Era modern dan teknologi yang semakin canggih ini media sosial semakin menjadi tempat favorit semua orang untuk membangun branding personal dan bisnis dengan konten menarik. Untuk bisa membangun konten media sosial yang efektif, desain konten harus menarik dan menonjol. Dalam menciptakan desain konten yang menarik untuk media sosial, seringkali terjadi beberapa kesalahan umum yang sering terjadi.
Media sosial dapat dimanfaatkan untuk membangun branding personal dan bisnis untuk membangun kehadiran online yang kuat. Merek akan semakin dikenal dengan aktif mengunggah konten menarik dan relevan. Hampir semua orang rasanya pasti memiliki media sosial, maka dari itu media sosial bisa menjadi alat efektif untuk mengenalkan bisnis atau merek.
Konten media sosial juga bisa menjangkau audiens yang lebih luas dengan mudah termasuk yang luar negeri. Media sosial juga bisa memiliki fitur untuk merekomendasikan konten atau postingan sesuai dengan minat dan preferensi audiens. Namun ketika menciptakan desain konten media sosial sering juga terjadi kesalahan karena tidak diperhatikan dengan seksama.
KESALAHAN KESALAHAN UMUM DALAM DESAIN KONTEN MEDIA SOSIAL
Dalam menciptakan desain konten media sosial yang menarik, penting untuk menghindari kesalahan-kesalahan umum yang sering terjadi agar konten efektif. Kesalahan dalam menciptakan desain konten bisa membuat desain kurang efektif dalam menyampaikan pesan. Berikut beberapa kesalahan umum yang perlu dihindari agar desain konten media sosial efektif:
Tidak Menyesuaikan Ukuran

Perlu dipahami jika media sosial ada banyak sekali ragam dan jenis kontennya, sehingga setiap media sosial akan memiliki ukuran yang berbeda. Bahkan terkadang dalam sebuah media sosial akan memiliki beberapa jenis konten dengan ukuran berbeda-beda. Hal ini menyebabkan seringkali terjadi kesalahan ukuran konten yang tidak sesuai.
Jika ukuran konten tidak sesuai dengan format media sosial, ini bisa membuat konten terpotong sehingga tidak bisa tersampaikan dengan baik. Untuk itu ketika menciptakan desain konten media sosial, sesuaikan ukurannya dengan media sosial yang dituju. Konten media sosial untuk postingan dan konten story akan memiliki ukuran yang berbeda.
Selain konten untuk media sosial instagram akan memiliki ukuran yang berbeda untuk konten facebook sehingga perlu penyesuaian. Jika ukuran tidak disesuaikan jenis konten dan platformnya, gambar desain bisa terpotong atau tidak terlihat proporsional.
Baca juga: Tips Menciptakan Headline Konten Merek yang Menarik
Tidak Memperhatikan Konsistensi Branding
Sering juga ditemui dalam konten media sosial yang tidak memerhatikan konsistensi branding. Konten untuk media sosial yang terkait dengan merek harus memiliki desain yang konsisten dengan elemen identitas merek. Gunakan elemen identitas merek seperti warna, tipografi, logo dan elemen visual lainnya untuk menciptakan konsistensi visual.
Hal tersebut penting terutama untuk konten yang bertujuan membangun branding dan kesadaran merek secara online. Gunakan elemen identitas merek pada setiap konten merek yang diunggah pada media sosial.
Terkadang merek memiliki template tersendiri yang digunakan sebagai desain konten yang memiliki konsistensi visual. Desain konten seperti ini akan memudahkan audiens mengidentifikasi merek dan menciptakan kesan profesional merek.
Terlalu Banyak Teks

Desain grafis untuk konten media sosial merek seringkali menggunakan terlalu banyak elemen. Elemen-elemen visual yang digunakan biasanya untuk menyampaikan pesan dengan teks yang menarik. Tetapi jika sebuah desain terlalu banyak memuat elemen teks desain bisa membosankan.
Hindari menggunakan elemen teks yang terlalu banyak, ganti teks ke dalam bentuk ilustrasi atau gambar yang bisa menggambarkan pesan dengan menarik. Elemen visual seperti ilustrasi akan membuat desain lebih menarik dan mudah dipahami. Audiens bisa sulit untuk membaca informasi jika desain konten memiliki terlalu banyak teks. Sampaikan informasi dengan teks yang singkat dan jelas.
Baca juga: 6 Inspirasi Konten Media Sosial Relevan dengan Jenis Bisnis
Tidak Menggunakan Gambar Berkualitas Tinggi
Desain konten juga bisa kurang menarik dan tidak profesional jika menggunakan gambar yang memiliki kualitas rendah. Ketika desain konten akan menggunakan gambar atau foto untuk mendukung pesan, pastikan gambar memiliki kualitas yang tinggi. Gambar dengan kualitas rendah akan membuat desain kurang menarik dan tidak terbaca dengan jelas.
Jika ingin menggunakan gambar stok ambil dari sumber terpercaya sehingga memiliki kualitas yang tinggi dan menarik. Penggunaan gambar dengan kualitas yang tinggi akan efektif untuk meningkatkan daya tarik konten. Hindari memilih gambar dengan kualitas rendah dan tidak relevan dengan pesan yang ingin disampaikan.
Kurangnya Pemahaman tentang Audiens
Desain konten untuk media sosial bisa kurang efektif, desainer tidak memahami target audiens. Kesalahan ini bisa membuat desain konten menjadi kurang menarik untuk audiens karena tidak sesuai selera dan kebutuhan informasi mereka. Jenis konten harus sesuai dengan minat audiens, baik dari segi isi konten atau gaya desainnya.
Lakukan riset tentang tren desain dan minat dari target audiens konten. Gunakan ide konten yang sedang populer untuk menarik perhatian audiens. Ciptakan jenis konten yang sekiranya dibutuhkan oleh audiens atau relevan dengan mereka.
Mengabaikan Call-to-Action (CTA)

Untuk jenis desain konten yang digunakan untuk kebutuhan promosi, akan membutuhkan elemen desain promosi seperti Call to Action untuk menarik konsumen. Jika desain konten promosi tidak menggunakan CTA yang jelas ini bisa menyebabkan desain menjadi kurang efektif untuk menggaet konsumen atau audiens. Panggilan tindakan atau CTA yang berupa frasa seperti “Beli sekarang” harus digunakan untuk konten media sosial untuk promosi.
Baca juga: Ide Desain Kreatif untuk Konten Instagram Story
Menggunakan Terlalu Banyak Efek atau Filter
Desain konten media sosial terkadang sering menggunakan terlalu banyak filter atau efek visual untuk membuat desain semakin menarik. Tetapi hal ini justru bisa membuat desain menjadi kurang efektif dan memiliki tampilan mengganggu. Hindari penambahan filter atau efek visual yang berlebihan dan fokuskan pada elemen utama seperti judul saja.
KESIMPULAN
Desain untuk konten media sosial harus memiliki tampilan yang memikat perhatian audiens sehingga bisa digunakan untuk membangun branding dan kesadaran merek yang kuat. Jenis konten dan ukuran untuk setiap media sosial akan berbeda, sehingga perlu penyesuaian untuk memastikan konten efektif. Untuk itu penting menghindari beberapa kesalahan-kesalahan umum yang sering terjadi dalam membuat konten media sosial. Sehingga desainnya bia efektif menyampaikan pesan dan membangun branding merek yang kuat.
Bagi yang membutuhkan jasa desain logo, segera hubungi kami di jasalogo.id. Kunjungi juga laman instagram jasalogo.id disini.












