6 Aturan dalam Tipografi untuk Mencapai Efektivitas Pesan Desain

0
(0)

Tipografi dalam desain ini melibatkan jenis huruf, modifikasi huruf, jarak antar huruf, ketebalan hingga pengaturan tracking dan leading. Mengatur tata letak tulisan dalam suatu desain penting untuk mencapai peran komunikatif desain. Ada beberapa aturan dalam tipografi yang harus dipahami untuk menciptakan pesan yang efektif dalam desain.

Untuk memilih jenis huruf penting pula memerhatikan kebutuhan dan penggunaannya, jenisnya harus disesuaikan dengan tema desain. Agar efektif membantu desain semakin terlihat menarik gunakan jenis huruf unik. Mengatur tipografi dalam desain dapat memengaruhi efektivitas pesan dalam desain.

Artikel ini akan membahas beberapa aturan tipografi yang perlu diketahui jika ingin menggunakannya. Terutama dalam desain, tipografi harus lebih bervariasi dan unik agar desain tampak mencolok. Pelajari aturan-aturan atau teknik dalam tipografi yang sering digunakan dalam menyusun desain untuk menyampaikan pesan dengan efektif.

Read More
jasa-desain-logo-satu-hari-jadi

6 Aturan Tipografi untuk Kebutuhan Desain

Beberapa aturan ini bisa dijadikan acuan atau landasan dalam menyusun tulisan atau teks dalam sebuah desain. Hal ini agar desain bisa efektif menyampaikan pesan penting pada audiens. Berikut beberapa aturannya:

Berfokus memilih jenis Font yang Komunikatif

Gunakan jenis huruf yang sesuai dengan pesan komunikasi yang ingin disampaikan dalam desain. Hal ini karena setiap jenis font dapat menjadi alat yang efektif untuk mengkomunikasikan persepsi dan perasaan pada audiens. Setiap jenis dan gaya huruf dapat menghasilkan emosi atau kesan yang berbeda.

font yang minimalis

Penting untuk memilih jenis huruf yang sesuai dengan pesan dari desain, agar pemilihan tipografi efektif. Ketika ada kesatuan antara pesan desain dan jenis font yang digunakan, maka desain akan lebih efektif dan menarik. Jenis font tertentu dapat memberikan kesan santai atau ceria, ada yang kaku atau profesional dan ada pula yang memberikan kesan klasik.

Untuk memilih font yang bisa mendukung komunikasi pesan desain penting memilih jenis yang sesuai dengan tema atau konsep desain. Perhatikan bagaimana poster film berhasil memberikan nuansa tertentu dengan menggunakan pilihan font yang tepat.

Perhatikan Tracking dalam Desain

Tracking dalam tipografi adalah jarak antar huruf, kata dan kalimat yang diatur tata letaknya agar memudahkan keterbacaan. Penting untuk memerhatikan tracking ini agar teks dalam desain bisa menyampaikan pesan pada audiens. Ketika jarak antar huruf diatur dengan baik dan memerhatikan ruang negatif akan memudahkan audiens membaca teks.

Aturan dalam Tipografi untuk tracking

Pengaturan tracking ini juga memudahkan untuk audiens melihat tulisan dengan jelas. Jarak antar huruf harus diatur sesuai kebutuhan baik berdekatan atau lebih lebar. Tidak hanya mengatur antar huruf, penting juga untuk mengatur tracking antar kata dan kalimat. Pada teks yang panjang ini berguna untuk memudahkan keterbacaan tulisan.

Tidak ada ketentuan khusus berapa jarak antar huruf atau kata, biasanya disesuaikan untuk kebutuhan dan estetikanya. Misalnya pada tagline di bawah logo terkadang jaraknya agak berjauhan.

Baca juga: Elemen Desain untuk Menyoroti Informasi Penting

Menciptakan Hirarki Visual atau Informasi

Dalam aturan tipografi penting untuk memastikan adanya hirarki visual agar desain bisa dengan mudah menonjolkan informasi penting. Hirarki informasi dapat diciptakan dengan mengatur tata letak teks, ukuran, ketebalan, jenis huruf, dan warna. Susunan teks dari yang paling penting dan seterusnya harus disusun dengan tepat.

