Dominasi Gaya Visual Desain Logo Brand Kopi dan Cafe

Gaya desain untuk brand kopi dan cafe banyak yang memiliki desain logo yang sederhana dan minimalis. Desain minimalis akan membuat logo kopi memiliki visual yang artistik dan estetik. Dominasi gaya visual dalam desain logo kopi sering didominasi dengan ikon kopi, warna coklat, hingga gaya font modern yang elegan.

Brand kopi dan cafe memiliki persaingan yang ketat sehingga menciptakan logo unik namun sederhana akan berguna membangun identitas yang kuat. Gaya desain yang minimalis dengan elemen visual sederhana dibuat sesuai target pasar konsumen kopi. Kombinasi elemen visual dalam logo kopi akan menjadi representasi suasana, cita rasa, dan karakter bisnisnya.

Dominasi Style Logo Brand Kopi dan Cafe

Banyak brand kopi modern yang dibuat agar menarik perhatian penggemar kopi yang didominasi masyarakat urban dan anak muda. Minimalisme menjadi kunci utama dalam menciptakan desain logo kopi yang menarik dan tampil estetik. Perhatikan dominasi gaya visual style logo kopi dan cafe berikut ini:

Read More
jasa-desain-logo-satu-hari-jadi

Ikon yang Berhubungan dengan Biji Kopi

Dominasi Gaya Visual Desain Logo Brand Kopi dan Cafe

Desain logo untuk brand kopi Sasei, Bumikan Rasa, Kopi Dua Dara, dan Lingkar Space ini semuanya memiliki ikon biji kopi. Ikon biji kopi dikombinasikan dengan simbol lainnya seperti huruf inisial, daun, dan cangkir.

Penggunaan ikon bii kopi ini akan menegaskan identitas langsung brand kopi atau cafe yang menjual produk kopi. Biji kopi terlihat jelas dalam logo minimalis tersebut sehingga mudah dikenali.

Biji kopi yang dikombinasikan dengan sederhana akan memberikan kesan brand yang otentik, natural, dan fokus pada kualitas serius.

Dominasi biji kopi akan menunjukkan gaya visual yang literal sering dipilih agar konsumen langsung mengenali produk utama.

Baca juga: Style Desain Logo Shield yang Elegan dan Profesional untuk Identitas Brand

Warna Dominan: Hijau dan Coklat

Tak hanya penggunaan ikon biji kopi, dominasi gaya desain logo kopi juga terlihat dari penggunaan warnanya. Logo kopi sering menggunakan warna seperti hijau, coklat, hitam, dan abu-abu.

Warna hitam banyak digunakan karena akan menciptakan desain logo sederhana seperti pada logo Sasei dan The Mosq Coffee. Pada logo kopi ini hitam akan mewakili warna kopi hitam yang kuat sehingga melambangkan kekuatan, bold, dan kesan premium.

Dominasi Gaya Visual Desain Logo Brand Kopi dan Cafe

Warna hijau juga banyak digunakan dalam logo kopi dan cafe untuk mencerminkan brand kopi organik dan merepresentasikan cafe bergaya alami. Pada logo Bumikan Rasa dan Lingkar Space, warna hijau akan memberi kesan segar, alami, dan selaras dengan produk kopi yang organik.

Warna coklat mendominasi warna kopi karena seperti warna minuman kopi sehingga sering digunakan. Coklat pada logo Kopi Dua Dara dan Lil Rendezvous akan mewakili warna produk kopi, berkesan hangat, dan ramah.

Dominasi warna-warna dalam logo kopi dan cafe seperti hijau, coklat, dan hitam akan mencerminkan bahwa brand kopi lebih banyak menonjolkan keaslian, naturalitas, dan rasa autentik.

Tipografi Sederhana namun Variatif

Untuk gaya tipografi dalam logo kopi dan cafe biasanya didominasi oleh gaya font sederhana, estetik, dan bervariasi. Gaya tipografi dapat memiliki gaya huruf kasual, bulat, hingga tipis dan elegan.

Sans Serif:

Pada logo Bumikan Rasa, Lingkar Space, dan Kopi Dua Dara tersebut memiliki kombinasi gaya font sans serif yang sederhana dan tebal sehingga mudah dibaca. Font sans serif yang sederhana ini akan menciptakan kesan modern, profesional, memudahkan nama brand untuk dibaca konsumen. Cocok untuk brand kopi yang ingin tampil serius.

Script atau Handwriting:

Pada desain logo Sasei dan Lil. Rendezvous tersebut memiliki gaya tipografi tulisan tangan yang berkesan ramah dan menyenangkan. Kedua logo memiliki gaya huruf seperti tulisan tangan dengan gaya huruf yang tidak rapi ini akan memberikan kesan personal, hangat, dan casual. Gaya tipografi cocok untuk membangun nuansa cafe yang santai dan akrab.

