobile dan desktop. Untuk itu warna harus dipilih untuk menciptakan tampilan yang konsisten.
Baca juga: Tips Menggunakan Warna Pastel Untuk Desain Grafis
Mendukung Tampilan Sesuai Tema atau Konsep
Warna desain grafis yang dipilih sesuai tujuan juga akan berguna dalam menunjukkan tema atau konsep desain dengan baik. Pemilihan warna desain harus disesuaikan dengan tema atau konsep sehingga efektif menyampaikan pesan sesuai tujuan. Jika warna yang digunakan tidak sesuai tema ini akan efektif untuk menunjukkan tema desain.
Warna yang tidak sesuai tema atau konsep desain bisa membuat tampilan visualnya menjadi kurang menarik. Jika tema desain bertema alam maka warna hijau dan coklat akan identik, berbeda jika desain bertema horor, warna gelap dan merah akan mendominasi. Tema-tema desain sendiri cukup beragam sehingga penting untuk tahu ciri khas warna dari tema yang digunakan.
CONTOH PENGGUNAAN WARNA SESUAI TUJUAN
Berikut beberapa contoh penggunaan warna sesuai tujuan untuk menciptakan tampilan desain yang efektif2:
Untuk Menciptakan Keseimbangan

Ketika ingin memilih warna yang bisa menciptakan keseimbangan bisa menggunakan warna netral. Dalam suatu kombinasi warna, perlu untuk menciptakan keseimbangan visual dengan memilih warna yang tepat. Warna-warna cerah akan membutuhkan warna netral agar terlihat seimbang.
Warna netral yang bisa digunakan untuk menciptakan keseimbangan visual seperti warna hitam, putih, dan abu-abu. Berbeda lagi jika ingin menciptakan kombinasi desain yang seimbang. Jika bingung untuk memadukan warna yang harmonis, gunakan kombinasi dari warna netral, analog atau monokrom.
Menarik Perhatian
Jika desain grafis memiliki tujuan untuk menarik perhatian maka pilihlah warna yang terlihat mencolok. Warna-warna yang bisa menarik perhatian seperti warna gradien, warna cerah, warna neon dan warna komplementer. Kombinasikan warna mencolok tersebut dengan warna gelap atau netral untuk menciptakan desain yang menarik perhatian.
Penggunaan warna yang bisa menarik perhatian digunakan pada elemen penting untuk menciptakan fokus utama. Biasanya warna yang mencolok diterapkan untuk judul utama, informasi penting dan call to action. Terkadang pemilihan warna yang bertujuan untuk menarik perhatian disesuaikan dengan warna identitas merek dengan tingkat kecerahan yang paling tinggi.
Tampilan yang Segar

Jika desain grafis ingin menciptakan suasana yang menyegarkan seperti alam maka biasanya akan menggunakan warna yang identik dengan alam. Seringkali warna hijau dikaitkan dengan warna yang bisa memberikan kesan menyegarkan. Desain yang bertema musim panas dan alam akan memiliki warna-warna yang memberikan kesan menyegarkan.
Pada desain bertema musim panas, seringkali warna desain mengambil inspirasi warna tropical forest atau warna pantai. Kombinasi warna alam dan buah-buahan juga menciptakan tampilan yang menyegarkan seperti warna hijau, kuning, dan merah. Pilih kombinasi warna segar yang paling cocok dengan pesan yang ingin disampaikan dalam desain.
Baca juga: Warna Hijau: Makna dan Contoh Penggunaannya dalam Desain
Suasana Tenang

Terkadang ada juga desain grafis yang ingin menciptakan suasana yang tenang. Warna-warna yang bisa menciptakan suasana tenang cenderung memiliki tampilan yang pucat dan tidak mencolok. Gunakan warna biru laut atau hijau mudah untuk memberikan suasana yang tenang pada desain.
Agar kombinasinya tetap tenang, padukan dengan warna netral, warna netral tidak hanya berguna untuk menciptakan keseimbangan, tetapi juga menciptakan nuansa tenang. Warna pastel yang memiliki tampilan lembut dan pucat akan cocok untuk menciptakan nuansa yang diinginkan. Kombinasi warna biru dan hijau juga bisa memberikan nuansa yang tenang.
Ambisi dan Semangat
Untuk menciptakan desain grafis dengan semangat atau penuh ambisi bisa menggunakan warna merah. Terkadang kombinasi warna merah, oranye atau kuning juga menciptakan nuansa penuh semangat. Pilih kombinasi warna yang tepat untuk menciptakan nuansa semangat, hindari warna gelap atau abu-abu ketika ingin menciptakan desain penuh energi.
Ceria dan Ramah
Untuk desain grafis yang ingin menciptakan kesan ceria dan ramah melalui desain gunakan warna yang menciptakan kesan ceria dan bahagia. Warna seperti kuning dan oranye akan cocok untuk desain yang memberikan kesan ceria. Biasanya penggunaan warna-warna cerah akan otomatis menciptakan kesan bahagia dan ceria.
Kombinasi warna kuning dan oranye beserta varianya banyak ditemui dalam desain untuk anak-anak. Contohnya seperti sekolah anak, taman bermain, toko mainan hingga produk khusus anak. Pemilihan warna-warna yang bisa memberikan kesan ceria juga termasuk kombinasi warna gradien dan pastel.
Elegan dan Mewah
Warna-warna dalam desain juga kerap dikombinasikan untuk menciptakan desain grafis berkesan elegan dan mewah. Kombinasi warna mewah seringkali menggunakan warna netral, emas, silver, dan warna gelap. Contohnya warna merah gelap dan hitam bisa menciptakan kesan premium dalam desain. Warna hitam dan emas juga otomatis terlihat mewah, kombinasi seperti cocok untuk desain grafis yang bertema mewah.
Baca juga: Rekomendasi Kombinasi Warna yang Elegan pada Desain
KESIMPULAN
Penggunaan warna desain grafis harus sesuai tujuan sehingga bisa menyampaikan pesan dan menarik perhatian. Ada beberapa alasan mengapa penting untuk menyesuaikan tujuan desain dengan pemilihan warnanya. Setiap jenis desain akan memiliki warna yang berbeda karena menyampaikan suasana dan pesan yang berbeda. Penting untuk menentukan tujuan desain untuk apa agar memudahkan dalam pemilihan warnanya.
Bagi yang membutuhkan jasa desain logo, segera hubungi kami di jasalogo.id. Kunjungi juga laman instagram jasalogo.id disini.
- The Importance of Colour in Graphic Design. (2020, Nov 20). Gold Rabbit. https://goldrabbit.co.uk/the-importance-of-colour-in-graphic-design/#:~:text=Colour%20schemes%20are%20often%20used,harmony%2C%20balance%2C%20and%20consistency.
↩︎ - Cherry, Kendra. (2024, Feb 20). Color Psychology: Does It Affect How You Feel?. https://www.verywellmind.com/color-psychology-2795824
↩︎
