Memahami Usaha Tani dan Agribisnis, Ini Peluang!

Memahami Usaha Tani dan Agribisnis, Ini Peluang! – Siapa dari Anda, sobat jasalogo.id yang memiliki mimpi untuk mengembangkan sector pertanian di wilayah Anda? Dengan begitu, Anda bisa menjadi pelaku agribisnis, bukan?

Apa itu Agribisnis?

Agribisnis adalah suatu kesatuan kegiatan usaha yang meliputi salah satu atau keseluruhan dari mata rantai pengadaan saprodi, produksi, pengolahan hasil dan pemasaran dihasilkan usaha tani atau hasil olahannya

Nah, di lain sisi, terkait agribisnis tidak lepas dengan usaha tani.

Klasifikasi Usaha Tani

a. Pola Usaha

Soal pola dalam usaha tani, sobat jasalogo.id. Terdapat dua macam pola usaha tani, yaitu lahan basah atau sawah lahan kering.

Nah, ada beberapa sawah yang irigasinya dipengaruhi oleh sifat pengairannya, yaitu:

Sawah dengan pengairan tehnis

Sawah dengan pengairan setengah tehnis

Sawah dengan pengairan sederhana

Sawah dengan pengairan tadah hujan

Sawah pasang surut, umumnya di muara sungai

b. Tipe Usaha

Tipe usahatani menunjukkan klasifikasi tanaman yang didasarkan pada macam dan cara penyusunan tanaman yang diusahakan.

a. Macam tipe usaha tani :

Usaha tani padi

Usaha tani palawija (serealia, umbi-umbian, jagung)

b. Pola tanam:

Usaha Tani Monokultur

satu jenis tanaman sayuran yang ditanam pada suatu lahan. Pola ini tidak memperkenankan adanya jenis tanaman lain pada lahan yang sama. J

adi bila menanam cabai, hanya cabai saja yang ditanam di lahan tersebut. Pola tanam monokultur banyak dilakukan petani sayuran yang memiliki lahan khusus.

Jarang yang melakukannya di lahan yang sempit. Pola tanam ini memang sudah sangat mengacu ke arah komersialisasi tanaman. Jadi perawatan tanaman pada lahan diperhatikan dengan sungguh-sungguh.

Penataan tanaman secara tunggal (monokultur), di atas tanah tertentu dan dalam waktu tertentu (sepanjang umur tanaman) hanya ditanami satu jenis tanaman.

Setelah dilakukan pemanenan atas tanaman itu, maka tanah yang bersangkutan itu kemudian ditanami lagi dengan jenis tanaman yang sama dan atau dengan jenis-jenis tanaman lain.

Atau dengan kata lain: di atas tanah itu dilakukan penataan pertanaman secara bergiliran urutan.

Usahatani Campuran/ Tumpangsari

Pola tanam tumpangsari merupakan penanaman campuran dari dua atau lebih jenis sayuran dalam suatu luasan lahan. Jenis sayuran yang digabung bisa banyak variasinya.

Pola tanam ini sebagai upaya memanfaatkan lahan semaksimal mungkin.Tumpangsari juga dapat dilakukan di ladang-ladang padi atau jagung, maupun pematang sawah.

Pola tanam tumpangsari bisa diterapkan untuk tanaman semusim yang umurnya tidak jauh berbeda dengan tanaman berumur panjang yang nantinya menjadi tanaman pokok.

Pola tanam tumpangsari akan berhasil guna dan berdaya guna apabila beberapa prinsip tidak ditinggalkan.

Prinsip tumpangsari lebih banyak menyangkut tanaman diantaranya :

Tanaman yang ditanam secara tumpangsari, dua tanaman atau lebih mempunyai umur yang tidak sama

Apabila tanaman yang ditumpangsarikan mempunyai umur yang hampir sama, sebaiknya fase pertumbuhannya berbeda.

Terdapat perbedaan kebutuhan terhadap air, cahaya dan unsur hara.

Tanaman mempunyai perbedaan perakaran.

Pola tanam tumpangsari memberikan berbagai keuntungan, baik ditinjau dari aspek ekonomis, maupun lingkungan agronomis

Keuntungan dari Tumpangsari

Mengurangi resiko kerugian yang disebabkan fluktuasi harga pertanian

Menekan biaya operasional seperti tenaga kerja dan pemeliharaan tanaman.

Meningkatkan produktifitas tanah sekaligus memperbaiki sifat tanah.

Kesimpulan

Demikian ulasan tentang memahami usaha tani dan agribisnis, ini peluang. Klik disini untuk pemesanan desain logo oleh jasalogo.id serta kunjungi katalog kami di Instagram!