5 Palet Warna untuk Desain Logo Sesuai Bisnis

Warna desain logo berperan meningkatkan daya tarik visual dan merepresentasikan jenis produk. Jika diperhatikan berbagai logo terkenal memiliki pilihan warna menarik dan mencerminkan identitas brand dengan baik. Palet warna untuk desain logo bisa memiliki banyak variasi bergantung pesan dan jenis bisnis. 

Jenis bisnis teknologi dan makanan akan memiliki kombinasi palet warna yang berbeda, terkadang setiap bidang bisnis memiliki beberapa warna yang khas. Termasuk satu jenis brand memiliki banyak variasi palet warna karena sesuai dengan jenis produk. Palet warna untuk desain logo juga dibatasi agar tidak berlebihan dan memiliki terlalu banyak warna. 

5 PALET WARNA DESAIN LOGO SESUAI JENIS BISNIS

Brand biasanya akan memiliki beberapa warna untuk digunakan sebagai warna, namun terkadang logo diberi beberapa pilihan warna. Hal ini agar memudahkan dalam penggunaan logo dalam berbagai jenis desain dan tema desain. Berikut beberapa rekomendasi palet warna desain logo sesuai jenis bisnis:

Read More
jasa-desain-logo-satu-hari-jadi

Spa dan Wellness

5 Palet Warna untuk Desain Logo Sesuai Bisnis

Bisnis yang bergerak dalam bidang kebugaran dan kesehatan baik kulit atau tubuh sebaiknya menggunakan warna yang lembut. Warna lembut seperti pastel akan mencerminkan brand yang ramah, aman dan tenang. Warna akan merepresentasikan brand yang memiliki layanan dan produk spa yang memberikan kesan tenang dan aman. 

Palet warna yang terdiri dari warna lembut akan tampil mencerminkan logo yang tenang, anggun dan ramah. Bisnis dalam bidang spa dan pelayanan kesehatan lainnya bisa menggunakan palet dengan warna pastel tersebut. Palet warna yang terdiri dari warna peach, krem, putih dan hijau real pastel terlihat menciptakan kesan tenang, aman dan ramah. 

Fashion Eco-Friendly

Akhir-akhir kampanye lingkungan juga digalakkan pada penggunaan pakaian yang ramah lingkungan karena adanya produk fast fashion yang mencemari lingkungan. Bisnis pakaian ramah lingkungan bisa direpresentasikan melalui warna yang mencerminkan lingkungan. Penggunaan Earth tone atau warna yang merepresentasikan alam bisa mencerminkan kesan ramah lingkungan. 

Pesan brand fashion yang ramah lingkungan dapat tersampaikan dengan baik melalui penggunaan warna alam yang lebih dominan daripada warna lainnya. Misalnya warna hijau dan coklat lebih terlihat dibandingkan warna lainnya. Sementara itu palet warna merah gelap, hijau gelap, coklat gelap dan putih tersebut bisa mencerminkan desain logo brand fashion ramah lingkungan. 

Baca juga: Rekomendasi Palet Warna untuk Desain Konten Musim Gugur

Brand Mainan 

Palet warna desain logo juga seringkali dipilih sesuai preferensi target audiens untuk menarik perhatian mereka. Bisnis untuk jenis konsumen dengan usia berbeda atau minat yang berbeda bisa direpresentasikan melalui kecerahan warna yang berbeda. Bisnis yang menjual mainan misalnya sebaiknya memiliki warna desain logo yang sesuai jenis bisnis atau preferensi konsumen. 

Brand mainan biasanya memiliki target konsumen anak-anak, sehingga warna yang cerah dan mencolok sering digunakan. Kombinasi warna cerah sering digunakan merepresentasikan produk untuk anak-anak karena mencerminkan karakter anak. 

Palet tersebut menggunakan warna kuning, merah, biru dan biru yang menciptakan tampilan kontras. Logo akan tampil mencolok dan berkesan ceria, sehingga mudah menarik perhatian anak-anak. 

Bakery dan Cafe

Bisnis cafe dan roti seringkali menjadi satu kesatuan karena cafe sudah menjadi tempat nongkrong favorit orang saat ini. Untuk bisnis yang menjual coffee dan roti maka perlu menggunakan palet warna yang mencerminkan keduanya. Roti dan coffee seringkali diwakili oleh warna coklat atau hitam. 

Desain logo bisnis cafe dan bakery sering memiliki kombinasi warna hangat dan mirip karena sering memilih warna cokelat. Penggunaan warna cokelat efektif mencerminkan bidang bisnis dan produknya, serta merepresentasikan citra brand yang hangat dan ramah. 

Palet warna tersebut memiliki warna cokelat gelap, cokelat tua, krem dan kuning tua dapat digunakan mencerminkan brand coffee dan roti. Warna ini menghasilkan bisnis yang memiliki citra hangat dan ramah. 

Brand Teknologi

5 Palet Warna untuk Desain Logo Sesuai Bisnis

Bidang tertentu sering memiliki warna yang populer atau khas seperti brand teknologi dengan warna biru. Warna biru sering dipilih untuk merepresentasikan teknologi masa depan. Warna ini bisa mencerminkan kesan profesional, canggih dan handal, berbagai variasi kecerahan warna biru bisa dimanfaatkan untuk merepresentasikan kesan berbeda. 

Untuk mencerminkan bisnis teknologi, penggunaan warna biru gelap cukup populer, biasanya dikombinasikan dengan sesama warna biru. Penggunaan warna biru pada desain logo untuk bisnis teknologi digunakan untuk logo aplikasi digital, logo merek hp hingga logo alat pembayaran digital. Kombinasi warna abu-abu gelap, biru muda, putih dan abu-abu terang terlihat harmonis dan bisa mencerminkan kesan canggih. 

Baca juga: 4 Palet Warna untuk Jenis Brand Home dan Lifestyle

TIPS MEMILIH WARNA UNTUK MEMBEDAKAN IDENTITAS BRAND

Ketika menyusun palet sebuah brand penting untuk memehartikan pemilihan warna yang sesuai. Setiap brand bisa memiliki warna khas yang berbeda karena menyesuaikan identitas brand atau produk. Untuk membedakan setiap identitas brand, perhatikan beberapa tips memilih palet warna logo sesuai jenis bisnis ini:

Sesuai Visi Misi Merek

Saat memilih warna desain logo, perhatikan visi, misi, nilai dan pesan yang ingin disampaikan merek. Nilai utama brand harus tercermin pada warna utama yang digunakan brand. Setiap jenis brand dapat memiliki visi misi yang berbeda termasuk variasi kecerahan berbeda yang membedakan makna brand. 

  • Tentukan apakah nilai utama brand ingin tampil elegan, mewah, ramah, modern atau dinamis?. Hal tersebut bisa disusun dari warna-warna yang bervariasi dengan variasi kecerahan yang menyesuaikan. 
  • Logo brand teknologi yang menggunakan warna minimalis seperti abu-abu dan hitam, Logo brand Eco-Friendly yang menggunakan warna bumi atau alam. 

Sesuaikan Target Audiens

Warna desain logo juga harus disesuaikan dengan target audiens agar bisa menarik perhatian mereka. Pahami siapa yang menjadi target pasar utama dan sesuaikan warna dengan preferensi target konsumen. Preferensi visual mereka dapat ditentukan berdasarkan usia, budaya dan demografi. 

Contoh:

  • Untuk audiens yang masih muda akan cocok dengan warna logo cerah atau warna pastel. Warna kuning dan oranye misalnya banyak digunakan sebagai warna logo anak-anak
  • Untuk audiens dewasa atau profesional sebaiknya menggunakan warna netral atau monokrom. 

Pahami psikologi Warna

Pemilihan warna desain logo tak hanya harus sesuai jenis bisnis tetapi juga harus sesuai dengan makna yang diciptakan. Setiap warna memiliki makna asosiasi yang berbeda, bahkan kecerahan yang berbeda bisa menciptakan kesan yang berbeda. Warna merah tua dan merah muda memiliki makna asosiasi yang berbeda dan dapat digunakan untuk jenis brand berbeda. 

  • Biru Gelap untuk warna desain logo perusahaan atau brand teknologi yang menciptakan kesan profesional. 
  • Biru Muda untuk warna desain logo skincare atau brand minuman yang berkesan tenang dan damai. 

Baca juga: Palet Warna Brand Fashion Sesuai Jenis Fashionnya

Bedakan dari Kompetitor Industri

Penting untuk memilih juga warna yang membedakan brand dengan kompetitor. Jika warna logo menggunakan warna yang sama dalam bidang bisnis yang sama, nanti akan mudah disalahpahami sebagai merek lain. 

Jika suatu bidang bisnis memiliki warna biru yang khas, coba variasikan kecerahannya agar tidak sama. Atau coba kombinasi warna biru dengan warna yang kontras sehingga tampil beda. Jika kompetitor utama menggunakan palet warna hangat misalnya, gunakan warna dingin seperti biru atau ungu agar tampil beda. 

Kontras dan Harmonis

Ketika memilih perhatikan juga agar warna desain logo tampil kontras dengan warna latar belakang agar mudah terbaca dan bentuk logonya jelas. Tetapi pastikan juga kombinasi antar warna dalam sebuah paletnya dapat tampil harmonis. 

Pastikan kombinasi warna primer dan sekunder agar harmonis. Tambahkan warna netral agar desain logo memiliki keseimbangan visual. 

KESIMPULAN

Desain logo seringkali memilih warna yang mempresentasikan jenis bisnis sehingga tampil menarik. Palet warna desain logo harus sesuai jenis bisnis tetapi juga beda dari kompetitor agar relevan dan menarik. Warna desain logo dapat dipilih dengan mempertimbangkan visi, misi, nilai utama, audiens hingga citra brand yang ingin dibangun. Beberapa brand tersebut memiliki beberapa kombinasi palet warna yang berbeda tetapi relevan dengan jenis bisnis. 

Bagi yang membutuhkan jasa desain logo, segera hubungi kami di jasalogo.id. Kunjungi juga laman instagram jasalogo.id disini.