Pendekatan dan Teori Kewirausahaan, Yuk Ketahui!

Pendekatan dan Teori Kewirausahaan, Yuk Ketahui!  – Sobat jasalogo.id, saat berbicara terkait dengan entrepreneurship atau kewirausahaan, biasanya kita akan mengarah ke pendekatan-pendekatan dari teori-teori yang ada.

Sebab, yakin tidak yakin, jika suatu praktik dilakukan dengan adanya teori, maka capaian hasilnya akan jauh lebih maksimal.

Tentu, hal itu jika dibandingkan dengan ketidak pahaman pebisnis dengan teori kewirausahaan serta pendekatannya akan sangat terasa berdampak.

Jadi, gimana nih, sobat jasa logo.id? Masih enggan untuk memelajari teori tentang usaha?

Pastinya, Anda akan mulai semangat kembali memelajarinya, ya!

Nah, secara umum, terdapat 2 (dua) pendekatan, sobat, sesuai yang telah disampaiakn seperti di atas. Apa saja dua pendekatan tersebut?

Pendekatan yang dimaksud ialah pendekatan makro dan pendekatan mikro. Apa itu pendekatan makro? Dan, apa itu pendekatan mikro?

Kesemuanya dapat Anda cek pada ulasan berikut!

Pendekatan Makro

Pendekatan makro menjabarkan faktor-faktor yang mempengaruhi sukses gagalnya suatu entrepreneurship. Faktor-faktor ini umumnya merupakan kondis eksternal yang berada di luar kontrol seorang entrepreneur.

Nah, pada pendektana ini terdapat 3 (tiga) aliran pendekatan makro, yaitu:

  • Aliran Pemikiran Lingkungan

Aliran pemikiran lingkungan ini berkaitan dengan faktor eksternal yang mempengaruhi gaya hidup entrepreneur.

Faktor eksternal ini misalnya lingkungan  sosial  politik  yang  mempengaruhi  pengembangan  entrepreneurship dan kelompok sosial seperti teman dan kerabat yang mempengaruhi keinginan untuk menjadi entrepreneur.

  • Aliran Pemikiran Finansial atau Kapital

Dasar dan fokus dari aliran pemikiran pemikiran finansial/ kapital ini adalah proses pencarian kapital/ modal.

Aliran pemikiran ini memandang keseluruhan aktivitas perusahaan dari sudut pandang manajemen finansial/ keuangan. Keputusan finansial terjadi pada setiap tahapan daur hidup

perusahaan.

  • Aliran Pemikiran Displacement

Aliran pemikiran displacemen ini berfokus pada fenomena kelompok. Seorang individu dipandang tidak akan mendirikan usaha kecuali individu tersebut dihambat untuk melakukan aktivitas lain.

Contoh sederhana adalah seorang individu yang kehilangan pekerjaan atau di PHK maupun karena adanya hambatan untuk terus bekerja di suatu perusahaan maka individu  tersebut  beralih  menjadi  entrepreneur.

Pendekatan Mikro

Pendekatan mikro mengevaluasi faktor-faktor spesifik pada entrepreneurship.

Entrepreneur potensial memiliki kemampuan atau kontrol untuk mengarahkan atau menyesuaikan keluaran dari setiap pengaruh dalam pendekatan ini. Tidak seperti halnya dengan pendekatan makro yang berfokus pada kejadian atau faktor dari luar, maka pendekatan mikro berfokus pada sesuatu dengan memandang dari dalam ke luar.

Sedangkan, sama halnya dengan pendekatan makro. Pada pendekatan mikro ini juga terdapat 3 (tiga) aliran pemikiran pada pendekatan mikro yaitu:

  • Aliran Pemikiran Trait Entrepreneurial

Terdapat  ciri-ciri  umum  dari  entrepreneur  sukses  seperti  kreatif,  rasa percaya diri tinggi, keinginan untuk maju dan berani menempuh resiko. Ciri-ciri  ini  apabila  dapat  ditumbuhkan  akan  memberi  kemungkinan keberhasilan yang tinggi dari seorang entrepreneur.

  • Aliran Pemikiran Peluang Usaha

Aliran pemikiran peluang usaha ini berfokus pada aspek peluang dari pengembangan suatu usaha. Pengembangan ide yang tepat pada waktu yang tepat untuk pasar yang tepat dipandang merupakan kunci suksesnya usaha.

  • Aliran Pemikiran Formulasi Strategis

Aliran pemikiran ini berpendapat bahwa proses perencanaan merupakan bagian terpenting dalam pengembangan suatu usaha. Formulasi strategi merupakan hasil dari gabunganelemen unik yang terdiri dari pasar, orang, produk, dan sumber daya unik.

KESIMPULAN

Demikian ulasan tentang “Pendekatan dan Teori Kewirausahaan, Yuk Ketahui!” Semoga bermanfaat!

Untuk lebih dekat dengan jasalogo.id, Anda bisa klik disini atau disini.