Desain Pattern, Pengertian dan Jenisnya

Desain Pattern, Pengertian dan Jenisnya – penting diketahui. Sebab, untuk memaksimalkan inerja Anda sebagai seorang desainer, Anda harus memiliki cakrawala pengetahuan luas.

Termasuk, salah satunya ialah pengertian Anda tentang desain pattern atau desain pola.

Software design pattern adalah istilah yang mengacu pada solusi untuk masalah umum yang dihadapi oleh para software developers selama pengembangan perangkat lunak.

Selain akan sangat membantu para pengembang software ketika menyelesaikan sebuah masalah, juga membuat komunikasi menjadi lebih efektif.

Di ulasan ini, jasalogo.id akan membahas sedikit banyak tentang desain pattern. Utamanya, desain pattern, pengertian dan jenisnya, sebagai berikut!

Desain Pattern, Pengertian dan Jenisnya

Sejarah Desain Pattern

Sebenarnya, konsep desain pattern pertama kali dijelaskan pada tahun 1977 oleh Christopher Alexander dalam bukunya yang berjudul “A Pattern Language: Towns, Buildings, Construction”.

Pada buku tersebut, Christopher Alexander menjelaskan pengalamannya ketika memecahkan masalah desain yang berkaitan dengan arsitektur design.

Alexander menyadari bahwa konstruksi desain tertentu, jika digunakan berkali-kali maka dapat memberikan hasil yang diinginkan.

Sekitar tahun 1994, konsep tersebut kemudian dikembangkan oleh Gang of Four (GOF) yakni Erich Gamma, John Vlissides, Ralph Johnson, dan Richard Helm.

Karena mereka merasa bahwa terdapat banyak kemiripan antara software design dan arsitektur design.

Sejak saat itulah, konsep software design pattern mulai banyak dipergunakan dalam pengembangan perangkat lunak. 

Pengertian Desain Pattern

Software design patternmerupakan solusi yang dioptimalkan dan dapat diulang untuk masalah yang sering terjadi dalam pengembangan perangkat lunak atau software engineering.

Software design pattern bukanlah sebuah design, class, atau library yang dapat secara langsung Anda pasang ke dalam kode melainkan sebuah template untuk menyelesaikan masalah di berbagai situasi yang berbeda.

Penggunaan pattern atau pola ini dianggap sebagai praktik yang membawa dampak positif karena solusi yang disediakan sudah banyak digunakan dan diuji sehingga mampu menghasilkan kode yang dapat dibaca dengan baik.

Pola ini cukup sering digunakan dalam bahasa 

Object-Oriented Programming (OOP) salah satunya Adalah Java programming language.

Manfaat Desain Pattern

Design pattern membuat komunikasi antar developer atau tim pengembang menjadi lebih efisien.

Para developer dapat segera membayangkan desain di kepala mereka saat mereka diskusi dan merujuk pada nama pola tertentu yang digunakan untuk memecahkan masalah.

Sebagai contoh, seseorang menyarankan untuk menggunakan Pola Singleton ketika proses diskusi. Maka pada saat tersebut, semua orang akan dapat memahami ide di balik saran tersebut. Mereka tidak perlu lagi menjelaskan apa itu singleton.

Jenis Desain Pattern

Creational

Creational design patterns berkaitan dengan class instantiation atau pembuatan object.

Pola ini dapat dikategorikan ke dalam Class-creational patterns dan Object-creational patterns. Jika Class-creational patterns secara efektif menggunakan inheritance (pewarisan) dalam proses instantiation.

Maka, object-creational patterns menggunakan delegation (pendelegasian) untuk menyelesaikan pekerjaannya.

Structural 

Software design pattern ini dipergunakan untuk mengatur class dan object yang berbeda untuk membentuk struktur yang lebih besar serta menyediakan fungsionalitas baru.

Behavioral 

Dalam software engineering, behavioral design pattern adalah untuk mengidentifikasikan pola komunikasi umum antara object dan mewujudkan pola tersebut.

Bagaimana, sudah mengetahui tentang desain pattern, pengertian dan jenisnya, bukan? Simak selengkapnya di sini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *