Elemen-elemen visual yang digunakan dalam desain grafis memiliki peran dan tujuan masing-masing. Elemen visual dapat merepresentasikan pesan tertentu membuat desain tampil lebih menarik. Pada penggunaan frame dalam desain grafis biasanya dipilih untuk dekorasi atau agar lebih menarik.
Bingkai atau frame dalam desain grafis bisa digunakan untuk membingkai elemen lainnya seperti gambar atau teks. Frame bisa ditempatkan pada berbagai area dan ukuran sesuai kebutuhan, tidak hanya pada pinggiran halaman. Jenis-jenis frame pun bervariasi dan akan digunakan untuk kebutuhan jenis desain yang berbeda.
TUJUAN MENGGUNAKAN FRAME
Frame yang digunakan dalam desain memiliki banyak variasi dan jenis penggunaannya. Menggunakan frame biasanya mempertimbangkan juga jenis desain, tema desain dan pesan desain. Penggunaan frame dalam desain grafis biasanya karena beberapa alasan seperti:
Memisahkan Konten
Frame dalam desain bisa digunakan untuk memisahkan antara konten dengan jelas, sehingga konten tersusun dengan rapi. Dalam beberapa jenis desain terkadang memiliki banyak elemen dan teks sehingga perlu dipisahkan kontennya. Frame juga akan membantu untuk mengelompokkan elemen visual yang relevan.
Meningkatkan Daya Tarik Visual
Penambahan frame dapat pula meningkatkan daya tarik visual desain grafis. Frame yang ditambahkan dalam desain bisa membuat desain visual lebih menarik. Terkadang beberapa style frame memiliki dekorasi dan bentuk yang unik seperti ornamen dan pola. Untuk itu pemilihan jenis frame terkadang menyesuaikan tema dan tujuan desain agar menarik.
Membuat Elemen Lebih Rapi
Frame akan membantu pula menempatkan elemen dalam frame yang digunakan dengan rapi. Bentuk frame yang sederhana membantu elemen mudah digunakan ditempatkan dalam bingkai. Membingkai elemen akan membuat desain terlihat rapi terutama jika bentuknya abstrak atau rumit.
Menyoroti Pesan Penting atau Utama
Framing dalam desain juga kerap ditempatkan untuk membingkai judul utama atau pesan utama. Hal ini bertujuan agar pesan utama atau informasi menjadi sorotan utama dan mudah dibaca. Frame akan membantu pesan utama menjadi fokus utama pembaca karena bentuk frame yang unik. Biasanya hanya akan satu frame tersebut, sehingga langsung menarik perhatian.
Baca juga: Jenis-jenis Frame yang Digunakan untuk Desain Grafis
FRAME DALAM BERBAGAI JENIS DESAIN
Desain grafis dapat menggunakan frame untuk berbagai tujuan termasuk memperindah tampilan visual desain. Penggunaan frame untuk setiap jenis desain berbeda membutuhkan style yang berbeda. Berikut contoh penggunaan frame dalam desain grafis:
Desain Kemasan

Bingkai juga banyak digunakan dalam desain kemasan untuk menciptakan desain visual yang memikat dalam sekali lihat. Frame dalam kemasan juga biasanya sering digunakan untuk membingkai teks informasi penting. Biasanya pada desain kemasan kotak atau box penggunaan frame akan tampil rapi dan indah.
Pada desain kemasan box seringkali frame akan ditempat pada pinggir sebagai dekorasi. Pada desain tersebut garis frame terlihat elegan dan tipis, sehingga menciptakan kesan elegan pada desain. Frame dalam kemasan juga sering digunakan menyoroti informasi utama dan penting.
Desain Logo

Pada desain logo, bingkai juga sering digunakan untuk membingkai ikon logo agar terlihat lebih rapi dan proporsional. Bentuk geometris atau ornamen sering digunakan dalam desain logo. Biasanya ini menyesuaikan pesan, tujuan dan style yang ingin diciptakan dalam desain logo.
Desain logo dengan frame geometris sederhana akan memiliki tampilan bersih dan sederhana, seringkali ini karena ingin menciptakan bergaya modern. Sementara penggunaan bingkai ornamen dalam desain logo dapat mencerminkan kesan tradisional dan elegan. Frame yang di dekorasi ornamen bunga dan garis-garis melengkung terlihat indah dan menarik.
Baca juga: 7 Desain Logo Geometris Lingkaran Modern dan Minimalis
Konten

