4 Jenis Training Yang Cocok Untuk Karyawan Baru

4 Jenis Training Yang Cocok Untuk Karyawan Baru  – Sumber Daya Manusia dalam suatu perusahaan merupakan aset penting bagi perkembangan perusahaan. Untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan kerja para karyawan, banyak perusahaan mengadakan pelatihan kerja/training sebelum karyawan memulai kerja.

Sudah semacam menjadi kewajiban bagi perusahaan untuk bisa mengelola aset dan kemudian mengembangkannya sesuai arah bisnis. Termasuk di dalamnya ialah mengelola dan mengembangkan sumber daya manusia, alias karyawan.

Salah satu hal yang bisa dilakukan oleh perusahaan untuk tujuan pengembangan ini ialah dengan memberikan training karyawan sesuai kebutuhan.

Dalam training karyawan baru, ada banyak hal yang perlu diperhatikan, termasuk safety dan induction. Terlebih jika Anda membuat usaha yang baru seumur jagung dan ingin melakukan training karyawan baru, tentu keduanya merupakan hal penting yang perlu diperhatikan.

Walaupun begitu, banyak pula hal-hal lain yang perlu diperhatikan agar pelatihan pada karyawan baru sukses terlaksana.

Baca Juga [4 Tips Menjadi Karyawan Yang Produktif]

Apa saja sih yang dibutuhkan untuk training karyawan baru? Serta bagaimana cara menerapkan safety dan induction ketika training karyawan baru dilaksanakan?. Simak 4 Jenis Training Yang Cocok Untuk Karyawan Baru ala Jasalogo.id berikut:

4 Jenis Training Yang Cocok Untuk Karyawan Baru

  1. Training Orientasi

Orientasi ialah jenis pelatihan karyawan yang paling dasar dan dilakukan oleh semua perusahaan terhadap karyawan baru mereka. Pelatihan ini mengharuskan Anda untuk menyambut karyawan baru, memperkenalkan budaya dan lingkungan perusahaan, hingga menjelaskan semua pekerjaan yang harus dilakukan.

Pelatihan jenis ini pada umumnya dilakukan oleh tim HRD (Human Resource Development) yang akan menginformasikan tentang:

  • Visi misi dan nilai perusahaan
  • Budaya perusahaan
  • Struktur organisasi
  • Prosedur administratif (absen, izin, pembuatan email, dan sebagainya)
  • Kebijakan perusahaan
  • Tujuan perusahaan dan lainnya.
  1. Training Product Knowledge

Training kedua yang juga biasa diadakan ialah mengenai product knowledge. Pada umumnya training ini diadakan terutama untuk karyawan yang akan berhubungan langsung dengan produk bisnis perusahaan, contohnya para sales, staf marketing, ataupun para staf yang terlibat dalam proses produksi.

Banyak yang menggolongkan training karyawan ini dalam jenis training onboarding, yaitu training lanjutan dari orientasi, yang pada umumnya diadakan per divisi dengan fokus pada job description masing-masing.

Namun, training product knowledge ini tak hanya bisa diberikan pada karyawan-karyawan baru saja, tetapi juga bisa diberikan pada karyawan lama untuk penyegaran kembali ataupun jika ada hal-hal baru terkait produk yang sudah dikembangkan.

  1. Pelatihan Perkembangan Soft Skill

Sifat, sikap dan cara bekerja karyawan ialah hal yang penting untuk Anda ketahui. Soft skill merupakan kemampuan yang memungkinkan karyawan berinteraksi secara efektif dan harmonis dengan orang lain di tempat kerja, termasuk rekan kerja, manajemen dan pelanggan.

Studi mempelajari bahwa kesenjangan soft skill yang ada pada karyawan akan mempengaruhi kesuksesan perusahaan dan meningkatkan tingkat turnover. Oleh karena itu perlu dilakukan pelatihan soft skill untuk membangun budaya kerja yang efisien.

Sejumlah topik yang bisa dibahas dalam pelatihan ini ialah:

  • Kemampuan berkomunikasi
  • Kemampuan presentasi
  • Keterampilan pemecahan masalah
  • Resolusi konflik
  • Skill kepemimpinan
  • Kecerdasan emosional
  • Manajemen waktu
  • Etika Perusahaan
  • Kerja tim
  • Kemampuan beradaptasi
  1. Training JUKNIS (Petunjuk Teknis)

Training teknis berkaitan dengan SOP–atau Standard Operational Procedure–pekerjaan masing-masing karyawan, dalam menjalankan job description masing-masing.

Training karyawan jenis ini juga sering dimasukkan ke jenis training onboarding, yaitu jenis training di dalam divisi tertentu, yang dilakukan oleh atasan terhadap karyawan atau staf yang dianggap perlu untuk tahu prosedur-prosedur pelaksanaan tugas.

Lama berlangsungnya training teknis ini bisa sangat lama, yaitu sampai si karyawan benar-benar sudah dianggap terampil sehingga bisa diserahi tanggung jawab penuh untuk menjalankan tugasnya.

Baca juga [7 Tips Merekrut Karyawan yang Ideal]

Demikian 4 Jenis Training Yang Cocok Untuk Karyawan Baru, semoga bermanfaat.

Baca juga [6 Tips Mengelola Karyawan Supaya Produktif Bekerja]

Jasalogo.id merupakan penyedia logo bisnis untuk perusahaan Anda. terbukti sudah banyak pelanggan yang puas, serta dikerjaan secara profesional. Sedia 24 jam.