Dalam merancang desain untuk media cetak, penting untuk memerhatikan beberapa hal penting yang bisa dijadikan panduan. Desain media cetak berbeda dengan media digital karena harus menyesuaikan dengan mesin cetak dan jenis medianya agar desain tetap menarik. Merancang desain media cetak akan dirancang dalam bentuk digital terlebih dahulu.
Media cetak biasanya akan digunakan untuk berbagai kebutuhan dan disesuaikan dengan media tempat desain akan digunakan. Biasanya media cetak dapat dicetak dalam kertas seperti buku, poster, flyer hingga banner. Desain dalam media cetak memiliki beberapa tujuan seperti untuk mempromosikan produk, acara hingga mengkampanyekan sesuatu.
Untuk menciptakan desain media cetak yang berkualitas penting untuk memerhatikan elemen-elemen desain, bahan cetak hingga konteks penggunaanya. Terkadang hasil desain digital dan versi cetaknya dapat berbeda, jika tidak memerhatikan beberapa panduan penting. Simak pembahasan ini untuk memahami panduan dalam menciptakan desain media cetak yang efektif.
PANDUAN MENCIPTAKAN DESAIN MEDIA CETAK
Dalam menciptakan desain media cetak yang menarik dan efektif, penting untuk memerhatikan pemilihan elemen, tema desain hingga tujuan desainnya. Desain cetak tidak hanya harus menarik tetapi juga memiliki kualitas yang baik agar mudah dibaca. Berikut beberapa panduan dalam menciptakan desain media cetak yang efektif:
Memilih Format yang Sesuai

Hal pertama yang perlu diperhatikan dan dilakukan dalam menciptakan desain media cetak adalah memilih format yang sesuai. Penting untuk memilih format yang sesuai dengan kebutuhan cetak, agar hasil desain maksimal. Format desain akan memengaruhi hasil akhir desain sehingga perlu disesuaikan ukurannya dengan tujuan desain.
Tentukan format desain akan digunakan dalam bentuk poster, brosur, flyer majalah atau kartu nama. Dengan menentukan tujuan desain ini akan membantu menyesuaikan ukuran dan format desainnya. Hal ini juga terkait dengan penyesuaian dengan dimensi cetak dan proporsi elemen desain yang disesuaikan dengan tujuan desain.
Baca juga: Tips Membuat Poster Duotone yang Berkesan Artistik
Resolusi Gambar yang Tinggi
Dalam merancang desain untuk media cetak penting untuk memerhatikan resolusi gambar yang tinggi. Ini untuk memastikan hasil desain cetaknya berkualitas tinggi dan mudah untuk dipahami. Untuk memastikan desain cetak terlihat jelas, pastikan untuk menggunakan gambar, ikon dan teks yang berkualitas tinggi pula.
Ketika resolusi desain tinggi, maka hasil desain cetaknya juga akan tinggi dan menarik, ini akan efektif untuk menyampaikan pesan. Desain untuk kebutuhan media cetak harus menggunakan kualitas yang tinggi. Biasanya gambar atau desain yang disarankan untuk resolusi desain minimal 300 dpi (dots per inchi).
Perhatikan Warna