6 Aturan dalam Tipografi untuk Mencapai Efektivitas Pesan Desain

Tentukan tingkat kepentingan informasi yang akan ditempatkan dalam desain, Susunan teks yang penting dengan lebih mencolok. Pastikan informasi utama bisa menarik perhatian mata audiens sejak pertama kali melihat. Penggunaan ukuran yang besar dapat menjadikan teks penting memiliki hirarki informasi.

Tempatkan teks yang berukuran besar pada tengah atau atas, yang kemudian diikuti ukuran teks pendukung dengan ukuran lebih kecil. Ketika ukuran teks berbeda-beda ini akan memudahkan audiens untuk fokus pada teks yang penting terlebih dahulu.

Atur Ruang Visual

Untuk desain yang membutuhkan teks yang panjang seperti brosur, flyer atau booklet, biasanya membutuhkan penataan yang rapi dan tampilan visual menarik. Hal ini karena untuk menarik pembaca membaca desain dengan banyak tulisan bukanlah hal yang mudah. Untuk itu penting mengatur setiap paragraf dan memanfaatkan ruang visual diantara paragraf untuk menarik perhatian.

Pemberian jarak antar paragraf akan memudahkan audiens dalam membaca informasi dalam desain. Ini membantu untuk memisahkan ide tulisan yang berbeda, setiap paragraf dalam desain akan memiliki ide yang berbeda. Karena desain tidak boleh memiliki tulisan terlalu panjang sehingga harus memaparkan ide pada setiap paragraf dengan padat dan efisien.

Untuk membuat tampilan visual paragraf semakin menarik, pada baris pertama tulisan akan dibuat menjorok kedalam agar terlihat lebih rapi. Atur juga jarak antar paragraf agar rapi dan memisahkan ide atau gagasan setiap paragraf.

Fokus Atur Ketebalan Teks

Dalam desain untuk mengatur tipografi ini juga termasuk ketebalan huruf yang digunakan. Ketebalan huruf terkadang juga bisa dipengaruhi jenis hurufnya atau bisa diatur sendiri ketebalannya. Untuk itu penting untuk menyesuaikan ketebalan teks sesuai kebutuhan agar bisa menciptakan fokus dan hirarki visual.

Misalnya dengan mengatur ketebalan dari tipis ke tebal, atau dari medium ke extra tebal. Perbandingan seperti ini akan menciptakan tampilan dan hirarki visual yang pas, bukan dari light ke medium, maka akan terlihat jauh berbeda.

Terapkan huruf yang tebal pada headline atau sub judul untuk menciptakan hirarki visual. Sementara tubuh teks seperti paragraf lebih tipis. Ini berguna untuk memudahkan audiens melihat judul terlebih dahulu. Penggunaan ketebalan tulisan yang berbeda akan meningkatkan keterbacaan tulisan atau informasi penting.

Perhatikan Kesenjangan Tulisan

Dalam upaya mengatur tipografi yang menarik dan bisa mengkomunikasikan pesan, penting juga untuk memastikan penggunaan kata. Hindari penggunaan kata berulang pada awal paragraf dengan paragraf sebelumnya. Pengulangan kata yang sama akan membuat desain terkesan membosankan dan tidak kreatif.

Tipografi yang komunikatif harus menggunakan kalimat yang jelas singkat dan padat. Jangan menggunakan kata yang sama terlalu sering terutama pada awal kalimat. Dalam menyampaikan desain yang komunikatif penting untuk memastikan setiap paragraf memiliki ide gagasan yang berbeda.

Baca juga: 7 Cara Meningkatkan Efektivitas Pesan Desain Konten Media Sosial

KESIMPULAN

Dalam dunia desain tipografi berperan penting untuk menyampaikan pesan melalui gaya tulisan yang menarik dan mudah dibaca. Ketika menggunakan teks dalam desain penting memerhatikan beberapa aturan atau cara menata tulisan agar menarik. Tulisan yang panjang bisa membosankan jika tidak bisa mengaturnya dengan baik. Untuk itu memahami beberapa aturan penting dalam tipografi agar menyampaikan pesan desain dengan efektif dan efisien.

Bagi yang membutuhkan jasa desain logo, segera hubungi kami di jasalogo.id. Kunjungi juga laman instagram jasalogo.id disini.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Related posts