Cara Mudah Bikin Animasi, Cocok untuk Pemula

Cara Mudah Bikin Animasi, Cocok untuk Pemula 

Saat membuat video animasi, pasti memiliki tantangan tersendiri. Jika dibandingkan dengan pembuatan video biasa, bisa jadi pembuatan video animasi jauh lebih rumit.

Rumitnya pembuatan video animasi dikarenakan dalam video animasi, Anda harus menciptakan objek yang akan dijadikan video terlebih dulu. Walau begitu, bukan berarti pembuatan video animasi tidak dapat dipelajari sama sekali.

Berikut cara mudah bikin animasi, cocok untuk pemula yang akan jasalogo.id bagikan!

Cara Mudah Bikin Animasi, Cocok untuk Pemula

SUSUN NASKAH

Pada langkah awal, Anda harus menyusun naskah. Apa yang sebaiknya ada dalam sebuah naskah video animasi?

Dalam memudahkan Andasaat menyusun naskah, tentukan terlebih dahulu apa tujuan utama video tersebut, untuk siapakah video tersebut dibuat, apa pesan yang ingin Anda sampaikan.

Selain itu, kira-kira tindakan seperti apa yang Anda harapkan dari penonton setelah menonton video.

Dari pertanyaan-pertanyaan tersebut, Anda seharusnya sudah bisa mengetahui bagaimana kira-kira video animasi akan berjalan.

Usahakan untuk tidak membuat video menjadi terlalu rumit karena bisa membuat penonton susah memahaminya.

BUAT GAMBARAN KASAR/ STORYBOARD

Setelah Anda memiliki naskah, sekarang waktunya membuat storyboard. Apakah itu storyboard?

Secara sederhana, storyboard bisa dipahami sebagai gambaran kasar dari keseluruhan video.

Bagi para pemula, langkah ini akan sangat membantu. Storyboard akan membantu Anda untuk memperkirakan bagaimana video akan dibuat.

Biasanya storyboard akan menyerupai sebuah komik strip sederhana dengan beberapa panel. Selain memuat perkiraan gambar, storyboard juga memuat bagaimana gambar akan diambil (dari angle mana).

Bisa dibilang, storyboard adalah panduan untuk membuat video yang dibuat dan ditujukan untuk Anda sendiri.

TENTUKAN JENIS ANIMASI

Animasi memiliki bermacam jenis. Jenis animasi harus disesuaikan dengan kebutuhan luaran atau hasil Anda. Berikut beberapa diantara jenis animasi yang bisa Anda pertimbangkan!

  • Animasi 2D

Animasi jenis ini menampilkan karakter 2D (2 dimensi). Animasi seperti ini sangat umum dijumpai karena relatif lebih mudah dibuat tetapi tetap menarik.

  • Animasi 3D

Animasi jenis ini menampilkan karakter 3D (3 dimensi). Jika dibandingkan dengan karakter animasi 2D, karakter 3D terlihat lebih nyata dan bervolume.

  • Animasi Infografi

Animasi infografi biasanya berisi data grafik. Tujuan utama dari animasi ini adalah untuk membuat data yang terlihat membosankan menjadi menarik.

  • Animasi Tipografi

Animasi tipografi menggabungkan animasi gerakan dengan tulisan. Anda bisa menemukan animasi jenis ini pada video lirik.

  • Animasi Whiteboard

Animasi whiteboard umum digunakan sebagai media pembelajaran. Ciri khasnya adalah karakter dalam video yang seolah dibuat pada sebuah whiteboard.

MULAI BUAT VIDEO

Untuk membuat video, Anda bisa mengandalkan kemampuan sendiri.

Cukup berbekal perangkat komputer, sambungan internet, serta website atau software yang mendukung pembuatan animasi, maka Anda sudah bisa menghasilkan video animasi sendiri.

Namun, jika Anda masih ragu dengan kemampuan sendiri, tidak ada salahnya untuk merekrut tenaga ahli. Tidak perlu merekrut tenaga full time atau in-house team, Anda bisa merekrut tenaga independen untuk proyek singkat. 

PENAMBAHAN LATAR MUSIK

Suatu video animasi akan kurang menarik tanpa adanya latar musik. Selain mampu membuat video lebih menarik, latar musik juga bisa membantu Anda untuk menciptakan suasana yang diinginkan.

Misalkan, untuk suasana yang mencekam, Anda dapat menambahkan latar musik berupa suara petir.

Namun, perlu diperhatikan, saat memilih latar musik pastikan audio tersebut memang bebas hak cipta.

Ada banyak situs yang bisa dituju untuk mendapat audio bebas hak cipta, seperti YouTube Audio Library, Free Stock Music, hingga HookSound.

BUAT NARASI CERITA

Langkah terakhir dalam pembuatan animasi adalah menambahkan narasi cerita.

Narasi cerita akan membantu penonton untuk lebih memahami video Anda sehingga nantinya mereka pun bisa memberi reaksi seperti yang diharapkan.

Untuk menambahkan narasi cerita, Anda bisa melakukan voice overVoice over adalah suara yang ditambahkan ke dalam sebuah video jadi.

Anda bisa merekam suara sendiri atau menggunakan jasa ahli yang memang sudah berpengalaman dalam hal voice over.

Jadi, untuk bisa menghasilkan video animasi memang tidak bisa hanya dalam sekejap waktu.

Anda perlu terus berlatih agar animasi semakin baik. Semoga cara di atas membantu Anda untuk menyempurnakan video animasi buatan sendiri!

Klik disini untuk informasi lebih lanjut!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *