Infografis digunakan untuk menjelaskan informasi yang kompleks dalam bentuk desain visual menarik dan efektif. Kombinasi gambar, teks dan chart dalam infografis harus dipilih sesuai dengan jenis data dan informasi yang disampaikan. Untuk memilih jenis chart yang tepat sesuai jenis data yang akan dijelaskan dalam desain, perhatikan beberapa tips memilih chart agar data mudah dipahami.
Jenis informasi yang biasanya disampaikan dalam infografis cukup beragam, yang mana elemen visual akan dipilih sesuai dengan data dan informasi dalam infografis. Infografis sendiri juga memiliki beragam variasi jenisnya sehingga isi kontennya juga bervariasi. Audiens cenderung lebih mudah memahami informasi dalam bentuk infografis daripada hanya teks panjang tanpa visualisasi.
ALASAN INFOGRAFIS SERING DIPILIH
Ketika merancang desain grafis yang bisa menjelaskan informasi dalam bentuk visual menarik, infografis sering menjadi pilihan favorit. Ilustrasi, chart, ikon dan elemen visual membuat infografis lebih menarik daripada sekedar konten penuh tulisan biasa. Ada beberapa alasan mengapa infografis dipilih untuk menjelaskan informasi dan data:
Menggunakan Gambar Ilustrasi
Jenis infografis yang memiliki gambar ilustrasi yang dibuat sendiri oleh desainer akan terlihat menarik. Infografis berupa ilustrasi ini bisa digunakan untuk menjelaskan kerangka suatu informasi seperti bagian-bagian rumah adat, makanan tradisional hingga budaya tertentu. Semakin kompleks informasinya makan ilustrasinya akan memiliki gambar yang semakin kompleks.
Gambar ilustrasi membuat informasi lebih mudah dipahami karena memiliki contoh gambar langsung. Menjelaskan informasi tanpa ilustrasi akan sulit memberikan gambaran secara langsung pada audiens. Gaya ilustrasi yang kompleks maupun sederhana dapat meningkatkan daya tarik visual infografis.
Baca juga: 7 Inspirasi Gaya Desain Infografik Mudah Dibaca dan Menarik
Memvisualisasikan Data yang Banyak dengan Menarik
Desain infografis dipilih karena bisa memvisualisasikan data dengan baik berbeda. Data atau informasi yang kompleks dapat tampil sederhana dengan ilustrasi menarik dan chart. Penggunaan chart dalam infografis memudahkan audiens dalam melihat dan membaca perbandingan data.
Data yang banyak yang disajikan dalam bentuk angka akan kurang menarik, sehingga visualisasi dalam bentuk chart akan dipilih. Inilah yang membuat daya tarik visual infografis lebih menarik. Menjelaskan informasi tentang susunan isi tumpeng dalam infografis ilustrasi akan mudah dipahami dan lebih menarik.
Tidak Membosankan karena Teks Tidak Banyak
Desain grafis yang bertujuan menjelaskan informasi bisa terlihat membosankan jika hanya berisi teks paragraf yang panjang. Maka dari itu desain infografis ini berfokus pada penggunaan elemen grafis agar desain tampil menarik. Elemen grafis seperti ilustrasi, gambar dan ikon akan membantu dalam menciptakan lebih menarik.
Desain infografis biasanya memiliki teks yang tidak banyak karena teksnya dibuat visualisasi dalam bentuk ilustrasi atau ikon. Gambar ilustrasi dan chart yang menjelaskan informasi adalah yang membuat desain infografis lebih menarik. teks dan angka tanpa gambar akan membosankan dan kurang menarik minat pembaca.
Lebih Mudah Dipahami dengan Adanya Chart dan Ilustrasi
Pemilihan desain infografis untuk menerangkan informasi dalam bentuk visualisasi ini sebagian besar karena mudah dipahami. Visualisasi data dan teks panjang dalam bentuk ilustrasi dan chart lebih mudah dipahami. Audiens bisa kesulitan memahami informasi tanpa ada visualisasi.
Tampilan infografis juga terlihat lebih sederhana karena informasi dipersingkat dalam bentuk elemen grafis. Membaca jumlah atau yang banyak mungkin akan sulit untuk dipahami, adanya bentuk chart akan mudah dipahami audiens perbandingan datanya. Infografis yang menjelaskan tips dan tutorial juga akan mudah dipahami jika menggunakan ilustrasi gambar.
TIPS MEMILIH JENIS CHART UNTUK DESAIN INFOGRAFIS
Penggunaan elemen chart dalam desain infografis biasanya dipilih untuk melihat data dengan lebih sederhana dan menarik. Jenis chart sendiri memiliki beragam macam seperti bar, line, donut dan pie chart. Pahami beberapa cara memilih jenis chart yang sesuai dengan tujuan dan jenis datanya:
Gunakan Bar Chart untuk Perbandingan dan Rangking