Serif Elegan:

Sementara itu pada logo The Mosq gaya tipografinya tampil elegan dengan font serif modern. Gaya huruf serif yang tipis dan bersih akan menciptakan kesan elegan, premium, dan mewah pada brand kopi.

Dominasi gaya font sans serif digunakan untuk menunjukkan brand kopi yang tegas dan langsung, sementara font handwriting akan menciptakan kesan ramah. Berbeda dengan font serif yang dapat membuat brand kopi memiliki citra premium dan eksklusif.

Baca juga: Perbedaan Gaya Font Script dalam Logo Brand Berbeda

Gaya Ikon: Simbol Abstrak dan Ilustratif

Untuk ikon logo dalam brand kopi dan cafe juga didominasi dengan gaya sederhana dan langsung agar mudah dikenali. Ikon logo kopi sering menggunakan biji kopi, cangkir, atau alat seduh, namun ada juga yang hanya menggunakan huruf inisial.

Abstrak dan Minimalis:

Desain logo The Mosq memiliki kombinasi ikon nyamuk dengan garis tipis yang dibentuk seperti biji kopi. Sementara logo kopi Sasei memiliki ikon biji kopi yang dibentuk infinity dan huruf S. Pada logo Bumikan Rasa memiliki lingkaran kombinasi cangkir dan biji kopi yang harmonis dan unik. Kombinasi ikon dengan gaya sederhana ini tampil abstrak tetapi juga ilustratif sehingga berkesan modern, sederhana, dan fleksibel.

Ilustratif dan Detail:

Gaya desain logo Lil.rendezvous memiliki ikon alat seduh kopi dan cup minuman dengan gaya outline sederhana. Desainnya yang sederhana tetapi detail memudahkan untuk dikenali dan mewakili produk brand.

Pada logo Kopi Dua Dara ini juga memiliki ikon ilustratif berupa biji kopi dengan daun yang terlihat sederhana dan jelas. Ikon ilustratif sederhana ini akan tampil lebih komunikatif, ramah, dan menyasar audiens yang sukan visual naratif.

Dominasi gaya ikon abstrak dan minimalis ini menunjukkan tren brand kopi modern yang memiliki visual bersih, versatile, dan adaptif secara branding.

Baca juga: Bagaimana Perbedaan Karakter Tipografi Script dalam Desain Logo?

Gaya Desain yang Relevan dengan Brand Kopi

Dari beberapa logo kopi dan cafe tersebut ditemukan dominasi gaya minimalis dan estetis, namun brand kopi bisa memiliki berbagai gaya visual yang menarik. Berikut beberapa gaya desain logo kopi yang biasanya relevan untuk brand kopi:

Vintage atau Retro

Gaya ini akan memiliki logo emblem dengan font serif atau script klasik, logo akan memiliki ikon cangkir sederhana.

Style logo kopi retro akan menciptakan kesan autentik, vintage, nostalgia, dan cocok untuk brand kopi tradisional atau yang berdiri sejak lama.

Minimalis Modern

Gaya desain populer digunakan oleh brand kopi dengan target pasar masyarakat urban ini memiliki ciri ikon biji kopi sederhana dengan font sans serif.

Brand kopi akan memiliki kesan premium, profesional, modern, cocok untuk brand coffee shop urban.

Handcrafted atau Artisan

Logo kopi juga relevan memiliki gaya visual artisan dengan tipografi handwriting, ilustrasi manual, dan ikon alat seduh.

Gaya desain ini akan membangun citra brand kopi yang ramah, personal, dan dekat, cocok untuk branding cafe berkonsep komunitas.

Natural atau Organik

Brand kopi juga banyak yang memiliki gaya desain logo berkesan organik dan alami dengan ikon daun, bumi, dan warna hijau dan coklat. Logo akan memiliki desain flat yang memiliki kesan eco-friendly, sustainable, natural, cocok untuk brand kopi organik dan sehat.

Kesimpulan

Brand kopi dan cafe memiliki gaya desain yang didominasi dengan desain minimalis, sederhana, dan bergaya estetik. Ikon berbasis biji kopi biji kopi dan elemen natural seperti daun banyak mendominasi berbagai logo kopi dan cafe tersebut. Sementara warnanya didominasi dengan warna hijau, coklat, dan hitam. Untuk tipografinya logo kopi didominasi gaya huruf sederhana dan kasual agar nama brand mudah dibaca dan dikenali. Gaya visual yang minimalis lebih dominan dibanding ilustratif, ini menunjukkan tren desain logo kopi modern lebih populer.

Cek portofolio kami di Instagram @jasalogoid, atau langsung hubungi kami via WhatsApp di 087784907560. Kamu juga bisa cek konten kreatif kami di TikTok @jasalogo.id.

Related posts