Strategi POAC dalam Memulai Bisnis

Strategi POAC Dalam Memulai Bisnis, – POAC merupakan sebuah prinsip manajemen organisasi yang pertama kali diperkenalkan oleh George R. Kelly.

POAC sendiri bermakna Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Lalu apa kaitan prinsip manajemen organisasi dengan manajemen bisnis?

Banyak yang belum memahami bahwa dibalik suksesnya sebuah bisnis, terdapat sebuah susunan organisasi yang baik. Sebuah bisnis sendiri tidak akan pernah ada atau berjalan tanpa adanya sebuah organisasi.

Jadi, sebelum kita lompat ke manajemen bisnis, akan sangat membantu kalo kita sudah menguasai manajemen organisasi dengan sempurna.

Fungsi POAC dalam bisnis menjadi salah satu metode yang digunakan untuk mengelola organisasi atau perusahaan.

Agar perusahaan dapat berjalan dengan baik, perlu tata kelola yang mencakup proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengawasan.

Seberapa besar dampak implementasi POAC dalam manajemen bisnis? Pada artikel Jasalogo.id kali ini, kita akan mengupas tuntas mengenai prinsip POAC yang telah diterapkan oleh banyak orang di seluruh dunia, serta telah terbukti sukses membantu mengembangkan segala jenis bidang  bisnis.

baca [Memahami Konsep Manajemen dalam Bisnis]

Strategi POAC dalam Memulai Bisnis

Planning (Perencanaan)

Planning adalah sebuah proses penyusunan kerangka kerja yang objektif berguna untuk mengejar tujuan yang ingin dicapai oleh suatu perusahaan.

Dalam membuat sebuah perencanaan (Planning) hal yang perlu dibahas ialah tujuan atau goal dari perusahaan dan upaya apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut.

Membuat keputusan juga merupakan bagian dalam proses planning. Keputusan yang diambil harus memperhatikan masa depan dan setiap keputusan yang dibuat harus berhubungan dengan tujuan yang ingin dikejar atau mendukung dalam mencapai tujuan.

contoh penentuan Planning dalam mengatur Bisnis ialah

1. Penentuan Lokasi Usaha

2. Distributor Bahan Baku

3. Perencanaan Produksi

4. Perawatan Peralatan

5. Pemasaran

Proses planning sangatlah penting karena akan banyak berpengaruh dalam menggerakkan seluruh fungsi manajemen dalam sebuah bisnis.

Dengan memiliki sebuah rencana yang matang, setiap individu, divisi atau organisasi akan memiliki arah yang jelas, dan mampu membantu mengeliminasi hal-hal yang tidak penting ataupun hal-hal yang kurang membantu dalam mencapai tujuan bisnis.

Organizing (Pengorganisasian)

Organizing ialah proses dalam memastikan kebutuhan SDM (Sumber Daya Manusia) dan material fisik dari setiap sumber daya yang tersedia.

Organizing meliputi penugasan setiap aktifitas, membagi pekerjaan ke dalam setiap tugas yang lebih fokus dan spesifik, menentukan siapa yang memiliki hak untuk mengerjakan beberapa tugas, serta proses menggerakkan seluruh elemen yang ada supaya bergerak dengan efektif dan produktif.

Aspek utama lain dari organizing ialah pengelompokan kegiatan ke departemen atau beberapa subdivisi lainnya. Pada setiap jabatan divisi biasanya memiliki tugas, tanggung jawab, wewenang dan uraian jabatan (Job Description).

Tugas yang dibagi harus sesuai dengan spesifikasi bidangnya masing-masing. Dalam proses organizing ini menuntut perusahaan untuk bisa memanfaatkan segala sumber daya yang dimiliki, terutama SDM dalam upaya mengubah rencana ke bentuk implementasi aksi yang nyata.

Maka dari itu tujuan organizing ialah supaya perusahaan dapat mencapai tujuan sesuai dengan sumber daya yang dimiliki. Jika semua sudah terorganisir dengan baik maka perencanaan pun dapat berjalan dengan baik dan sistematis.

Actuanting (Pelaksanaan)

Mengimplementasikan rencana ke dalam bentuk aksi menjadi kunci mencapai sukses dalam bisnis. Dalam hal ini, masing-masing divisi tang telah dibagi tugas pokok dan fungsinya diharapkan untuk mulai bisa mengerjakan tugasnya secara konkrit dan nyata.

Dengan rencana matang dan proses aktualisasi yang sesuai dengan prosedur yang sudah ditetapkan, sistem manajemen bisa berjalan dengan lancar.

akan tetapi, untuk mewujudkan hal ini, memang diperlukan kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja sama. Semua divisi harus seirama dalam mengimplementasikan rencana.

Dalam kata yang lain, aktualiasi merupakan bagian dari misi. Sedangkan rencana yang dibuat menjadi bagian dari visi.

Controling

Controlling ialah aksi yang dilakukan untuk memastikan alur kerja bisnis berjalan sesuai planning.

Proses planning, organizing, dan actuating tidak akan berjalan sempurna tanpa ada pengawasan (Controling). Mengontrol semua proses aktualisasi termasuk aspek yang sangat penting, karena untuk menjaga semua proses berjalan sesuai apa yang direncanakan.

dalam artian lain, Controlling merupakan aksi yang dilakukan untuk memastikan alur kerja bisnis berjalan sesuai rencana. Bahkan tiga poin di atas (planning, organizing, dan actuating) tidak akan berjalan sempurna tanpa ada kontrol yang layak.

Dalam hal ini, mengontrol bisa dimaknai sebagai aktivitas menjaga bisnis supaya tetap eksis. Mengontrol semua proses aktualisasi termasuk aspek penting dalam manajemen yang ideal. Kontrol yang dimaksud merupakan tugas utama dari pemimpin atau ketua tiap divisi.

Kontrol umumnya mencakup semua aspek, termasuk aktivitas bisnis yang sedang berjalan, kenyamanan semua individu yang terlibat, waktu yang diperlukan tiap divisi, juga lainnya.

Pada proses kontrol ini, peran pemimpin sangat penting, terlebih saat dituntut mengambil keputusan yang cepat dan tepat. Manfaat penting lainnya dari controlling adalah kemampuan melihat potensi penyimpangan yang terjadi selama bisnis berjalan, baik dalam proses perencanaan, implementasi, dan organisasi.

Semakin cepat sebuah penyimpangan / masalah dideteksi, dikoreksi, diantisipasi dan disesuaikan, maka hasil akan menjadi lebih maksimal dan efisien.

Demikian strategi POAC dalam memulai bisnis, semoga bermanfaat..

Team desain jasalogo.id Profrsional dalam memubat desain logo yang unik, menarik sesuai dengan visi misi usaha Anda, jadi pastikan anda memesan desain logo hanya di jasalogo.id kami aktif 24 jam siap melayani pesanan anda