Tips Menciptakan Tema Klasik dalam Desain Grafis

Dari masa ke masa desain grafis terus mengalami perkembangan, biasanya perubahan desain grafis dipengaruhi oleh perubahan tren dan perkembangan teknologi. Dari desain klasik hingga desain dengan konsep futuristik atau modern. Untuk menciptakan desain grafis dengan konsep klasik perlu memperhatikan beberapa tips dan panduan penting.

Meskipun saat ini banyak desain grafis yang dipengaruhi oleh teknologi masih banyak yang sering menggunakan desain grafis klasik. Ditengah maraknya desain dengan konsep modern, menggunakan tema klasik akan memberikan angin segar pada dunia desain.

Jika desain grafis tema futuristik banyak menggunakan elemen sederhana dan minimalis, dengan warna cerah dan banyak pencahayaan. Sementara desain klasik cenderung menggunakan warna yang kalem, tipografi tumit, hingga penggunaan ornamen-ornamen yang unik.

Read More

Perlu diingat dalam membuat desain grafis harus memperhatikan keseimbangan tidak peduli sebanyak apa warna atau elemen yang digunakan, sama halnya dengan desain grafis klasik. Desain grafis bertema klasik cenderung tahan dalam waktu yang lama dan memiliki kesan elegan.

Artikel ini akan membahas bagaimana mengenai desain grafis klasik, mulai dari ciri-ciri hingga penggunaan elemen-elemen desain. Mengetahui ini akan membantu untuk menciptakan desain grafis yang elegan dan memiliki nilai estetika.

CIRI-CIRI DESAIN GRAFIS KLASIK

Desain grafis klasik memiliki beberapa ciri-ciri khas yang bila digunakan pada desain akan memberikan kesan klasik dan terkadang elegan. Ciri-cirinya termasuk pada warna, tipografi hingga elemen visual lainnya.

Sederhana dan Simetris

Desain klasik biasanya mencerminkan kesederhanaan, sementara untuk bentuk dan penataan elemennya simetris ini akan menciptakan desain yang sederhana dan elegan. Untuk membuat desain klasik biasanya menggunakan garis dan bentuk yang simetris satu sama lainnya dan menciptakan keseimbanga pada desain.

Desain klasik identik dengan keseimbangan dan harmonis dalam desain. Untuk menciptakan harmonis penting untuk mengatur tata letak bentuk, garis, simbol serta penggunaan warna yang sesuai.

Warna Netral dan Lebih Gelap

Desain grafis dengan tema klasik identik dengan penggunaan warna netral, kalem dan lebih gelap. Warna-warna ini akan menciptakan kesederhanaan dan kesan elegan. Biasanya menggunakan warna seperti putih, krem, abu-abu dan coklat, selain itu untuk warna gelap seperti merah tua, biru tua, dan hitam.


Selain itu terkadang desain klasik menggunakan warna emas untuk memberikan kesan elegan dan mewah ala desain klasik.

Detail Ornamen Klasik

Salah satu ciri dari desain grafis klasik adalah penggunaan detail ornamen yang rumit dan artistik. Detail rumit pada ornamen ini menjadikan desain klasik memiliki ciri khas yang unik tidak seperti desain modern yang sederhana.

Biasanya ornamen ini kerap digunakan sebagai pinggiran pada lembar desain. Ada banyak jenis ornamen yang memiliki motif berbeda-beda dapat memberikan kesan klasik dan elegan jika diterapkan pada desain.

Tipografi Elegan

Untuk tipografi yang digunakan pada desain klasik biasanya menggunakan jenis tipografi elegan dengan tambahan ornamen diujung huruf. Jenis tipografi yang digunakan biasanya font serif klasik atau script, ini akan memberikan tulisan nuansa elegan. Adanya tambahan ornamen pada ujung huruf pada tipografi klasik membantu menciptakan desain yang elegan.