Frame dalam desain konten media sosial juga banyak digunakan agar konten menarik dan lebih rapi. Desain konten media sosial untuk kebutuhan promosi, sehingga elemen teks harus mudah dibaca. Biasanya pada desain konten elemen visual tidak banyak sehingga untuk meningkatkan daya tarik menggunakan frame.
Dalam desain konten media sosial, penting untuk menggunakan frame sehingga desain visual terlihat rapi. Terkadang style frame dalam desain konten akan digunakan sebagai template sehingga tampil menarik. Frame geometris biasanya cukup populer digunakan untuk desain konten terutama untuk tema modern.
Foto

Dalam desain konten atau poster, penggunaan frame tidak hanya digunakan untuk membingkai teks tetapi juga foto. Desain konten yang menggunakan gambar seseorang perlu menambahkan frame agar lebih mencolok. Frame akan memberikan penekanan pada gambar sehingga menjadi perhatian utama.
Bingkai yang digunakan untuk menyoroti gambar bisa berupa bentuk geometris sederhana dan menggunakan garis luar saja. Ada juga menggunakan efek bingkai polaroid untuk menciptakan kesan autentik.
Kartu Nama

Desain kartu nama juga banyak yang diberi frame yang sederhana seperti geometris untuk menyoroti informasi penting. Frame dalam desain kartu nama juga bisa digunakan pada foto jika menggunakan foto. Adanya frame pada desain kartu nama yang sederhana akan menciptakan tampilan yang lebih menarik.
Baca juga: 7 Ide Desain Kartu Nama dengan Style Unik
JENIS-JENIS FRAME
Berbicara soal penggunaan frame dalam desain grafis, juga melibatkan berbagai jenis-jenis frame yang ada. Variasi bingkai yang bisa digunakan dalam desain menyesuaikan tema desain. Berikut beberapa jenis yang populer:
Bentuk Geometris
Pada jenis desain yang sederhana atau bertema modern, penggunaan shapes geometris akan menciptakan tampilan yang sederhana. Bentuk geometris seperti lingkaran, persegi dan segitiga akan menciptakan tampilan yang sederhana dan minimalis. Frame geometris juga banyak digunakan untuk desain logo karena sederhana dan bersih.
Pola
Ada juga frame atau bingkai yang berbeda pola tertentu seperti geometris, bunga, atau abstrak yang digunakan pada pinggiran halaman. Jenis frame ini sering digunakan sebagai dekorasi pinggiran halaman dan sudut halaman. Frame yang berbentuk pola ini bisa menjadi dekorasi menarik dan disesuaikan dengan tema desain.
Ornamen
Frame dalam desain grafis juga dapat menggunakan style ornamen bunga atau garis-garis melengkung. Bentuk frame ornamen dalam desain grafis biasanya akan digunakan dalam tema desain tradisional atau mewah. Ornamen bunga dan garis bisa menciptakan kesan elegan pada desain logo, desain undangan maupun untuk jenis desain lainnya.
Efek Visual
Ada juga jenis frame berupa efek visual yang diciptakan di pinggir halaman atau foto. Efek visual yang populer seperti frame kamera lama dengan garis pinggir hitam. Efek visual yang diciptakan dari efek grunge juga banyak digunakan, biasanya untuk desain tema tradisional atau klasik.
KESIMPULAN
Frame merupakan elemen yang digunakan membingkai elemen atau halaman desain, yang bisa ditempatkan pinggiran halaman maupun tengah. Perbedaan penempatan frame dalam desain grafis akan memiliki tujuan berbeda, pada pinggiran akan menciptakan visual menarik. Sementara itu frame juga kerap digunakan untuk memisahkan konten dan menyoroti informasi penting.
Bagi yang membutuhkan jasa desain logo, segera hubungi kami di jasalogo.id. Kunjungi juga laman instagram jasalogo.id disini.
