Desain Publikasi: Aspek Penting dan Contohnya

Desain publikasi adalah desain yang dibuat untuk keperluan diterbitkan atau digital, banyak digunakan untuk mendesain seperti buku, majalah, brosur, pamflet, hingga banner iklan. Ini bertujuan untuk mempublikasikan desain pada publik dan berisi informasi-informasi penting.

Dalam merancang desain publikasi ini perlu memperhatikan beberapa aspek penting, agar dapat menciptakan desain menarik. Desain ini bertujuan untuk memberikan informasi, maka penting membuat tampilan visual yang menarik, agar audiens tertarik. Ini dapat dilakukan dengan memperhatikan pemilihan warna, tipografi, gambar, dan desainnya.

Selain visual dalam desain publikasi penting untuk memperhatikan pula terkait fungsional desain. selin itu juga harus bisa memiliki tampilan yang mengarahkan pandangan audiens ketika membaca, ini karena tujuan desain ini untuk memberikan informasi.

Read More

Perlu juga memperhatikan tata letak dalam desain ini agar menghadirkan informasi yang mudah dibaca dan mudah menarik perhatian. Termasuk juga keteraturan desain pada jenis ini penting. Dalam artikel ini akan menjelaskan tentang aspek penting apa saja yang perlu diperhatikan dalam merancang desain publikasi.

BEBERAPA ASPEK PENTING DALAM DESAIN PUBLIKASI

Desain publikasi mungkin terlihat lebih mudah di desain, namun sebenarnya tetaplah rumit bergantung jenisnya. Untuk itu penting memahami aspek penting yang bisa menghasilkan desain grafis yang menarik.

Layout dan Komposisi

Dalam merancang desain publikasi penting bagi desainer untuk mengatur tata letak komposisi desain yang sesuai. Beberapa desain ini biasanya memiliki layout sendiri contohnya buku dan pamflet. Meskipun sudah memiliki layout penting untuk mengatur tata letak mulai dari elemen, warna, bentuk dan garis.

Untuk desain yang tidak memiliki layout, berarti lebih bebas untuk mengatur berbagai tata letak sesuai dengan preferensi. Mengatur tata letak ini berguna untuk meningkatkan keterbacaan dan memberikan tampilan desain rapi dengan visual yang menarik.

Penting juga memperhatikan komposisi pada penggunaan elemen desain agar desain tapak seimbang dan rapi. Ini dapat dilakukan dengan mengatur penempatan dan panjang teks, gambar, grafik dan elemen desain lainnya. pastikan tidak ada elemen yang membuat tulisan sulit dibaca. Atur tata letak yang rapi dan tidak berlebihan.

Tipografi

Penting untuk memilih huruf yang mudah dibaca, biasanya setiap jenis huruf memiliki karakteristik yang berbeda seperti jarak spasi, kemudahaan dalam pembacaan dan ketebalan huruf. Pilih tipografi yang mudah dibaca dan sesuai dengan konsep desain.

Dengan memilih tipografi yang tepat, sederhana dan mudah dibaca, ini akan meningkatkan keterbacaan dan memudahkan audiens mencerna informasi. Biasanya desain publikasi memiliki banyak informasi dan pesan untuk disampaikan, maka penting mengatur jarak huruf dan jenis tipografi, agar mudah dibaca.

Jika berisi banyak teks penting untuk mengatur antar poin teks yang penting, agar tidak terlihat membosankan. Pada desain papan iklan yang besar terkadang sering menggunakan tipografi unik, untuk menarik perhatian. Namun untuk desain dengan ukuran kecil sebaiknya menggunakan tipografi sederhana.

Warna

Warna adalah hal penting dalam mendesain desain untuk publikasi, ini karena warna bisa membuat gambar lebih hidup. Perpaduan warna yang tepat dalam merancang desain akan menghasilkan tampilan visual menarik. Biasanya warna yang digunakan dalam desain publikasi adalah warna merek.

Jika ingin menggunakan lebih dari satu warna pastikan tahu cara memadukan warna yang sesuai. Misalnya perpaduan warna kontras akan membuat desain dapat menyoroti informasi penting dalam desain.

Penggunaan Grafis

Untuk penggunaan elemen grafis akan membuat desain publikasi lebih menarik dan interaktif dengan audiens. Elemen yang biasanya digunakan seperti gambar, ilustrasi atau grafik.

Selain memberikan tampilan visual yang menarik tetapi juga membantu membangun identitas merek. Pilih elemen grafis yang sesuai dengan tema desain, atur tata letak yang pas agar tidak ada yang tumpang tindih dan teks tidak ada yang tertutupi.

Konsistensi Desain

Desain publikasi biasanya lebih berkesan formal dan profesional, untuk itu penting menjaga konsistensi dalam desain. Ini dapat menghasilkan tema atau konsep besar untuk merek, yang juga berguna untuk membangun identitas yang kuat.

Biasanya agar desain konsisten penting untuk menggunakan elemen-elemen yang konsisten dalam setiap desain. Mulai dari warna, tipografi, dan elemen lainnya, elemen-elemen digunakan untuk menciptakan tampilan desain publikasi yang mewakili merek secara konsisten.

Hirarki Informasi

Dalam desain publikasi ada yang namanya hirarki informasi, ini terkait bagaimana informasi satu lebih penting dari informasi lainnya. Untuk menunjukkan adanya hirarki informasi dalam desain ini dapat dilihat jika ada penekanan pada elemen tertentu.

Elemen-elemen ini berupa teks atau gambar yang berisi informasi penting. Biasanya akan memberikan penekanan atau sorotan dengan memberikan ukuran, warna dan tata letaknya yang berbeda. Misalnya pada teks yang penting akan diberikan warna berbeda atau coretan spidol.

Penggunaan Ruang Negatif

Dalam desain publikasi terdapat juga ruang negatif. Ruang kosong ini tidak memiliki elemen-elemen desain, ini berguna untuk memberikan jarak, agar desain tidak terlalu padat dan mungkin akan sulit dipahami.

Ruang negatif ini penting untuk mengatur jarak antar tulisan, dan elemen lainnya. Adanya ruang ini memberikan desain ruang bernafas, serta dapat meningkatkan keterbacaan dan estetika desain.

Responsif terhadap Tujuan Publikasi

Desain Publikasi harus bisa menyesuaikan dengan tujuannya, apakah untuk menyampaikan informasi, menghibur atau mempromosikan produk. Desainnya harus dibuat dengan menyesuaikan tujuannya, agar dapat responsif terhadap berbagai media.

Kesesuaian dengan Target Audiens

Desain publikasi juga harus disesuaikan dengan target audiens. Sebelum mendesain penting mengetahui siapa target audiensnya. Ini akan memudahkan untuk merancang desain yang sesuai dengan kebutuhan, karakter dan referensi target audiens. Menentukan target audiens juga akan membantu memilih gaya grafis apakah formal, santai atau profesional. Desain publikasi harus bisa mengkomunikasikan pesan kepada audiens.

KESIMPULAN

Desain publikasi memiliki banyak jenisnya mulai dari koran, buku, majalah, pamflet hingga poster. Desain ini memiliki tugas untuk menyampaikan informasi secara efektif dan efisien. Penting juga memperhatikan pemilihan layout, wana, elemen dan lainnya untuk menciptakan tampilan visual menarik, rapi dan mudah dipahami oleh audiens.

Bagi kamu yang membutuhkan jasa desain logo, Hubungi kami di jasalogo.id dan dapatkan tawaran promo yang menarik.

Related posts