PENGGUNAAN WARNA DALAM DESAIN KLASIK

  • Warna Netral sebagai Dasar
  • Warna Tua yang Berkelas
  • Penggunaan warna kontras

Warna Netral sebagai Dasar

Desain dengan tema klasik kerap menggunakan warna netral sebagai warna dasar, ini menciptakan kesan sederhana dan desain klasik yang elegan. Biasanya warna putih atau krem dijadikan warna latar belakang.

Penggunaan warna netral sebagai warna latar belakang memudahkan dalam mendesain dan mengatur elemen lainnya. Warna dasar yang bersih dan kalem akan membuat elemen visual lain lebih mudah ditonjolkan.

Warna Tua yang Berkelas

Desain klasik juga kerap menggunakan warna tua atau yang lebih gelap, untuk menggambarkan desain yang berkelas dan elegan. Warna tua yang sering digunakan seperti marun tua, biru tua, hijau zamrud dan lainnya. Penggunaan warna-warna ini akan memberikan nuansa yang mewah, penting untuk menghindari memilih warna terlalu cerah.

Kontras Warna yang Diatur

Untuk menciptakan kontras penting untuk mengatur warna yang tepat. Bisanya desain klasik banyak menggunakan warna yang lebih gelap, penting memberikan kontras warna untuk menonjolkan elemen desain tertentu agar desain tidak monoton.

PENGGUNAAN GARIS DAN BENTUK DALAM DESAIN KLASIK

  • Simetri dan Keseimbangan
  • Bentuk Geometris

Keseimbangan

Keseimbangan dalam desain klasik dapat dilakukan dengan mengatur tata letak elemen-elemen dengan simetris. Tidak hanya tata letak tetapi ukuran, bentuk, garis dan warna harus simetris untuk menciptakan desain yang elegan dan harmonis.

Bentuk Geometris

Desain klasik juga identik dengan penggunaan bentuk geometris yang sederhana, seperti lingkaran, persegi atau segitiga. Penggunaan bentuk geometris menunjukkan struktur yang klasik.

TIPOGRAFI DALAM DESAIN KLASIK

Desain klasik biasanya memiliki ciri tipografi seperti font serif klasik. Font ini biasanya digunakan pada judul atau teks yang memiliki informasi penting. Bertujuan untuk menonjolkan teks tersebut.

Selain itu pada desain klasik biasanya penting untuk mengatur spasi antar huruf dan kata. Ini akan membantu tulisan mudah dibaca dan dipahami tanpa mengurangi nilai estetika dan keanggunan desain klasik.

PEMILIHAN BENTUK DALAM DESAIN KLASIK

Ornamen dan Bentuk

Dalam desain klasik bentuk-bentuk dan elemen yang digunakan memiliki detail artistik yang rumit. Tambahan ornamen rumit dan unik akan memberikan nilai tambah pada tampilan visual desain.

Biasanya ornamen pada desain klasik menggabungkan banyak bentuk dan garis-garis, yang dapat menciptakan keanggunan. Bentuk yang kerap digunakan seperti bunga, daun, garis atau ornamen klasik lainnya. Bentuk ini dapat digunakan untuk sebagai elemen untuk dekorasi.

Kesederhanaan

Namun meskipun menggunakan ornamen dengan detail ya nggak rumit, pastikan tidak berlebihan. Penggunaan ornamen terlalu berlebihan akan membuat desain dipahami dan menghilangkan elegan yang diciptakan dari kesederhanaan desain klasik.

KESIMPULAN

Desain grafis dengan tema klasik memiliki keindahan tersendiri meskipun sederhana. Untuk menerapkan desain klasik penting untuk memahami ciri dan detail dalam desain klasik. Dengan memilih warna, garis, bentuk dan tipografi dengan bijak sesuai kebutuhan desain, ini akan menciptakan desain grafis tema klasik yang elegan.

Bagi yang membutuhkan jasa desain logo, segera hubungi kami di jasalogo.id dan dapatkan tawaran promo menarik.

Related posts