Warna desain juga berperan tinggi dalam dunia desain warna memiliki pengaruh untuk menciptakan tampilan visual yang memikat. Perlu diperhatikan warna desain pada tampilan digital dan tampilan yang cetak dapat terlihat berbeda. Untuk perhatikan penggunaan skala warna RGB dan CMYK, sesuaikan dengan kebutuhan.
Umumnya warna CMYK digunakan untuk kebutuhan desain cetak, sehingga warna desain digital yang menggunakan RGB terkadang perlu disesuaikan kembali. Gunakan warna CMYK untuk memastikan hasil desain sesuai dengan desain digital. Mode warna RGB lebih cocok untuk desain yang digunakan secara digital, sementara warna untuk media cetak gunakan CMYK agar hasil desain sesuai yang diharapkan.
Baca juga: Kelebihan Dan Kekurangan RGB Dan CMYK
Perhatikan Ruang Warna
Dalam desain media cetak penting juga memerhatikan ruang warna dan kontras, hal ini dapat memengaruhi hasil desain ketika sudah dicetak. Pastikan warna desain tidak terlihat pucat atau jenuh dalam versi cetak. Untuk menghindari hal ini, penting untuk mengatur tingkat kecerahan dan kontras dalam desain.
Gunakan warna kontras untuk memastikan desain yang dicetak memiliki warna yang jelas dan menarik. Jika tidak mengatur kontras, tingkat kecerahan dan saturasi warna dalam desain, hasil cetak bisa membuat desain terlihat pucat. Sesuaikan tingkat kecerahan dan kontras warna sesuai dengan kebutuhan desain dan sesuai warna yang diharapkan.
Gunakan Font yang Tepat

Dalam merancang desain untuk media cetak seperti brosur atau poster, penting juga memerhatikan penggunaan font. Hal ini karena tampilan font pada media digital dan media cetak juga dapat berbeda, bergantung jenis bahan dan ukurannya. Penting untuk memilih font yang bisa terbaca dengan jelas ketika dicetak pada berbagai media dan ukuran.
Pilih font yang mudah dibaca, sesuai tema dan tujuan tujuan desain, sehingga tidak hanya mudah dibaca tetapi juga menarik. Penting juga mengecek font tersedia untuk cetakan, selain itu perhatikan pula ukuran font dan jenis fontnya. Jenis font harus sederhana agar mudah dibaca dan bisa beradaptasi pada berbagai ukuran.
Pertimbangkan Jumlah Teks yang Digunakan
Dalam menciptakan desain untuk media cetak seperti poster, brosur dan banner, terkadang membutuhkan banyak teks. Desain yang membutuhkan banyak teks untuk menyampaikan pesan, perlu untuk mengaturnya dengan bijak. Hindari penggunaan teks yang berlebihan pada media cetak, fokuskan pada beberapa informasi yang paling penting saja.
Hal ini karena Audiens bisa malas membaca desain cetak yang terlalu banyak tulisan, ini juga bisa membuat desain terlihat penuh. Terlalu banyak teks dalam desain media cetak tidak akan efektif untuk menyampaikan pesan atau informasi pada audiens.
Atur agar jumlah teks cukup dan tidak berlebihan. Sampaikan pesan dengan singkat, padat dan jelas. Selain itu dalam desain yang memiliki beberapa teks ciptakan hirarki informasi untuk memudahkan audiens memahami pengamat desain.
Baca juga: Tips Menyusun Teks dengan Efektif dalam Desain Grafis
Perhatikan Pembatasan Area Cetak
Dalam desain cetak penting untuk memberikan batasan atau garis tepi pada desain area cetak. Hal ini untuk menghindari desain akan terpotong ketika dicetak, sehingga perlu untuk mengatur tata letak halaman. Perhatikan margin, bleed dan trim dalam desain untuk media cetak.
Bleed sendiri adalah pembesaran gambar yang diperlukan untuk memotong tepi, sementara trim adalah garis potongnya. Mengatur garis tepi dan garis potong ini penting agar desain atau elemen tidak terpotong saat dicetak.
KESIMPULAN
Dalam merancang desain untuk media cetak ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam panduan menciptakan desainnya. Hal ini karena desain untuk dicetak akan memiliki beberapa perbedaan dari desain untuk media digital. Untuk itu penting memerhatikan beberapa hal seperti tujuan desain, resolusi hingga warna desain agar desain media cetak bisa menyampaikan pesan dengan efektif.
Bagi yang membutuhkan jasa desain logo, segera hubungi kami di jasalogo.id. Kunjungi juga laman instagram jasalogo.id disini.












