Dalam dunia desain logo, setiap jenis industri akan memiliki beberapa ciri-ciri khas logo yang sering digunakan. Hal ini dipengaruhi kesesuaian industri dengan gaya logo tertentu dan efektivitas jenis logo untuk memperkenalkan merek. Termasuk dalam industri makanan akan memiliki ciri-ciri desain logo yang sering digunakan dalam industri ini.
Desain logo sebagai identitas merek akan dapat untuk menciptakan kesan tertentu, untuk itu penciptaan akan mempertimbangkan kesesuaian logo dengan merek. Logo harus bisa mencerminkan karakter, nilai dan terkadang jenis produk. Produk untuk makanan seringkali identik dengan warna-warna cerah.
Selain itu desain logo dalam industri makanan logo harus bisa mencerminkan jika itu merupakan merek makanan. Penggunaan ikon yang bisa mencerminkan jenis produk seringkali menjadi pilihan gara langsung dikenali oleh audiens. Tidak hanya ikon makanan, desain logo pada industri ini memiliki beberapa ciri-ciri elemen lainnya yang sering digunakan.
CIRI-CIRI ELEMEN DESAIN LOGO DALAM INDUSTRI MAKANAN
Dalam industri makanan desain logo berperan penting untuk mencerminkan jenis usaha dan produk agar logo mudah dikenali. Desain logo dalam industri makanan ini termasuk ke dalam logo makanan instan, cepat saji dan makanan mentah. Berikut beberapa ciri-ciri khas desain logo dalam industri makanan yang banyak ditemui dalam pasaran:
Elemen Kreatif dan Menarik
Desain logo untuk industri makanan biasanya lebih sering menggunakan elemen kreatif yang berani daripada desain logo untuk industri lainnya. Elemen dengan warna, bentuk dan gaya teks yang berani sering ditemui dalam industri makanan untuk menciptakan kesan berani, ekspresif dan menyenangkan. Elemen visual dengan warna cerah seperti merah, kuning, dan oranye banyak digunakan dalam industri makanan bahkan menjadi mainstream terkadang.
Warna cerah pada logo makanan digunakan untuk membuat ikon logo terlihat lebih hidup dan ramah. Selain warna cerah, gaya teks yang berani dan nyentrik sering ditemui dalam logo makanan seperti pada nama produk untuk merek makanan. Terkadang font dengan outline yang tebal sering jadi pilihan karena akan mudah dibaca dan memberikan kesan hangat.
Untuk bentuk ikon logonya adanya menggunakan jenis produk seperti gambar burger untuk logo burger king. Tidak hanya bentuk gambar makanan tetapi juga bahannya seperti gambar ayam atau sapi misalnya. Ikon logo dalam industri makanan cenderung dibuat yang bisa mencerminkan langsung jenis produk salah satunya juga menggunakan logo berupa nama merek.
Menggunakan Logo Karakter dan Logo Kombinasi

Desain logo pada industri ini juga sering menggunakan jenis logo kombinasi dan karakter. Penggunaan logo kombinasi yang terdiri dari gambar dan teks ini akan efektif dalam mencerminkan jenis produk. Ikon gambar dari logo kombinasi akan menggunakan jenis produk atau bahan yang digunakan.
Untuk logo karakter seringkali menjadi pilihan menarik dan unik untuk industri makanan. Karakternya bisa dibuat dari ilustrasi pendiri usaha, hewan, bahan dan atau karakter baru yang ekspresif. Logo dari karakter hewan sebagai bahan dari industri makanan, termasuk yang paling banyak digunakan.
Baca juga: Warna yang Diprediksi akan Populer pada Tahun 2024
Font yang Playful, Ramah dan Tebal

