Penggunaan Tekstur dan Efek Visual dalam Desain

0
(0)

Tampilan desain grafis yang menarik melibatkan berbagai elemen-elemen desain dan efek visual yang menarik. Penggunaan elemen visual maupun efek visual tidak boleh berlebihan, termasuk penggunaan tekstur harus disesuaikan dengan kebutuhan atau tujuan. Dalam desain grafis ada saat dan waktu penggunaan yang tepat untuk tekstur dan efek visual agar memperindah tampilan visual.

Penggunaan tekstur dan efek visual dapat menyesuaikan dengan kebutuhan, gaya desain dan pesan yang ingin disampaikan. Umumnya penambahan tekstur dan efek visual dapat memberikan dimensi, visual yang semakin menarik dan tampilan yang artistik. Namun keduanya tidak selalu diperlukan dibutuhkan ada beberapa situasi dan jenis desain tertentu yang sering membutuhkan keduanya.

Tekstur dan efek visual juga tidak bisa sembarangan ditempatkan pada elemen, biasanya hanya elemen utama dan penting yang menggunakannya agar tidak berlebihan dan terlalu banyak. Terkadang penggunaan juga berdasarkan pada elemen gaya desain tertentu agar efektif mendukung tampilan desain. Untuk bisa menggunakan tekstur dan efek visual yang efektif dan menarik, ada beberapa waktu dan situasi yang tepat untuk penggunaan elemen tersebut. 

Read More
jasa-desain-logo-satu-hari-jadi

PENGGUNAAN TEKSTUR DAN EFEK VISUAL PADA SITUASI DAN TUJUAN TERTENTU

Dalam membuat desain grafis memiliki tampilan menarik harus didukung oleh penggunaan tekstur dan efek visual yang tepat dan bijak. Hal tersebut karena tidak semua jenis desain dan elemen desain membutuhkan efek visual maupun tekstur tambahan. Berikut beberapa situasi dimana penggunaan efek visual dan tekstur dalam desain yang cocok:

Membuat Tampilan yang Lebih Berdimensi

Penggunaan Tekstur dan Efek Visual dalam Desain

Penggunaan efek visual dan tekstur dalam desain dapat digunakan dalam menciptakan tampilan visual yang lebih berdimensi. Desain grafis bisa tampil lebih berdimensi pada desain sederhana dengan menambahkan tekstur atau efek visual. Misalnya penambahan efek bayangan pada teks judul akan membuat desain lebih berdimensi. 

Biasanya penggunaan tekstur dan efek visual banyak digunakan pada jenis desain seperti poster dan post untuk media sosial. Desain poster umumnya bisa lebih bebas dalam memberikan dimensi visual dengan efek visual dan tekstur yang unik. Penggunaan efek visual juga juga bisa memberikan kesan artistik pada poster. 

Tekstur dapat memberikan dimensi ketika digunakan sebagai latar belakang desain atau desain website. Desain yang memiliki dimensi kedalaman dan visual akan efektif menarik perhatian audiens. 

Baca juga: Contoh Penerapan Efek Bayangan Dan Emboss Dalam Desain

Menekankan Atmosfer atau Tema

Penggunaan efek visual dan tekstur pada desain grafis seringkali untuk memberikan penekanan pada elemen tertentu. Efek visual dapat digunakan untuk menekankan tema tertentu dalam desain. Dalam menekankan tema dan atmosfer tertentu efek visual dapat diterapkan pada elemen desain. 

Misalnya pada penggunaan tekstur kayu atau baru dapat menekankan desain dengan biasa alam. Sementara penggunaan efek visual seperti grunge dapat memberikan kesan retro dan vintage pada desain. Efek visual dan tekstur bisa digunakan dengan bijak untuk menekankan atmosfer dan tema tertentu. 

Menyampaikan Kesan Taktis atau Nyata

Kebanyakan tekstur dan efek visual dapat memberikan desain tampilan efek nyata. Desain grafis yang membutuhkan tampilan efek nyata untuk menekankan pesan, bisa menggunakan efek tiga dimensi dan bayangan. Ada juga efek emboss yang bisa menonton elemen kedalam dan keluar latar belakang. 

Sementara itu tekstur juga bisa menciptakan kesan nyata pada desain dengan menggunakannya pada latar atau elemen desain. Tekstur seperti kayu, kertas atau baru dapat memberikan kesan nyata pada desain. Penggunaan yang bijak dan sesuai tema desain akan membuat desain tampil lebih menarik dan berkesan autentik. 

Baca juga: Teknik dan Efek dalam Memvariasikan Teks dalam Desain Grafis

Membuat Kontras Visual

Efek visual dan tekstur juga bisa dimanfaatkan untuk menciptakan kontras visual. Penambahan efek visual dan tekstur tertentu dapat memberikan elemen tertentu tampil lebih mencolok. Keduanya bisa dimanfaatkan untuk menyoroti pesan atau informasi penting. 

Elemen desain yang memiliki tekstur dan efek visual tertentu akan terlihat lebih mencolok dari elemen lainnya. Adanya kontras visual akan memudahkan audiens untuk melihat perbedaan kepentingan elemen. Misalnya pada penggunaan tekstur halus dan kasar, akan menciptakan kontras. Sama halnya dengan kontras visual pada efek cahaya dan bayangan akan memberimu kedalaman visual dan kejelasan elemen. 

Menambahkan Kehangatan atau Sentuhan Personal

Penggunaan efek visual dan tekstur bisa digunakan pada desain grafis yang ingin memberikan kesan hangat dan personal. Pada desain yang kompleks, elemen visual dapat digunakan untuk membangun kesan yang unik. Untuk memberikan sentuhan hangat penggunaan tekstur organik seperti kayu, daun hingga batu. 

Kesan hangat dan personal bisa diciptakan dengan penggunaan efek visual cahaya. Desain yang memiliki tampilan artistik dan ekspresif bisa menggunakan efek visual dan tekstur untuk memberikan kesan hangat dan personal. 

Baca juga: 7 Kombinasi Warna untuk Desain Memiliki Tampilan Mewah

Membuat Fokus atau Sorotan

Umumnya situasi yang tepat untuk menambahkan efek visual dan tekstur pada desain grafis adalah untuk memberikan fokus dan sorotan. Tekstur dan efek visual yang tepat bisa membuat elemen penting terlihat menonjol dan mencolok. Ini akan efektif menyampaikan pesan dan menarik perhatian audiens. 

Efek visual bayangan atau gradasi warna bisa diterapkan untuk membuat judul menjadi fokus utama. Untuk menciptakan sorotan pastikan elemen desain lain yang kurang penting menggunakan tekstur atau efek visual. Selain untuk menyoroti teks judul, efek visual dan tekstur bisa digunakan untuk memberikan fokus pada call to action. 

KESIMPULAN

Dalam menciptakan desain ada beberapa efek visual dan tekstur yang bisa dimanfaatkan untuk membuat tampilan visual semakin menarik. Namun tidak semua desain membutuhkan dan cocok dengan pemberian efek visual dan tekstur. Ada beberapa situasi dan jenis desain tertentu yang mana penggunaan efek visual dan tekstur dibutuhkan. Dalam beberapa konteks kedua elemen ini dapat memberikan sorotan pada informasi penting. Selalu pertimbangkan konteks, tujuan dan pesan yang ingin disampaikan sebelum menggunakan efek visual dan tekstur. 

Bagi yang membutuhkan jasa desain logo, segera hubungi kami di jasalogo.id. Kunjungi juga laman instagram jasalogo.id disini.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Related posts