CARA KOMBINASI WARNA DESAIN, SIMAK BAIK-BAIK!

CARA KOMBINASI WARNA DESAIN, SIMAK BAIK-BAIK! – Sobat jasa logo, seperti yang kita ketahui, para desainer grafis biasa mengomunikasikan pesan dan tujuan melalui warna.

Sudah barang tentu, sobat jasalogo! Dimana, penggunaan warna juga akan selaras dengan nuansa yang sedang ingin Anda sampaikan.

Namun demikian, pada praktiknya, kombinasi warna yang tidak benar (alias salah) justru akan membuat tampilan warna tidak menarik. Bahkan, ada beberapa kombinasi yang justru memperburuk tampilan.

Lalu, jika seperti di atas, apa yang harus kita lakukan, sobat jasalogo?

ANDA WAJIB MEMELAJARI DIAGRAM WARNA, SOB!

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan memelajari diagram warna. Perlu Anda ketahui, bahwasanya kita memiliki 3 warna primer, bukan?

Warna primer itu yakni biru, merah dan kuning. Kombinasi ketiganya akan menghasilkan warna oranye, ungu dan hijau.

Yang kemudian, jika Anda mengkombinasikan keenam warna tersebut, maka akan menghasilkan sua belas  (12) warna tersier yang nantinya akan membentuk lingkaran 12 warna.

Jelas, masing-masing warna memiliki temperature nya sendiri. Misalnya nih, warna merah lebih bertemperatur hangat. Kemudian, penggunaan warna biru terkesan akan lebih dingin.

PERHATIKAN PERATURAN DASAR DIAGRAM WARNA

Karena diagram warna sangatlah penting, maka Anda tidak boleh mengabaikannya. Jelas, kombinasi yang tepat harusnya sesuai dengan shade-nya tersendiri.

Misalnya saja sobat, warna bitu navi, ia akan sesuai jika bertemu dengan biru muda. Kombinasi keduanya akan menghasilkan warna monkromatik.

Dan, jika Anda tertarik untuk menggunakan warna yang kontras, Anda bisa mengkolaborasikan dua warna bersebarangan yang ada di diagram.

PELAJARI WARNA UNDERTONE

Selanjutnya, sobat, Anda pun perlu memerlajari warna undertone yang tersembunyi di balik warna utama.

Dengan mengetahui warna jenis ini, Anda bisa lebih mudah menentukan kombinasi warna yang tepat untuk desain Anda.

Misalnya nih, kombinasi warna yang tepat untuk biru adalah abu-abu. Mengapa? Hal ini karena abu-abu memiliki warna undertone biru. Pada dasarnya, warna undertone juga berkaitan dengan temperature pada warna.

TERAPKAN PSIKOLOGI WARNA

Langkah selanjutnya adalah dengan memperhatikan psikologi warna yang haruslah sesuai dengan maksud desain Anda.

Lagi-lagi, psikologi warna ini akan berkaitan dengan tujuan dan pesan yang ingin Anda sampaikan melalui desain.

PAHAMI KESESUAIAN WARNA DAN TULISAN

Disini, Anda perlu memperhatikan jika warna background desain tidak boleh menutupi font. Jelas, keduanya harus kontras agar tulisan bisa terbaca dengan jelas.

Misalnya nih, Anda sudah memilih warna background yang gelap. Maka untuk font bisa bisa Anda tulis dengan warna yang lebih terang dengan font yang tebal.

PERHATIKAN PERUBAHAN WARNA JUGA, YA!

Poin terakhir ialah, Anda wajib memerhatikan perubahan warna yang terjadi! Warna yang Anda pilih ternyata bisa berubah bergantung pada warna desain yang ada di sekitarnya.

Misalnya, ketika Anda memasukkan gambar segitiga dengan garis tipis berwarna kuning di atas background putih. Meski sama-sama berwarna kuning, garis tipis tersebut akan jauh lebih gelap dari yang nampak di gambar segitiga.

Hal ini karena garis tersebut berada di tengah-tengah warna putih yang porsinya jauh lebih banyak ketimbang segitiga.

KESIMPULAN

Demikian sobat jasalogo.id, informasi pada ulasan kali ini mengenai cara kombinasi warna desain, yang harus Anda simak baik-baik!

Kami juga sangat merekomendasikan Anda untuk memilih platform jasa logo untuk keperluan desain logo usaha Anda.

Dengan harga ramah di kantong dan fasilitas yang lengkap, mulai dari revisi tanpa batas hingga pelayanan 24 jam, jasa logo hadir menjawab keresahan Anda! Contact Us, Now!