Bar chart ini disebut juga diagram batang yang mana memiliki bentuk chart persegi panjang atau batang. Data dalam chart ini diwakili oleh tinggi batang dalam chart, semakin banyak maka batang semakin tinggi. Batang bisa diatur dalam bentuk vertikal maupun horizontal yang mana keduanya memiliki tujuan melihat data yang berbeda.
Bar Vertikal: Jenis bar ini digunakan untuk melihat jumlah data yang dibagi kedalam beberapa kategori dan dibandingkan. Tinggi batang akan memperlihat perbedaan jumlah data dari setiap data atau kategori. Ketinggian batang tidak diurutkan berdasarkan ketinggian tapi tahun atau kategori datangnya.
Bar Horizontal: Berbeda dengan jenis vertical, bar dalam chart ini disusun horizontal dan diurutkan dari atas ke bawah agar yang atas paling banyak. Menggunakan jenis horizontal in akan memperlihatkan dengan baik perbedaan ranking dari jumlah datanya.
Jenis chart ini memiliki tampilan sederhana, dan seringkali bar chart memiliki satu warna solid saja. Chart ini akan cocok digunakan jika ingin menampilkan perbandingan atau pertumbuhan data dalam desain infografis.
Untuk Menampilkan Tren Pilih jenis Line Chart

Jenis chart ini umumnya digunakan untuk menampilkan tren data dari waktu ke waktu. Biasanya data akan diurutkan dari waktu dulu hingga terbaru untuk melihat garis grafiknya. Garis grafik akan menunjukkan bagaimana perkembangan tren dari ke waktu berdasarkan satu data tertentu.
Jenis line chart bisa digunakan untuk membandingkan satu jenis data tunggal maupun dua atau lebih data. Garis-garis grafis setiap data biasanya akan diberi jenis warna yang berbeda, sehingga mudah dibedakan. Perbandingan berbagai jenis data akan terlihat jelas meski ditumpuk dalam satu diagram karena warna garis yang berbeda.
Baca juga: Jenis-jenis Layout Desain Infografis Berdasarkan Jenis Konten
Untuk Melihat Proporsi Data Gunakan Pie Chart dan Donut Chart

Chart yang berbentuk lingkaran ini membagi data kedalam beberapa potong lingkaran berdasarkan persentase datanya. Pie chart akan membantu melihat perbandingan proporsi data dalam bentuk pie chart. Setiap potongan lingkaran akan mewakili persentase jumlah data.
Ketika menggunakan jenis pie chart dan donut chart ini akan membantu untuk memperlihatkan perbandingan keseluruhan data. Untuk donut chart ini juga digunakan untuk melihat proporsi perbedaan data berdasarkan nilai dan total. Jenis donut chart kerap kali digunakan dalam desain selain infografis untuk menunjukkan visualisasi proporsi data dengan menarik.
Gunakan Diagram Venn untuk Melihat Data yang Sama

Ketika ingin melihat data yang sama di antara dua atau lebih jenis data, gunakan diagram venn. Jenis diagram ini akan menunjukkan kesamaan data dalam bentuk potongan lingkaran yang bertemu. Potongan dua atau lebih lingkaran ini akan diisi data yang sama biasanya berupa angka, warna, atau ikon tertentu.
Setiap lingkaran akan diberi warna yang berbeda untuk menunjukkan perbedaan kategori. Sementara warna potongan lingkaran akan diberi warna berbeda atau yang mencolok untuk menunjukkan jika potongan adalah kesamaan dari data-data tersebut.
KESIMPULAN
Saat ingin menciptakan desain infografis pastikan untuk tahu prinsip dasar dalam menciptakan infografis yang menarik. Pahami elemen-elemen visual yang bisa membuat desain infografis menarik perhatian. Elemen visual seperti chart, ilustrasi, ikon hingga warna harus dipilih dengan menarik. Untuk memvisualisasikan data dengan menarik, perhatikan tips untuk memilih jenis chart yang sesuai dengan jenis data dan tujuan penggunaannya.
Bagi yang membutuhkan jasa desain logo, segera hubungi kami di jasalogo.id. Kunjungi juga laman instagram jasalogo.id disini.