Untuk jenis font yang digunakan dalam desain logo industri makanan sering menggunakan font yang ramah dan tebal. Jenis font round sans serif dan serif sering dipilih untuk logo industri makanan karena memberikan kesan ramah dan mudah dibaca. Selain itu font dengan gaya playful akan cocok untuk merek makanan yang ingin menggambarkan keceriaan.
Font san serif yang bersih dengan sudut lembut atau bulat banyak dijadikan pilihan untuk membuat identitas merek mudah dikenali. Logo industri makanan tidak akan cocok dengan jenis huruf yang tajam atau memiliki tampilan huruf yang tipis. Penggunaan font san serif yang lembut dengan outline yang tebal sangat cocok untuk digunakan pada logo industri makanan.
Penggunaan Warna Cerah
Warna cerah menjadi salah satu ciri khas dari logo makanan, meski terkadang dipadukan dengan warna netral, warna cerah masih mendominasi. Dalam industri makanan penggunaan warna cerah dapat membuat logo terlihat mencolok dan menarik perhatian. Warna cerah yang sering digunakan seperti kuning, merah, dan oranye yang sering kali divariasikan tingkat kecerahan dan ketebalan.
Desain logo dengan warna cerah memungkinkan logo akan menarik perhatian audiens dengan lebih cepat. Selain warna itu, warna ungu dan coklat juga sering digunakan, biasanya warna logo akan disesuaikan jenis produk. Warna logo juga bisa menyesuaikan dengan pesan dan kesan yang ingin disampaikan oleh merek.
Baca juga: Makna Psikologi Jenis-Jenis Font untuk Kebutuhan Desain
Ikon yang Relevan dengan Industri

Logo dalam industri makanan kebanyakan menggunakan ikon logo berupa makanan untuk mencerminkan jenis makanan. Penggunaan ikon makanan sebagai logo akan membantu audiens mengenali jenis produk yang ditawarkan merek. Tidak harus makanan tetapi juga bisa berupa bahan seperti buah, sayuran, daging atau jenis hewan tertentu.
Gambar bahan atau jenis produk akan membuat desain logo mudah dikenali produk yang dihasilkan atau ditawarkan dari merek. Ikon logo bisa dibuat mendetail seperti gambar bakso atau berupa simbol ayam dan lain-lain. Pilih jenis ikon yang bisa mencerminkan produk dengan baik entah dari makanan atau bahan.
Sederhana dan Mudah Diingat
Beberapa jenis logo pada industri makanan juga dibuat dengan sederhana tidak terlalu mendetail, hal ini agar logo mudah digunakan dan dikenali bentuknya. Penggunaan ikon relevan dengan detail sederhana akan lebih mudah untuk dikenali daripada yang rumit dan mendetail. Logo dengan ikon sederhana misalnya nama merek dengan font playful akan efektif untuk diingat dan dikenali audiens.
Baca juga: Tips Memilih Ikon atau Simbol Logo yang Mencerminkan Merek
Menggugah Selera
Untuk desain logo industri makanan, desain yang menggugah selera juga sering digunakan sebagai logo yang efektif. Jika merek menggunakan ikon berupa gambar makanan, pastikan makanan terlihat menggugah selera. Tambahkan efek yang mendetail seperti kilauan, asap dan tekstur tertentu agar ikon gambar terlihat menggugah selera. Atur juga warna makanan pada detail logo agar terlihat makanan terlihat segar.
Mencerminkan Kualitas dan Nilai Merek
Desain logo untuk industri makanan juga mencerminkan kualitas dan nilai dari merek. Logo bisa dibuat untuk mencerminkan jenis makanan seperti organik, lokal, gourmet atau cepat saji. Desain logo makanan juga harus bisa mencerminkan hal-hal tersebut agar konsumen bisa membedakan jenis produk yang ditawarkan.
KESIMPULAN
Desain logo pada industri yang berbeda akan memiliki gaya dan ciri yang berbeda hal ini dipengaruhi oleh produk yang berbeda dan kesan yang berbeda. Termasuk pada industri makanan terdapat berbagai ciri-ciri logo yang identik seperti warna cerah, tipografi tebal, dan penggunaan ikon makanan. Desain logo industri makanan banyak menggunakan ikon jenis produk makanan dan nama merek untuk lebih mudah dikenali oleh audiens dan konsumen.
Bagi yang membutuhkan jasa desain logo, segera hubungi kami di jasalogo.id. Kunjungi juga laman instagram jasalogo.id disini.












